CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
Chapter 3: Hari Yang Di Nanti


__ADS_3

Hari Minggu yang di nanti pun datang, Key sedari pagi sibuk membersihkan semua ruangan di rumahnya, bagai menunggu tamu agung.


Wajahnya berseri-seri menyambut orang yang spesial akan datang. Begitu semua urusan telah selesai, Key bergegas mandi karena Denny akan datang sekitar jam 10.


Seusai mandi Key, duduk di kursi ruang tamu sambil melihat televisi dan menunggu kedatangan Denny. Tak terasa pangeran yang Ditunggu pun datang, suara sepeda motor terdengar di halaman rumah Key. Jantung Key berdetak lebih cepat saat dia bertatap langsung dengan Denny yang selama ini mereka hanya dengan lewat telepon atau wa saja.


“silahkan masuk mas Denny...eh Denny” sahut Key mempersilahkan Denny masuk.


“Baik Key” jawab Denny singkat


“maaf rumahku sederhana seperti ini...sebentar ya” jawab Key sambil berjalan ke dapur untuk membuatkan Denny minum.


“Silahkan diminum Den dan ada cemilan seadanya.” Sahut Key kepada Denny.


Perasaan canggung masih saja ada tapi meraka terus mengobrol, obrolan mereka nyambung dan mengasyikkan, wajarlah Key seorang aktivis mahasiswa yang smart dan pandai bergaul, kebiasaan dia bergaul dengan berbagai macam orang membuat dia bisa menutupi kecanggungnya. Sementara Denny siapa yang tidak tahu Denny lulusan terbaik dari fakultasnya dan profesinya yang sebagai seorang kepala perawat dan sekaligus dosen di kampusnya dulu membuat mereka berdua sangat nyambung.

__ADS_1


Obrolan demi obrolan tanpa terasa sampailah mereka pada pembicaraan yang serius.


“Key....bagaimana setelah kita bertemu langsung bagaimana keputusanmu?”


“Bisakah hubungan kita dibawah ke arah yang serius?”


“Denny.... insyaAllah aku mau melanjutkan kearah yang serius, karena itu sesuai dengan komitmenku, dimana aku berkomitmen untuk tidak berpacaran.”


“Serius Key?”” Terima kasih!” Denny merasa bahagia dengan jawaban Key


Mereka pun mengobrol lebih detail, sampai tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dari luar rumah masuk ke rumah. Seorang laki-laki masuk ke rumah, beliau adalah Ayah Key, pak Dirma.


Mari silahkan di lanjutkan” Sapa Pak Dirman, ayah Key


Sejurus Denny beranjak berdiri dan memperkenalkan dirinya kepada Ayah Key

__ADS_1


“Denny, Pak” memperkenalkan sambil mengulurkan tangannya dan bersalaman dengan ayah Key


“Nak Denny rumahnya mana Nak?” ayah bertanya pada Denny


“ Solo, Pak” Denny menjawab


“ O ya ya, teman kuliah Key ya?” ayah lanjut bertanya


“Teman satu universitas Key, Pak” Denny kembali menjawab.


“o ya ya .....mari silahkan dilanjutkan ngobrolnya, bapak mau ada urusan dulu.” Pak Dirman menjawab sambil segera berlalu, karena akan ada urusan di luar.


Bagi Pak Dirman, melihat Key dengan teman-teman lelaki tidaklah hal yang khusus, karena sejak SMA Key adalah anak perempuan yang aktif dengan segala aktivitasnya, seperti naik gunung, mengikuti berbagai organisasi atau side job nya yang seorang penyiar radio, sehingga kunjungan beberapa teman lelaki dan perempuan yang sering kerumah bukan hal yang khusus. Termasuk Key yang memiliki beberapa teman laki-laki yang sudah dianggap Key seperti kakak kandungnya sendiri, dan ayahnya tahu dari keempat kakak angkat tersebut tak satupun yang pacar Key.


Ayah tahu betul prinsip anak perempuannya ini dimana Key tidak ingin berpacaran dan dia tahu kalau Key berprinsip untuk ta’aruf untuk tujuan langsung menikah. Seperti apa yang Key lakukan pada Denny sekarang.

__ADS_1


__ADS_2