
Pagi sudah tiba dan seperti biasa nya kini Felisha sudah duduk manis di meja makan bahkan semua makanan yang dia inginkan tadi sudah tersedia di depan nya
"Dave apa hari ini kamu bekerja ?". Tanya Felisha
"Jika kamu meminta aku di rumah maka jawaban nya adalah Tidak sweety ". kata Dave
"Aku ingin sekali pergi jalan-jalan dengan mu bahkan kita juga sudah lama kan tidak jalan berdua saja ". Kata Felisha
"Ya sudah hari ini aku akan menemai mu dan Robin hendel semua pekerjaan ku di kantor hari ini ". Kata Dave
Hari ini Dave Memiliki meeting penting dengan kolega nya dari Inggris namun dia tidak memperdulikan nya jika Felisha ingin jalan bersama maka dia rela meninggalkan pekerjaan nya demi istri tercinta nya itu .
"Habiskan makanan kamu setelah itu kita pergi jalan-jalan ". Kata Dave
Felisha mengangguk kan kepala nya dan dia kini terlihat sangat lahap sekali makan nya .
Tap Tap Tap
Terdengar suara langkah kaki menuju meja makan Dave pun menatap Shawn yang kini sedang berjalan Menuju meja makan
"Shawn sudah datang rupa nya , ayo makan dulu bersama kita di sini ". kata Felisha
Shawn pun mengangguk kan kepala nya dan dia duduk bergabung bersama mereka saat ini .
" akan pergi bersama ku jadi hari ini jaga saja Mel di kampus dan bukan nya kalian juga satu kampus kan jadi hal tersebut tidak menganggu mu Shawn ?". Tanya Dave
"Tentu aku sangat tidak keberatan sama sekali bahkan aku sangat senang jika harus menjaga nona cantik ini ". Kata Shawn sambil mengedipkan sebelah mata nya ke arah Mel yang tampak terkejut dengan apa yang di lakukan Shawn
"Kak Mel Dengan Revan saja gak apa-apa ". Kata Mel
"Tidak , kamu tetap dengan Shawn dan kalian juga satu kampus kan jadi jangan membantah kakak Mel ". Kata Dave
__ADS_1
mau tidak mau kini Mel pun terpaksa menuruti apa yang Dave katakan dan hari ini dia akan pergi bersama dengan Shawn sementara itu Robin juga terlihat biasa saja seperti biasa nya bahkan tak ada raut wajah cemburu sama sekali dari nya . Tidak ada yang bisa melihat nya karena Robin menyimpan kecemburuan itu dengan sangat baik sekali bahkan Dave pun tidak menyadari hal tersebut
"Habis kan makan nya lalu pergi ". Kata Dave
Mereka kembali melanjutkan makan terlihat juga Mel masih tidak menerima jika dia harus bersama dengan Shawn namun kali ini dia tidak bisa menolak perintah sang kakak
Usai makan mereka segera pergi melakukan pekerjaan masing-masing dan Felisha pun juga sudah bersiap untuk jalan-jalan saat ini dengan suami nya
"Kita mau kemana ?". Tanya Dave
"Jalan saja dulu cari tempat yang indah ". Kata Felisha
Dave menuruti nya bahkan dia mengemudi kan mobil nya sendiri kali ini tanpa sopir karena Felisha ingin mereka jalan hanya berdua saja . Dave Dengan sabar menuruti segala keinginan sang istri walaupun sejak tadi hanya mengitari jalan tak tentu arah tapi dia bahagia karena dengan hal seperti itu saja bisa membuat istri nya bahagia
"Dave ayo kita pergi ke taman , aku ingin sekali bersantai di sana ". Kata Felisha
"Baik lah nyonya Dave dengan senang hati saya akan mengantar anda pergi ke sana ". Kata Dave membuat Felisha pun tertawa mendengar nya . Dave memutar balik mobil nya untuk menuju taman sesuai dengan permintaan sang istri bahkan dia tidak keberatan jika beberapa kali menghentikan mobil nya untuk membeli makanan yang di inginkan Felisha
"Jadi istri nya sedang hamil ?". Tanya Matthew
"Yang aku dengar seperti itu ". Kata Vincent
"Kita gunakan hal itu untuk membuat Dave tunduk . Culik istri nya ". Kata Matthew
"Apa tidak kita bunuh saja calon bayi nya pasti itu akan lebih menyenangkan sekali ". Kata Lucas
"Kau benar juga , jika dia kehilangan bayi nya pasti keadaan nya akan sangat hancur ". Kata Marko
"Tapi saat ini istri Dave di jaga oleh Shawn ". Kata Vincent
Matthew hanya mengetuk kan jadi nya dan dia masih memikirkan rencana nya . Jika berurusan juga dengan Shawn pasti akan sangat susah karena kekuatan Dave dan Shawn jika di gabungkan tidak akan bisa tertandingi sebab mereka berdua adalah dua raja dari klan Mafia yang terkenal dan hebat
__ADS_1
"Pagi ini aku melihat jika Shawn adik tiri mu itu pergi dengan Mel ". Kata Marko
" Mereka memang satu kampus jadi wajar jika berangkat bersama ". Kata Vincent
"Cari tahu lebih lanjut lagi apa benar Shawn dan Dave bekerja sama jika iya kita harus mencari cela untuk hal itu agar rencana kita bisa berjalan dengan lancar nanti ". Kata Matthew
Dia tidak mungkin gegabah kali ini sebab dia tahu bagaimana kekuatan dari mereka berdua bahkan aliansi Yang mereka bentuk juga terjalin dengan baik dan sangat menguntung kan serta membuat mereka berdua tambah kuat
"Ya sudah kalau begitu aku akan pergi kerja dulu ". Kata Marko
"Ya aku juga dan kabari saja nanti apa rencana yang akan kita jalan kan ". Kata Vincent
Mereka berdua pergi meninggalkan rumah Matthew dan Lucas masih ada di sana bersama dengan Sahabat nya itu
" Shawn sama sekali tidak mengenal ampun jika dia melakukan pekerjaan nya ". Kata Lucas
"Dia tidak pernah bekerja setengah-setengah bahkan membunuh orang pun dia tidak akan pikir panjang juga ". Kata Matthew
"Akan sangat beruntung sekali jika kita bisa bekerja sama dengan dia untuk menghancurkan Dave ". Kata Lucas
" Tapi hal itu tidak akan terjadi karena dia mencintai Mel jadi dia tidak akan membuat Mel sedih jika harus kehilangan Dave " Kata Lucas menambah kan
"Aku akan bertemu dengan nya nanti dan aku ingin melihat juga apa dia tidak bisa bekerja sama dengan kita atau sebalik nya ". Kata Matthew sambil menyeringai
entah apa yang dia rencanakan hingga ingin bertemu dengan Shawn bahkan sudah jelas sekali jika Shawn kini berada bersama Dave tapi tidak menutup kemungkinan juga jika dia tidak ada di pihak Dave . Shawn bukan lah orang yang mudah di tebak tapi Dave bisa merasakan jika ada bahaya di sekitar nya dan dia juga memiliki insting yang kuat sekali .
Setelah menempuh perjalanan beberapa menit Dave dan Felisha sampai di taman , kedua nya kini memilih untuk duduk di bangku taman saat ini sambil memakan camilan yang di beli tadi .
" Segar nya udara di sini Dave ". Kata Felisha
"Sama saja seperti di rumah sweety ". Kata Dave yang kini sudah melepas kan kaca mata hitam nya . Dia memang menggunakan baju santai saja dengan memakai jeans di padukan dengan kaos hitam membuat nya terlihat semakin tampan sekali bahkan beberapa orang di taman menatap nya penuh kagum dan beberapa juga menganggap jika mereka berdua adalah pasangan yang sangat serasi sekali . Dave selalu mencuri perhatian di manapun dia berada tapi mereka tidak tahu saja jika pria yang di kagumi nya adalah sosok pembunuh Bayaran yang tai kenal ampun dengan para lawan nya dan tidak memandang usia juga untuk menghabisi para musuh nya di luar sana
__ADS_1