
Siang itu seperti biasanya, Key disibukkan dengan murid-murid kecilnya yang selalu menggelayut manja padanya. Maklum saja Key adalah seorang guru bahasa Inggris di sebuah sekolah dasar. Dimana murid-muridnya sangat menyayanginya
“Miss Key.....Miss Key setelah jam istirahat masuk kelas kita kan?” Dania siswa kelas 4 berseloroh manja pada Key
“Betul Dania sayang, adalah apakah?” jawab Key
“Asyik....Kita menghafal bahasa Inggris anggota tubuh lagi kan Miss? ” sahut Dania sambil mengangkat tangannya ke atas kegirangan
"Betul Dania Pinter." sahut Key
“Miss saya sudah hafal lagu dan gerakannya lho” sahut Meyra kemudian.
“Oh ya? Kalian memang hebat semua murid kesayangan Miss Key.” Sahut Key menimpali obrolan murid-murid kecilnya
Setelah puas bermanja-manja dengan gurunya, murid-murid Key lanjut bermain di halaman sekolah sambil menunggu jam pelajaran mulai lagi.
*********
Tak terasa waktu mengajar Key hari ini sudah usai, Key bahagia sekali hari ini karena semua urusan mengajar berjalan sesuai rencana dan murid-muridnya begitu bersemangat menerima pelajaran dari Key hari ini.
Tiba-tiba HP nya berbunyi
Kling.....
WA dari nomer tidak dikenal tiba-tiba masuk
__ADS_1
“ Hai Assalamualaikum mbak Keynia”
“Perkenalkan saya Denny”
Key pun membuka WA nya dan membalas WA dari nomer tidak di kenal tersebut.
“Waalaikumsalam ..... Denny siapa ya?”
“Teman saya dari mana ya?” jawab Key
“Pernahkah kita bertemu sebelumnya?”
Denny pun di ujung sana membalas
Sejurus Key kembali
“Lah.....terus dari mana mendapatkan nomer WA saya?” Key bertanya penasaran
Denny kembali menjawab
“Maaf mbak Keynia saya mendapatkan nomer mbak dari buku wisuda kita, kebetulan kita wisuda bareng bulan lalu dan saat itu saya diam-diam memperhatikan mbak, maaf ya mbak.”
"Oya? Benarkah? jawab Key
"Iya mbak saya seorang lulusan dari Fakultas Ilmu Kedokteran, kebetulan saya seorang perawat mbak." Denny menjelaskan
__ADS_1
" Bukankah kemarin saat di wisuda fakultas kita berdekatan saat menunggu prosesi, nah di situ saya melihat Mbak, dan saya langsung teringat mbak terus dan saya menemukan nomer mbak dari situ, hehehe." Denny menjelaskan lagi.
Denny masih melanjutkan WA nya dan Key hanya meng read saja sambil menunggu lanjutan WA Denny
“mbak Keynia bolehkah saya mengenal mbak lebih lagi, kalau mbak tidak keberatan?”
“Maaf mbak belum ada calon atau pacar kan?” tanya Denny to the point
Berasa Denny sudah selesai mengetik WA nya, Key pun membalas WA Denny
“Boleh Mas, kebetulan semenjak saya mantap berhijab, saya sudah memutuskan untuk tidak pacaran, saya berusaha mengikuti syariah agama saja, kalaupun saya dekat laki-laki yang ingin nya kita ta’aruf saja untuk menuju kearah yang serius”
karena niat Denny pun seperti itu sejurus Denny pun menjawab keseriusan Key
“Baiklah saya ingin ta’aruf dengan mbak. Saya pun tidak ingin main-main, saya juga ingin serius sama mbak.”
“Baiklah, jika mas serius datanglah ke rumah supaya kita bisa bertemu langsung, dan satu lagi cukup panggil saya Key saja ya Mas tidak perlu pakai Mbak” balas Key segera
“Okey mbak....eh Key....hari Minggu saya akan kerumahmu tunggu saya ya” balas Denny kembali
"Baiklah Den, saya tunggu kamu dirumahku" jawab Key
"Terima kasih Key atas tanggapanmu yang menyenangkan, sampai jumpa hari Minggu di rumahmu." jawab Denny kemudian
"sama-sama Den" jawab Key singkat karena dia ingin segera pulang
__ADS_1