
Veronika kini berada di kediaman nya dengan perasaan cemas, pasal nya ponsel suami nya tidak bisa di hubungi dari saat ia pamit pergi meninjau proyek nya hingga sekarang, bahkan ponsel Edrik pun juga sama mendadak perasaan wanita yang sedang mengandung itu tidak enak, takut jika terjadi sesuatu pada suami nya.
Sejak tadi wanita itu hanya mondar mandir seraya memegang ponsel nya, ya Tuhan pikiran buruk kini selalu menghampiri otak nya dan ia tak bisa membuang jauh jauh pikiran buruk itu, entah apa yang sedang dilakukan suami nya hingga ponsel nya tidak bisa di hubungi.
“Ya tuhan kenapa perasaan ku semakin tidak enak.” ucap Veronika, akhir nya wanita itu memilih untuk menghubungi Daniel untuk mencari tahu keberadaan dan keadaan Kenzo saat ini, ia sudah benar benar tidak bisa memikirkan apapun saat ini dan ia hanya bisa mengharapkan teman teman suami nya itu.
”Halo kak, bisa aku minta tolong? Ponsel Kenzo sejak tadi tidak bisa di hubungi dan aku sangat mengkhawatirkannya.” ucap Veronika begitu Daniel mengangkat telepon nya, padahal pria itu belum bicara apapun bahkan menyapa saja belum dilakukan oleh Daniel.
Mendengar penuturan Veronika jelas saja Daniel sedikit panik namun ia tak ingin menunjukkan nya di hadapan Veronika mengingat wanita itu sedang mengandung dan ia tak ingin hal itu membebani pikiran nya, Daniel pun mencoba untuk menenangkan Veronika dengan mengatakan mungkin saja ponsel Kenzo kehabisan baterai atau mungkin tidak ada sinyal di tempat Kenzo.
Namun bagaimana pun usaha Daniel membuat wanita itu tenang tetap tidak berhasil lantaran pikiran Veronika sudah di penuhi dengan hal hal yang buruk, bukan nya tenang Veronika justru menangis memohon pada Daniel untuk segera mencari keberadaan Kenzo.
“Baiklah tapi kau tenang dulu, jangan menangis atau Kenzo akan memukul ku.” ucap Daniel membuat Veronika menghentikan tangis nya, memang benar Kenzo paling tidak suka jika melihat Veronika menangis, dan bisa saja Daniel di salahkan karena Veronika menghubungi nya.
Setelah membuat Veronika berhenti menangis, Daniel pun mematikan sambungan telepon dan segera menghubungi Dirga dan juga Genta untuk ikut membantu nya mencari keberadaan Kenzo, beruntung teman teman nya itu juga termasuk orang yang berkuasa di negeri itu membuat mereka dengan mudah menyuruh orang orang mereka untuk mencari Kenzo.
“Kemana pria ini, tidak biasanya dia mematikan ponsel nya.” gumam Daniel yang baru saja menghubungi orang orang nya yang berada di kota A untuk segera mencari keberadaan Kenzo, heran saja lantaran Kenzo bukan tipe orang yang tidak memperhatikan ponsel nya lantaran ia adalah orang yang sibuk dan tentu ponsel sangat berarti bagi nya.
Di kediaman Kenzo, Veronika kini kembali menangis bahkan membuat bingung Ratmi yang baru saja bermain dengan Gavin, wanita itu bingung ketika masuk ke dalam kamar majikan nya dan mendapati majikan nya tengah menangis di ranjang, Ratmi pun segera menghampiri majikan nya itu takut saja jika ada yang terjadi pada majikan nya terutama perut Veronika.
__ADS_1
“Nyonya, nyonya kenapa menangis?” tanya Ratmi seraya meletakkan Gavin di atas ranjang, Veronika tak menjawab ia hanya menangis dan hal itu semakin membuat Ratmi serba salah, ia pun memilih untuk memeluk majikan nya itu agar sedikit tenang.
“Kenzo tidak ada kabar sampai sekarang, aku sangat khawatir.” ucap Veronika setelah ia merasa sedikit tenang dan bisa berbicara dengan jelas, Ratmi hanya mengusap lembut punggung Veronika seraya memenangkan wanita yang tengah hamil itu, banyak menangis tidak baik untuk bayi nya dan Ratmi tidak ingin terjadi hal yang buruk pada ibu dan bayi itu.
“Sabar nyonya, mungkin tuan Kenzo sedang sibuk.” ucap Ratmi yang jujur ia sendiri tidak begitu yakin dengan jawaban nya, namun ia mengatakan hal itu hanya untuk menenangkan Veronika, Tak lama Ratmi pun menghubungi Elena dan William untuk menemani Veronika, takut jika keadaan Veronika semakin tidak terkendali lantaran memikirkan Kenzo.
Kabar Kenzo yang tidak bisa di hubungi kini benar benar tersebar di keluarga besar Veronika dan Kenzo, kini kedua keluarga besar itu tengah berkumpul di kediaman Kenzo bahkan ketiga teman Kenzo juga berada di sana lantaran Keadaan Veronika yang memburuk, wanita itu tak mau makan dan hanya menangis terlebih setelah mendengar kabar dari teman teman Kenzo jika keberadaan Kenzo tidak di temukan.
Semua orang benar benar bingung saat ini lantaran mereka tak mendapatkan kabar siapapun baik itu Kenzo, Bayu atau pun Naila, mereka semakin khawatir ketika hari yang semakin gelap bahkan hampir tengah malam dan Kenzo belum juga memberi kabar sedikit pun.
“Masih belum menemukan keberadaan Kenzo?” tanya William pada ketiga teman putra nya itu namun ketiga pria tampan itu menggelengkan kepala tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, sudah banyak pesan dan panggilan untuk Kenzo namun pria itu tak kunjung memperlihatkan nyawa nya.
“Apa kita lapor polisi saja?” usul Baskara yang juga khawatir dengan keadaan menantu nya, namun itu tidak mungkin karena belum 24 jam Kenzo dan karyawan nya hilang tanpa kabar, mereka hanya bisa menunggu entah sampai Kenzo menghubungi mereka atau hingga 24 jam kehilangan Kenzo.
“Sayang, kau sedang hamil, apa kau tidak kasihan pada bayi mu? Dan lihat lah Gavin yang terus memanggil mu.” ucap Vania mencoba untuk membuat Veronika berbicara namun wanita itu tetap saja diam dan hanya menangis.
Tak lama terdengar suara ribut dari lantai bawah membuat semua orang penasaran dan melihat keluar kamar Veronika, namun ketika mereka keluar dari kamar itu mereka justru di buat terkejut dengan keberadaan Kenzo yang ingin memasuki kamar nya.
“Kenzo! Kau sudah pulang?” sentak Elena melihat putra nya yang berlari memasuki kamar, seperti nya pria itu khawatir dengan keadaan istri nya, dan hak itu terbukti ketika Kenzo memasuki kamar nya dan langsung menghampiri Veronika.
__ADS_1
Veronika yang melihat keberadaan Kenzo pun segera memeluk suami nya itu melepas rindu dan rasa khawatir pada suami nya, semua orang hanya menatap sepasang suami istri itu yang saling melepas rasa rindu bahkan tanpa malu saling menautkan kedua bibir di depan mereka.
“Kau tidak apa apa? Kenapa kau tidak makan?” tanya Kenzo setelah melepaskan pelukannya dari Veronika seraya merangkum wajah cantik istri nya itu, terlihat raut khawatir dari wajah Kenzo pada Veronika namun wajah Veronika lebih memperlihatkan rasa khawatir nya pada Sanga suami.
“Seharus nya aku yang bertanya, kau kemana saja? Kenapa tidak ada kabar?” tanya Veronika pada Kenzo membuat pria itu diam menatap sang istri, ada rasa bersalah pada wanita itu lantaran membuatnya merasa khawatir.
“Maafkan aku, aku tidak bermaksud membuat mu khawatir, aku hanya ingin memberikan kejutan pada mu tapi justru menjadi seperti ini.” ucap Kenzo kembali memeluk Veronika, namun wanita itu justru mendorong tubuh Kenzo kala mendengar ucapan pria itu.
“Maksud mu kejutan?” tanya Veronika.
“A-aku ingin memberikan mu kejutan dengan tidak memberi kabar karena aku bisa pulang hari ini, tapi justru keadaan nya...”
Bugh!!
“Kejutan katamu? kau membuat ku menangis seharian dan ini kejutan katamu?!” pekik Veronika seraya memberi pukulan pada Kenzo.
.
.
__ADS_1
.
Halo semua, sudah Februari nih😍 jangan lupa dukungan nya untuk Author ya, terima kasih🥰