Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 176


__ADS_3

Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi nanti jika penyerangan itu terjadi dan Shawn tahu jika Mel dan Robin memiliki hubungan, apa dia akan menyerang Dave dan juga bergabung dengan Justin atau dia akan tetap membela Dave walaupun tahu sang pujaan hati sudah memiliki kekasih dan bukan lah diri nya . Itu yang masih menjadi teka-teki tapi yang jelas kini Shawn sudah mulai curiga jika Mel memang memiliki kekasih dan dia pun sudah menyuruh anak buah nya yang sekaligus menjadi orang kepercayaan mencari tahu kebenaran akan kecurigaan nya itu .


Sore menjelang , Baik Dave maupun Felisha masih saja berada di dalam selimut yang menyelimuti tubuh mereka yang tanpa baju sehelai pun juga dan terlihat juga bagaimana kini mereka tertidur dengan sangat nyenyak sekali


" Sayang jam berapa sekarang ?". Tanya Felisha yang masih menutup mata nya


Dave masih diam dan semakin mengeratkan pelukan nya sekarang ini


" Sayang ". Panggil Felisha lagi


" Masih malam jadi tidur saja lagi ". Kata Dave membuat Felisha pun langsung membuka mata nya dengan lebar karena merasa aneh dengan jawaban Dave tadi


"Sayang bangun sudah sore, mandi dulu kamu bau ". Kata Felisha


" Walaupun bau kamu tetap suka kan Dekat dengan ku ". Kata Dave


" Apa nya yang suka , kamu selalu maksa jadi aku sih mau mau saja ". kata Felisha


" Ya sama saja kan , kamu mau dekat dengan ku ". Kata Dave yang semakin mempererat pelukan nya


" Hey mandi dulu lalu kita makan jangan begini, aku sudah lelah dan lengket sekali Dave ". Kata Felisha dengan manja


Dave malah tidak perduli dan dia pun menempel kan pipi nya pada pundak sang istri sekarang dan terlihat sangat manja sekali dia kali ini


" Sayang kamu ya benar-benar menyebalkan sekali ". Kata Felisha mencubit lengan Dave


" Lanjut tidur saja dan nanti jika sudah waktu nya makan malam baru kita turun dan bangun ". Kata Dave


" Tapi aku bosan ada di atas ranjang terus Dave ". Kata Felisha


" Bagaimana kalau kita melakukan nya lagi agar kamu tidak bosan ". Kata Dave


" Itu mau nya kamu ya , enak-enakan Mulu dan gak tau apa aku sangat lelah sekali ". Kata Felisha


" Lelah tapi sangat nikmat bukan ". Kata Dave


" Nikmat sekali . Ah sudah lah ayo minggir aku mau mandi atau gak kamu gak akan aku kasih lagi ya ". Kata Felisha


" Oh ibu negara sudah mulai Berani mengancam ya ". Kata Dave


" Ya aku begitu karena kamu sih yang sedari tadi tidur Mulu dan gak mau mandi , kan bau Dave ". Kata Felisha


" Tidak bau sweety". Kata Dave


" Bau ". Kata Felisha


" Tidak ". Kata Dave


" Bau bau bau ". Kata Felisha


Dave membalik tubuh Felisha agar mereka saling bertatapan saat ibu


" Aku tidak bau sweety, apa Indra penciuman kamu sudah rusak hingga kamu mengira jika aku bau". Kata Dave


" Tapi kamu memang bau Dave dan aku sangat tidak suka sekali ". Kata Felisha yang kini kembali memalingkan wajah nya


" Ya sudah kalau begitu aku mau mandi dulu ". Kata Dave yang kini sudah mulai turun dari ranjang dan dia terlihat bertelanjang tapi dia tidak malu sama sekali dan hanya tersenyum saja menggoda Felisha


" Dasar bos mafia mesum". Kata Felisha


" Aku masih bisa mendengar nya sweety". Kata Dave


Felisha kini mengambil kan pakaian untuk Dave nanti dan dia pun memakai selimut sebagai penutup tubuh nya saat ini


" Sudah mandi aku swety". Kata Dave membuat Felisha kaget dan memukul nya


" Au , kenapa kamu malah memukul sih ". Kata Dave


" Salah sendiri kenapa membuat ku kaget tadi ". Kata Felisha


" Ya aku hanya memberi tahu kamu jika aku sudah selesai mandi saja bukan berniat mengagetkan kamu juga ". Kata Dave


" Ya sudah, itu pakaian nya sudah ku siapkan dan sekarang aku mandi dulu ". Kata Felisha


Kini dia pun segera masuk ke kamar mandi untuk segera membersihkan tubuh nya dan Dave pun kini juga sudah mengenakan pakaian nya saat ini .


" Wah istri ku sangat harum sekali ya membuat ku jadi on saja ". Kata Dave ketika melihat Felisha keluar dari kamar mandi

__ADS_1


" Masih sore di larang mesum ". Kata Felisha


" Kalau mesum sama kamu kan sudah aku bilang jika itu tidak masalah swety ". Kata Dave sambil memeluk Felisha


" Mulai kan gak sopan sekali , aku sedang berdandan sayang jadi jangan begini ". Kata Felisha


" Tidak perlu berdandan kan biasa nya juga kamu tidak pernah makeup seperti ini swety . Apa kamu ada acara ?". Tanya Dave


" Tidak , aku hanya ingin berdandan saja hari ini , apa tidak boleh ?". Tanya Felisha


" Tentu saja tidak Masalah swety tapi tidak biasa nya kamu berdandan jadi aku heran saja ". Kata Dave


" Aku berdandan karena di kantor kamu banyak sekali wanita cantik jadi aku tidak mau kalah saing dengan mereka semua dan bisa-bisa nanti kamu malah di rebut oleh mereka semua jadi aku harus kelihatan cantik ". Kata Felisha


" Aku tidak pernah tertarik sedikit pun dengan mereka, dari dulu hingga sekarang swety jadi meskipun kamu tanpa makeup pun aku akan tetap cinta kamu ". Kata Dave mencium istri nya berulang kali membuat Felisha kesal sekali karena dia tidak bisa makeup jika seperti itu


" Iya aku percaya sekali dengan suami ku ini dan semoga kita juga segera mendapat kan momongan kembali sayang ". Kata Felisha


" Jangan bersedih sweety, itu akan tiba nanti jika memang sudah waktunya dan aku akan dengan sabar menanti kan nya ". Kata Dave sambil mengusap pipi sang istri dengan lembut nya .


Felisha memang sangat menantikan kabar baik itu dan dia berharap kabar tersebut akan segera dia dan Dave dapat kan dalam waktu dekat ini karena dia juga sudah sangat ingin sekali memiliki anak , buah cinta nya bersama dengan Dave .


" Sayang kita keluar Yuk ". Ajak Felisha


" Kenapa musti ke luar jika di dalam saja sudah sangat nyaman ". Kata Dave


" Itu kan mau nya kamu bukan aku dan kamu pasti memikirkan hal mesum bukan jika kita terus menerus berada di kamar ". Kata Felisha


" Kenapa kamu selalu berpikir negatif Mulu tentang aku ". Kata Dave


" Karena kebanyakan memang begitu, jika laki-laki dan perempuan selalu berdua saja maka pasti nya ada saja hal mesum yang mereka lakukan ". Kata Felisha


" Nah berarti pikiran kamu itu yang tidak benar karena tidak semua nya seperti itu swety ". Kata Dave


" Iya juga sih memang tidak semua seperti itu tapi kebanyakan mereka begitu sayang ". Kata Felisha


" Capek aku jika bicara dengan kamu karena kamu selalu saja mengajak berdebat dan aku selalu kalah ". kata Dave


" Ya itu karena perempuan memang selalu benar dan suami yang baik adalah suami yang selalu mengalah kepada sang istri ". Kata Felisha


Cup


" Sudah ya bicara nya , ayo keluar sekarang". Ajak Dave


Felisha pun menggandeng tangan suami nya itu dan dia terlihat senang sekali Dave sangat lembut dan romantis menurut nya kali ini , tidak seperti biasa nya padahal Dave juga selalu seperti ini setiap hari nya


Mereka jalan beriringan dan sambil bercanda ria juga namun langkah mereka terhenti ketika mereka mendengar suara canda tawa seorang yang terdengar asing bagi Dave


" Ada siapa sayang datang, kok suara nya seperti Mel sedang bercanda dengan seseorang saat ini ". kata Felisha


" Aku juga belum tahu swety , ayo kita lihat saja dulu ". Kata Dave mengajak istri nya itu


Mereka kini menuju balkon di mana sumber suara itu terdengar karena Dave juga sangat penasaran dengan siapa yang datang ke rumah nya ini tanpa dia tahu


" Mel ". Panggil Dave membuat Mel dan Marvin pun langsung menoleh menatap Dave sekarang


" Dokter tampan , anda di sini ". Kata Felisha


" Iya nyonya saya di sini karena Mel mengundang saya untuk datang kemari ". Kata Marvin sambil berdiri dan mengulurkan tangan nya untuk menjabat Dave dan juga Felisha bergantian


" Sejak kapan kau ada di sini ?". Tanya Dave dengan tatapan tajam nya


" Tadi Mel sudah mau minta izin kak namun tidak ada jawaban dari kakak tadi bahkan ketukan Mel yang sangat keras pun tidak kalian hiraukan jadi aku meminta Liam untuk membiarkan Marvin masuk ke dalam rumah ". Kata Mel


" Apa dia memang sahabat mu sayang dan kalian bersahabat dengan baik ?". Tanya Dave


" Iya kak , Mel dan Marvin memang bersahabat dengan baik sekali jadi jangan khawatir jika dia akan berbuat jahat nanti nya ". Kata Mel


Felisha yang sedari tadi hanya memperhatikan Marvin saya karena dia seperti nya mengingat wajah pria itu yang pernah menggendong nya pada saat kejadian malam itu dan dia seperti Marvin tapi Felisha masih belum yakin juga .


" Ya sudah tidak masalah dan kalian lanjut kan saja obrolan kalian tidak apa-apa". Kata Felisha


" Jangan mengobrol hanya berdua saja karena itu tidak baik ". Kata Dave yang kini sudah duduk tenang bersama dengan mereka dan Felisha pun juga ikut duduk juga


" Tidak apa-apa kan Mel jika kakak bergabung di sini ?". Tanya Felisha


" Tidak apa-apa kak santai saja kita juga mengobrol santai kok sejak tadi di sini ". Kata Mel

__ADS_1


" Apa kau tidak memiliki pekerjaan hingga bisa datang ke mari jika Mel meminta nya ?". Tanya Dave


" Aku memiliki pekerjaan tuan tapi tidak se sibuk anda tentu nya karena pekerjaan ku serabutan saja". Jawab Marvin


" Serabutan apa nya , Lo kan dokter malahan susah juga mencari Lo dan membuat jadwal karena Lo yang super sibuk ". Kata Mel


" Jika gue super sibuk maka mungkin bisa di sini Mel ". Kata Marvin


" Iya itu karena gue meminta Lo untuk datang kemari jadi Lo ke sini bukan ". Kata Mel


" Berarti sama saja bukan kalau gue gak punya pekerjaan ". Kata Marvin


Dave sedari tadi juga melihat Marvin , meski pun tidak ada yang mencurigakan sama sekali dari nya tapi Dave masih ragu tentang Marvin


" Selain dokter apa pekerjaan mu lain nya ?". Tanya Dave


" Wah tuan , anda ingin mengintrogasi saya ya , saya tidak punya pekerjaan tetap dan hanya serabutan saja ". Jawab Marvin


" Serabutan bagaimana maksud kamu Marvin ?". Tanya Felisha


" Nyonya , saya akan bekerja jika memang sudah di suruh bekerja dan saya tidak akan bekerja karena saya tidak di suruh bekerja". Jawab Marvin


" Jadi kau memiliki bos ". Kata Dave membuat Marvin menatap nya sekarang


" Memang nya aku bilang seperti itu tuan , tidak kan ". Kata Marvin


" Tapi cara bicara mu itu seolah kau memang memiliki bos ". Kata Dave


" Jika aku memiliki perusahaan seperti mu tuan berarti aku bos nya bukan dan sayang nya aku tidak memiliki nya ". Kata Marvin


" Sudah lah sayang kenapa kamu malah mengajak nya berdebat sih ". Kata Felisha


Dave hanya tersenyum menatap istrinya itu dan dia pun juga mencium Felisha lalu memeluk nya juga sekarang


" Ma'af tuan , ada hal yang harus saya sampaikan mengenai perusahaan". Kata Liam


" Karena kamu selalu saja menyuruh Robin jadi dia mungkin saja lelah menangani semua nya sayang ". Kata Felisha


" Itu tidak mungkin dan kamu tetap lah di sini awasi dia karena aku tidak percaya dengan nya , siapa tahu saja dia nanti akan melakukan pelecehan terhadap Mel ". Kata Dave


" Aku tidak seburuk itu tuan ". Teriak Marvin karena Dave sudah menjauh dari nya saat ini .


" Ma'af kan dia ya dokter tampan karena suami ku itu memang tidak bisa sekali jika di ajak untuk bercanda sedikit saja ". Kata Felisha


" Iya nyonya, aku sudah bisa melihat dari raut wajah nya yang datar itu dan jarang tersenyum juga ". kata Marvin


" Tapi walau pun seperti itu kak Dave sangat baik ya Marvin jadi Lo tidak bisa sembarang menilai dia seperti itu ". Kata Mel


" Iya Mel kakak kamu atau suami ku itu memang baik sayang nya senyuman nya sangat mahal sekali ". Kata Felisha


" Kan bagus kak jika seperti itu , jadi tidak ada yang ingin mendekati kak Dave lagi bukan ". Kata Mel


" Bagus sih memang dan aku pun juga senang sekali karena dia hanya tersenyum padaku saja ". Kata Mel


" Ngomong-ngomong anda gemukan ya nyonya , apa anda sudah hamil lagi ?". Tanya Marvin yang merasa memang saat ini seperti nya Felisha sedang hamil


" Tidak dokter tampan , aku tidak hamil dan mual pun juga tidak ". Kata Felisha


" Tanda orang hamil pun tidak selalu mual nyonya jadi periksa saja dulu siapa tahu benar jika anda memang hamil ". Kata marvin


" Tidak , aku tidak merasakan gejala apapun jadi jika nanti periksa pasti akan malu sendiri aku nya ". Kata Mel


Sementara itu Dave dan Liam kini berada di ruangan nya sekarang dan terlihat Liam sangat serius sekali kali ini


" Bagaimana Liam ?". Tanya Dave


" Tuan , saya sudah menyelidiki tuan Shawn dan dia memang orang yang tidak bisa di remehkan. Dia adalah ketua dari Black World yang identitas nya memang sangat sulit untuk di dapatkan bahkan jarang orang mengetahui siapa ketua Geng tersebut". Kata Liam


" Aku sudah curiga akan hal tersebut Liam karena Shawn yang bisa dengan mudah menebak semua pergerakan musuh dan tentang Jack pun dia juga bisa menebak nya , ternyata mereka adalah satu kelompok". Kata Dave


Dave sudah memikirkan kini dia akan memberikan serangan simulasi kepada Justin dan dia akan melakukan nya beberapa hari lagi bersama para sahabat nya namun dia menutupi nya dari Shawn agar dia tidak ikut campur akan hal ini lagi


" Siapkan semua senjata dan anak buah kita Liam , karena Robin sibuk di kantor jadi sekarang ini menjadi tugas mu dulu ". Kata Dave


" Baik tuan . Semua anak buah juga sudah berlatih dengan bagus dan Dari beberapa negara juga sudah kemari dan orang kepercayaan anda yang menemukan data tuan Shawn pun juga si sini ". Kata Liam


" Jordan ada di sini ?". Tanya Dave

__ADS_1


" Iya , dia yang menemukan informasi tersebut dan seperti nya lelaki yang sekarang bersama dengan nona Mel pun juga bukan orang sembarangan tuan menurut Jordan karena selama ini dia ternyata selalu saja mengawasi nona Mel ". Kata Liam


" Apa Jordan mengatakan siapa Marvin ? Karena aku merasa jika dia adalah anak buah dari Shawn yang memang di tugas kan untuk mengawasi Mel ". Kata Dave dengan tatapan tajamnya


__ADS_2