Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 190


__ADS_3

Kini Felisha dan Dave berjalan bersama mencari di mana keberadaan musuh nya dan mereka berdua pun terlihat sangat waspada sekali saat ini


" Swety kamu harus hati-hati dan jangan sampai terluka ". Kata Dave


" Tenang saja sayang aku akan berhati-hati jadi kamu tidak perlu khawatir lagi dan ayo fokus saja pada penyerangan kali ini ". Kata Felisha


Mereka berdua kini maju ke depan dan Felisha pun melihat ada beberapa anak buah Justin di sana dan dia pun langsung menembak mereka


Dor Dor Dor


Tembakan Felisha tepat sasaran dan Dave pun kaget ketika istri tercinta nya itu melewatkan tembakan tadi tanpa dia tahu


" Kamu hebat swety , insting mu sudah tajam sekali ". Kata Dave


" Tentu saja aku hebat sebab suami ku kan juga sangat hebat sekali jadi malu lah aku jika aku tidak hebat seperti mu sayang ". Kata Felisha


" Tetap hati-hati swety ". Kata Dave


sementara itu Lucas pun terlihat kesal sekali ternyata Dave menyerang rumah Justin dan beruntung nya juga sekarang dia bisa kabur dari sana sebelum dia mati konyol karena ulah Dave


" Sial sekali , ternyata dia sudah mempersiapkan rencana penyerangan nya ke rumah ini dan untung nya aku bisa lolos dari nya tadi ". Kata Lucas


Kini dia pun meninggalkan rumah Justin dan tidak perduli juga jika rumah itu akan hancur yang penting sekarang ini dia bisa menyelamatkan diri nya dari Dave dan para sahabat nya itu sekarang ini


" Sayang Awas ". Teriak Felisha


Dor Dor Dor


Dia pun menembaki orang yang ingin melukai Dave dan kali ini memang Dave tidak Melakukan apapun juga sebab sudah ada Felisha yang sejak tadi membantai mereka semua dengan ganas nya dan tanpa Dave duga juga dia berani menyayat tubuh anak buah Justin sekarang ini membuat Dave dan yang lain nya hanya menatap aksi sadis Felisha itu . Terlihat kini Felisha memotong jari-jari tangan mereka dan tak lupa telinga nya pun juga menjadi sasaran dari Felisha sekarang ini . Sudah sekitar sepuluh orang yang dia habisi menggunakan pisau dan beberapa lain nya dia tembak dengan pistol.


Dor


Tembakan di lesatkan dari anak buah Justin sayang nya Felisha bisa menghindari nya. Dor Dor Dor . Kini Felisha malah menghujani nya dengan tembakan dan itu membuat nya langsung terkapar di tempat


" Wah ternyata istri mu memang sangat hebat sekali Dave dan aku tidak meragukan nya sama sekali kali ini ". Kata Sean


" Dan seperti nya dia lebih sadis dari mu Dave saat ini ". Kata Morgan


Dave sedari tadi hanya memperhatikan saja dan melindungi istri nya dari belakang. Yang mereka lakukan ini hanya lah penyerangan kecil saja dengan tujuan dengan tujuan menghancurkan rumah Justin yang ada di sini agar dia tahu bagaimana hebat nya Dave dan dia bisa kejam jika memang ada yang mengusik nya


" Wah aksi nya sangat bagus sekali , apa itu Bawana bayi ya ". Kata Revan


" Mungkin saja memang begitu dan aku berharap juga nanti anak ku bisa hebat agar bisa melindungi mama nya ". Kata Dave


" Tentu saja mereka akan sangat hebat sekali karena papa nya Saha hebat ". Kata Carles


Felisha kini mendekati mereka semua yang sedang berbincang bersama di sana dan kini dia pun tersenyum penuh kemenangan


" Wah menyenangkan sekali ya bermain seperti ini ". Kata Felisha


Dave mendekati istri nya lalu dia pun menatap Felisha sekarang ini sambil tersenyum. " Apa sudah puas bermain nya bersama dengan mereka ?". Tanya Dave


" Sangat puas sekali dan aku sangat suka jika ikut menyerang seperti tadi sebab aku bisa bermain-main dengan mereka, para orang jahat ". Kata Felisha


Prok Prok Prok


Tepuk tangan pun kini di berikan oleh para sahabat Dave di sana kepada Felisha dan kini mereka pun juga mengacungkan jempol nya pertanda jika mereka suka dengan aksi Felisha saat ini


" Bagus sekali Felisha dan kami di sini telah mengakui kehebatan mu ". Kata Morgan


" Aku sudah berlatih sangat keras jadi wajar kan jika aku hebat dan kalian jangan pernah lagi meremehkan aku ". Kata Felisha

__ADS_1


" Iya kita sudah mengakui nya dan sekarang apa kau sudah puas nona Felisha ". kata Sean


" Sangat puas sekali , lalu bagaimana mayat mereka semua ?". Tanya Felisha


" Itu akan di urus oleh anak buah Carles dan sekarang ayo kita pulang sekarang ". Kata Dave


Tak lupa juga Dave memerintah kan anak buah nya untuk membakar hangus rumah Justin Hingga rumah itu akan rata dengan tanah saja nanti nya . Setelah selesai mereka segera pulang ke rumah masing-masing dan terlihat juga Felisha sudah tertidur lelap di dalam mobil . Dave pun mengelus pipi dan rambut istri nya penuh dengan sayang sekarang ini .


" Kamu sudah bekerja keras tadi dan terima kasih swety , tidur yang nyenyak dan mimpi yang indah ". Kata Dave lalu mencium kening istrinya itu dan kini dia pun kembali fokus mengemudi sekarang ini


Sesampainya di rumah dia langsung menggendong Felisha untuk masuk ke dalam kamar nya


" Tuan". Sapa Robin


" Aku akan langsung tidur dan jangan mengganggu besok Robin sebab istri ku sangat lah lelah kali ini ". Kata Dave


" Baik tuan saya tidak akan mengganggu anda nanti ". Kata Robin


" Setelah ini datang lah ke ruang kerja ku sebentar Robin , ada yang ingin aku katakan kepada mu ". Kata Dave


Robin pun mengangguk kan Kepala nya sekarang ini dan Dave pun langsung membawa kembali Felisha menuju kamar nya sekarang ini . Setelah dia meletakkan Felisha kini Dave pun segera pergi ke ruang kerja nya untuk menemui Robin di sana . Terlihat Robin sudah ada di depan pintu menunggu kedatangan Dave sekarang ini


" Ayo masuk Robin ". Kata Dave


Robin pun mengikuti Dave untuk segera masuk ke dalam dan kini mereka pun duduk saling berhadapan di sana


" Robin , kau sudah tahu kan jika Shawn sudah mendengar tentang hubungan kalian berdua". kata Dave


" Saya sudah mendengar nya tuan ". kata Robin


" Lalu apa rencana mu ?". Tanya Dave


" Saya akan melawan nya jika dia memang akan menyerang saya dan apapun resiko nya saya akan siap menghadapi nya tuan". Kata Robin


Robin hanya mengangguk paham dan dia juga sudah mendengar nya karena dia juga beberapa kali sudah mengulur dan kini Shawn Sudah tidak bisa di bendung lagi jadi dia pun akan melawan nya jika memang dia akan melakukan perlawanan nanti nya


" Untuk perusahaan Alexander bagaimana Robin ?". Tanya Dave


" Untuk itu saya akan terbang ke Singapura tuan besok karena untuk meloby para investor saya harus melakukan nya agar semua berjalan Sesuai dengan rencana kita ". kata Robin


" Jadi besok kau akan pergi Robin, berhati-hati lah karena aku yakin jika Shawn pasti akan Melakukan sesuatu untuk mencelakai mu ". kata Dave


" Saya akan sangat berhati-hati sekarang tuan apalagi jika Shawn Sudah datang kemari ". Kata Robin


" Kalau begitu biar besok Revan yang akan mengantar jemput Mel sementara dan kau Fokus saja kepada pekerja dan jika ingin pergi bersama dengan Mel katakan saja kepada ku dan kau bisa ambil libur dari perusahaan nanti nya ". Kata Dave


" Terima Kasih banyak tuan ". Kata Robin


" Ya sudah aku mau istirahat sekarang dan kau juga boleh pergi istirahat sekarang ini Robin ". Kata Dave


Mereka berdua kini keluar dari ruangan bersama di sana dan terlihat juga jika Robin kini sudah menuruni tangga sekarang ini untuk segera pergi pulang karena besok dia harus pergi ke Singapura untuk perjalanan bisnis . Robin juga sudah memberi tahu Mel dan dia juga sudah mengatakan kepada Mel Agar Mel tidak terlalu memikirkan nya sekarang ini , apalagi jika Shawn sudah datang , Robin meminta Mel untuk tidak perlu takut juga dengan nya


" Kau mau pulang Robin ?". Tanya Liam


" Ya aku akan pulang karena besok akan melakukan perjalanan bisnis Liam ". Kata Robin yang kini menghentikan langkah kaki nya dan kini dia duduk di bar kecil di rumah Dave


" Apa banyak sekali pekerjaan mu sekarang hingga kau jarang berada di sini Robin bahkan Jordan pun juga terlihat ada di sini ". Kata Liam


" Aku memang sedang menggantikan bos jadi aku agak sibuk sekarang ini ". Kata Robin


" Belum juga kita mengetahui dengan jelas siapa pembunuh tuan Lawrence dulu dan kini sudah ada masalah baru yang muncul ". Kata Liam

__ADS_1


" Kehidupan seorang Mafia memang lah begini Liam dan kau jangan kaget , kita kan sudah lama mengikuti bos ". Kata Robin


" Ya karena terlalu lama hingga kau bisa berpacaran dengan nona Mel sekarang ini ". Kata Liam


" Kau bisa saja ya Liam ". Kata Robin


Mereka kini terlihat bersulang di sana dan Robin serta Liam pun Kini kembali berbincang di sana setelah sekian lama mereka tidak mengobrol bersama karena pekerjaan Robin yang terlalu banyak


" Ah sudah terlalu lama kita mengobrol Liam , aku pulang dulu untuk mempersiapkan keberangkatan ku nanti nya ". kata Robin


" Baiklah dan hati-hati lah di jalan Robin ". kata Liam


Robin hanya tersenyum saja dan Kini dia pun segera pergi dari rumah Dave menggunakan mobil nya sendiri.


Di kamar Mel kini Dave berada di sana dan dia mengelus rambut adik nya itu penuh dengan sayang


" Tenang saja , selama kakak masih hidup kakak akan melindungi kamu sayang". kata Dave sambil mencium kening Mel penuh sayang


Dave menatap adik nya itu penuh dengan sayang dan dia memang sangat menyayangi Mel sejak dulu dan sudah menganggap Mel sebagai adik kandung nya sendiri, apalagi kebaikan orang tua Mel membuat Dave sangat lah bersyukur sekali bisa mengenal mereka dulu . Setelah itu dia kembali ke dalam kamar nya sekarang ini untuk beristirahat juga dan Mel pun menyunggingkan senyum nya setelah kepergian kakak nya itu karena dia merasakan cinta yang besar dari Dave untuk nya dan dia pun juga tahu dengan pasti jika Dave sayang sekali kepada nya .


Kini matahari sudah menampakkan diri nya sekarang ini dan terlihat juga di sana suasana di pagi hari sangat indah sekali . Baik Dave maupun Felisha masih belum bangun sekarang, mungkin saja dia masih lelah sekali setelah melakukan aksi nya kemarin jadi wajar saja jika mereka lelah dan masih tertidur dengan lelap nya sekarang di kamar


" Selamat pagi nona Mel". Sapa Liam


" Pagi Liam ". Sapa Mel dengan senyuman nya sekarang ini


" Hai Mel , Sudah siap berangkat kuliah hari ini ?". Tanya Revan


" Sudah tapi gue mau sarapan dulu sebelum berangkat ". Kata Mel


" Kebetulan juga Mel gue tadi juga belum makan pagi jadi sekalian saja gue makan di sini bersama dengan Lo ". Kata Revan


"Suka nya numpang makan Mulu ya Lo ". Kata Mel


" Menghemat Mel dan lagian gue kan mau jadi sopir Lo jadi Lo harus kasih gue makan agar tidak kelaparan nanti nya jika gue dalam perjalanan menyetir ". Kata Revan


Mereka bertiga kini berjalan menuju meja makan sambil tetap mengobrol sekarang ini dan terlihat juga Liam hanya mendengar kan saja obrolan dari mereka berdua


" Liam duduk dan ikut lah makan biar banyak orang juga yang ikut makan di sini ". Kata Mel


" Baik nona ". Kata Liam dengan sopan nya


Mereka bertiga langsung duduk di kursi meja makan dan Mel pun segera mengambil makanan nya sekarang


" Apa Dave belum bangun juga sekarang ini ?". Tanya Revan


" Seperti nya mereka masih tertidur dengan pulas nya di kamar ". Kata Mel


" Mungkin saja Felisha sangat lelah karena aksi nya kemarin ". Kata Revan


" Aksi nya kemarin, maksud Lo apa ?". Tanya Mel yang memang tidak tahu jika kemarin mereka melakukan penyerangan di kediaman Justin bahkan Mel pun juga sangat hebat sekali kemarin


" Kita kemarin sudah melakukan penyerangan di kediaman Justin dan apa Lo tahu jika Felisha sangat hebat sekali kemarin , dia bisa menghabisi para musuh dengan Sangat mudah nya ". Kata Revan


Mel terkejut dengan penuturan yang di sampaikan Revan saat ini dan dia juga tidak percaya jika Mel bisa melakukan nya dengan sangat hebat sekali


" Kak Felisha ikut bertarung juga ?". Tanya Mel yang masih tidak percaya juga .


" Ya dia ikut dan dia paling banyak menghabisi nyawa orang kemarin". Kata Revan


" Kenapa kalian membiarkan nya kan kak Felisha sedang hamil dan itu juga berbahaya bukan , jika kandungan nya mengalami hal buruk bagaimana ". Kata Mel

__ADS_1


" Tenang saja , kan kita ada di sana . Apalagi Dave , dia menjaga istri tercinta nya itu dengan sangat baik hingga tidak ada yang bisa menyentuh nya dan malahan kemarin Felisha yang melindungi Dave dari musuh ". Kata Revan


Mel hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja mendengar hal tersebut dan dia pun tidak habis pikir dengan Felisha, kenapa dia mau melakukan hal tersebut tapi Mel berpikir Mungkin itu adalah bawaan dari bayi Felisha jadi dia ikut andil dalam penyerangan kemarin di rumah Justin


__ADS_2