CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
Chapter 9: Ibu dan Bapak Denny


__ADS_3

maafkan reader setelah sekian lama baru bisa menulis lagi, karena didunia nyata si author ini baru di riwehkan dengan segudang aktifitas sebagai operator e learning untuk siswa-siswa yang sedang learn from home🙂


**********


setelah hampir 30 menit Denny dan Key sampai juga di rumah orang tua Denny.


Halaman yang luas dan asri dengan berbagai jenis tanaman dari mulai buah-buahan sampai berbagai jenis bunga.


Terlihat seorang laki-laki paruh baya, berusia sekitar 50 an lebih tengah duduk di kursi teras sambil menikmati berbagai tanaman di halaman rumahnya.


Denny dan Key : "Assalamualaikum....."


( Denny dan Key bersama - sama mengucap salam pada bapak Denny, lanjut mereka mencium punggung tangan Bapak Denny, Bapak Mahendra)


Pak Mahendra: " Waalaikumsalam...Ayuk masuk silahkan......ini pasti Key ya?"


Key : " Bener Om perkenalkan saya Keynia Om"


Pak Mahendra : " Ayuk masuk (sekali lagi bapak Denny meminta Key masuk ke rumahnya).... Denny ajak Key masuk dan beristirahat di ruang keluarga sana .... ibu baru keluar sama si Joey barusan."


Denny : " Baik Pak.....Ayuk Key masuk dulu, kamu duduk dulu disini ya, aku masukin tasku ke kamar dulu ya."


Key : "Baik mas..."


Saat Denny berjalan masuk kamarnya untuk menaruh tasnya dan berganti pakaian, Pak Mahendra masuk dan menemui Key yang sudah duduk di kursi ruang keluarga, kemudian Pak Mahendra ikut duduk di kursi lainnya yang ada ruang keluarga.


Pak Mahendra : " Nak Key, bagaimana kabarmu?"


Key : " Alhamdulillah baik Pak."


Pak Mahendra : " sedikit banyak Denny sudah cerita tentang dirimu Key, Kak Nita, kakaknya Denny pun pernah cerita tentang kamu, bapak seneng akhirnya Denny menemukan orang yang dia suka, semoga jalan kalian dimudahkan oleh Allah ya Key.....kuliah kalian sudah selesai...kerja juga sudah kalian punya, sambil jalan nanti akan menjadi mapan, insyaallah kalau niat kalian suci setelah menikah rejeki kalian akan semakin lancar."


Key : " iya Pak, mohon doanya ya Pak segera urusan kami dimudahkan"


Pak Mahendra : " Aamiin.....bapak pasti doakan. Oya Key kamu mengajar di mana sih?"

__ADS_1


Key : " Saya mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Pak, setingkat SD pak hanya kalau di MI lebih banyak muatan agamanya daripada di SD, itu saja pak perbedaanya.


Pak Mahendra : " o..o...o...tapi kata Denny, kamu guru Bahasa Inggris ya?"


Key : " Benar Pak, tapi Key kebetulan ngajarnya di MI Pak, mengajar mata pelajaran bahasa Inggris seluruh kelas."


Pak Mahendra : " wah seru ya Key, kamu pasti sabar banget, secara yang diajar masih anak kecil."


Key : " hehehe Bapak bisa aja, karena kebiasaan saja sehingga Key lama-lama bisa mengatasi anak-anak tersebut, Pak."


Kedua orang tersebut menjadi terkekeh, atas obrolan mereka. tiba-tiba Denny yang sudah berganti pakaian ikut nimbrung dengan Pak Mahendra dan Key.


Denny : " Ngobrol apa sih Pak, asyik banget kedengarannya?"


Pak Mahendra : " ini lho Den, cerita tentang murid-murid kecil Key yang lucu - lucu, bapak dengar dari Key jadi terkekeh lihat ulah mereka."


Tiba - tiba Key teringat bingkisan yang Ibu nya tadi siapkan untuk diberikan kepada orang tua Denny.


Key : " Mas ...Key lupa bingkisan dari ibu masih di gantungan motor....Key ambil dulu ya."


Setelah beberapa saat, Denny kembali masuk ke dalam ruang keluarga, dan menyerahkan bingkisan dari Ibu Key tadi.


Key : " Bapak ini sedikit bingkisan dari olahan Ibu Key untuk Bapak dan Ibu. ( sambil menyerahkannya pada pak Mahendra)


Pak Mahendra : " Terima kasih ya Key, sampaikan Ayah dan Ibu salam dari kami."


Key : " baik pak nanti Key sampaikan."


Denny : " Denny bawa ke belakang dulu ya mau Denny pindah ke piring dulu.....ini tadi Denny ikut bantu bikin lho pak sama ibu Key."


Pak Mahendra :" o ya?"


Key : " kebetulan Ibu Key dirumah menerima pesanan cemilan Bapak, tadi kebetulan sambil menunggu Key pulang kerja, Mas Denny bantu ibu membuat pesanan cemilan."


Pak Mahendra: " o ya? wah kamu pandai memasak nie pasti? wah bentar lagi ibu nya Denny datang pasti seneng nie punya calon mantu yang pandai memasak, ibu nya Denny juga suka masak-masak itu."

__ADS_1


Key : "hehehe bisa dikit-dikit saja pak saat bantu ibu bikin cemolan. (jawab Key merendah walau nyatanya Key memang pandai memasak apapun dari masakan Jawa sampai masakan luar negeri)


Tiba-tiba dari luar rumah terdengar suara mobil masuk pekarangan rumah Denny, dan ternyata itu Ibu Denny, Bu Riana dan adiknya Denny, Joey.


setelah keluar dari mobil, Bu Riana masuk ke rumah disertai Joey dibelakang ibunya sambil membawa beberapa belanjaan.


Bu Riana : " wah ada tamu kayaknya ini."


Pak Mahendra: " iya Bu...sini dulu ikut gabung sini, ini ada Key baru saja datang."


Bu Riana sudah mendekat ke kursi set yang ada diruang keluarga.


Bu Riana : " o ini ya Key.....ya...Hallo Nak apa kabar? "


Key : " Keynia Bu, ... Alhamdulillah Baek Bu.(sambil mencium punggung tangan Bu Riana)


Bu Riana : " wah banyak cemilan nie dari mana?"


Pak Mahendra: " ini tadi dari ibu nya Key, yang bikin ibu nya sendiri lho Bu, enak lagi...ayuk ikut cicipin gih."


Bu Riana : (ikut duduk dan mengambil cemilan yang di bawa Key tadi)"Enak lho Key...sampaikan pada Ibu terima kasih untuk cemilanya ya Key."


Key merasa bersyukur mendapatkan tanggapan yang bagus dari semua anggota keluarga Denny.


Angan-angan meresmikan hubungan mereka kearah yang halal pun semakin jelas.


Setelah hari mulai sore dan acara memasak bersama Ibu Riana selesai, dilanjut dengan makan bersama dengan hangat, akhirnya Key berpamitan pada Bu Riana dan Pak Mahendra, untuk pulang kerumah.


Dan Denny pun ikut pamit untuk mengantarkan Key pulang.


Bu Riana : " Key, nanti kalau libur kesini lagi ya, Ibu belum puas masak dan ngobrol sama kamu, senang rasanya punya anak perempuan kembali dirumah ini, cepet lah kalian resmikan hubungan kalian supaya ibu bisa tiap hari ketemu Key."


Denny : " ah ibu nie tidak sabar ya?"


disamping Denny, key sudah tersipu malu

__ADS_1


Key : "Ibu .... Bapak ....Key pamit dulu ya.... insyaAllah lain waktu Key kesini lagi. Assalamualaikum"


__ADS_2