CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
Sampai di rumah tantenya Jesselyn


__ADS_3

"Aduh, berisik kali." Ucap Ibunya Jesselyn yang merasa terganggu dengan suara Gagak yang sangat keras.


"Hah?" Tanya Gagak yang langsung terbang menghadap wajah ibunya Jesselyn.


Jarak wajah mereka hanya sejauh 5 cm.


"Jes, bawa pergi!" Perintah Ibunya Jesselyn sambil memundurkan kepalanya karena merasa sangat takut.


"Hm." Ucap Gagak yang langsung terbang ke bahu Ayah Shoto.


"Kalian sepertinya sudah akrab ya, pa." Ucap Tomioka Shoto sambil tersenyum dan melihat gagak di bahu Ayah Shoto.


"Hahahaha." Tawa Keluarga Shoto secara bersamaan.


Mereka pun turun dari mobil dan masuk ke rumah tantenya Jesselyn. Mereka pun duduk di lantai, Tomioka Shoto pun memainkan hpnya.


"Hah? Kabar hoax apa lagi ini?!!" Ucap Tomioka Shoto dalam hati karena sangat kaget dan bingung.


Jantungnya berdebar dengan sangat kencang.


"Kamu kenapa Shoto?" Tanya Ibunya Shoto yang penasaran dan bingung sambil menatap Tomioka Shoto.


"Tidak apa-apa, tidak ada masalah." Jawab Tomioka Shoto yang masih tak percaya dengan hal yang dia lihat sambil menatap ibunya.


"Kami mandi dulu ya." Ucap Ibunya Shoto sambil tersenyum dan berjalan menjauhi Tomioka Shoto.


Tomioka Shoto pun menganggukkan kepalanya sambil menatap ibunya dan langsung membaca ulang berita tadi dengan pelan.


"Kenapa dia harus mengatakan hal yang tidak benar?" Tanya Tomioka Shoto dalam hati yang merasa tak percaya dengan apa yang dia lihat dan merasa sangat kesal.


Dia pun membaca berita lainnya untuk memastikan ulang informasi yang dia baca tadi.


"Ternyata dia memang benar mengatakan itu." Ucap Tomioka Shoto dalam hati yang langsung menghela nafas kasar untuk membuang emosinya.


Karena masih sulit untuk menerima fakta, Tomioka Shoto pun membuka artikel lainnya.


"Waktu itu, tepatnya pada malam hari tanggal 1, dia menolak untuk bertemu padaku. Padahal aku sudah berusaha yang terbaik untuk dandan, tapi dia malah memilih untuk menemui selingkuhannya." Ucap Suzuki Shinobu yang ada di dalam artikel tersebut.


Tomioka Shoto pun membuka Helloapp.


"Banyak sekali yang meminta untuk memutuskan kontrak kerja." Ucap Tomioka Shoto dalam hati sambil menahan tangis.


"Bagaimana ini?" Tanya Tomioka Shoto kepada dirinya dalam hati karena merasa sangat bingung dan sedih.

__ADS_1


Tomioka Shoto pun langsung menulis sebuah pernyataan di akun medsosnya.


"Aku tidak berselingkuh, aku dari awal memang tidak ingin bersama wanita itu. Nenekku lah yang terus memaksaku untuk menikahinya. Aku sudah menolaknya, sampai tanggal 1 malam hari aku memutuskan untuk kabur dari rumah. Saat itu, aku belum bertemu dengan calon istriku yang kalian bilang sebagai pelakor. Aku menemui calon istriku saat pagi harinya." Pesan Tomioka Shoto di semua akun medsosnya.


Tomioka Shoto pun melihat komentarnya.


"うそつき!" Translate "Pembohong!!"


"cheater!"


"あなたはとても残念です!" Translate "Kamu sangat mengecewakan!"


Tomioka Shoto pun terus melihat komentar jahat. Tomioka Shoto pun kembali menuliskan pesan baru di medsosnya.


"私がどのように嘘をついたか知っていますか?自分には証拠がないのに、なぜ彼の言うことを信じるのですか?" Translate "Kenapa kalian bilang aku bohong? Kenapa kalian percaya dengan dia, padahal kalian tidak ada bukti?" Tanya Tomioka Shoto di semua akun medsosnya.


Tomioka Shoto pun kembali melihat komentarnya.


"浮気者は彼の罪悪感を認めないからです!" Translate "Karena tidak ada orang yang berselingkuh yang akan mengakui kesalahannya!"


"Kok lo bisa suka sama barang bekas sih? Masih bagusan juga Suzuki Shinobu, dia masih perawan." Balas netizen di kolom komentar Tomioka Shoto.


"Kamu jangan melewati batas ya! Orang itu punya hati, gak semua orang korban pelecehan itu udah gak perawan! Lagipula, aku carinya yang pasti baik, bukan yang pasti perawan! Kamu cewek tapi kok gak paham! Aku yang cowok aja paham!" Balas Tomioka Shoto yang emosi dan sakit hati.


"Kenapa masih ada orang yang berpikiran kuno seperti ini?" Tanya Tomioka Shoto dalam hati karena merasa sangat kesal.


"Kok gak balas? Tenggelam di lautan fakta kah?" Tanya akun tersebut melalui kolom komentar.


Tomioka Shoto pun berhenti sejenak untuk membalas pesan yang diberikan netizen. Tomioka Shoto kembali menulis pesan.


"Apa yang harus kulakukan saat ini?" Tanya Tomioka Shoto dalam hati karena merasa sangat bingung.


Jesselyn yang baru selesai mandi pun membuka hpnya.


"Loh, kok akun sosmed ku jadi gini?" Tanya Jesselyn yang kaget dan bingung sambil menatap layar hpnya.


Jason pun melihat hp Jesselyn.


"Ke hack itu." Jawab Jason sambil berjalan ke kamarnya.


"Berani banget dia hack akun si Jesselyn." Ucap Jason dalam hati sambil membuka laptopnya.


Jason pun langsung menyerang orang yang mengambil alih akun sosmed Jesselyn. Jason mengirim beberapa virus ke orang yang mengambil alih akun Jesselyn.

__ADS_1


"Kalian kenapa hack akun Jesselyn? Kalau dihack, gimana kita buat klarifikasi?" Pesan Tomioka Shoto di semua akun medsosnya.


"Wow, untung udah kembali lagi akunku. Makasih ya, Jason." Ucap Jesselyn sambil tersenyum dan menatap Jason.


"Yoi." Ucap Jason yang masih sibuk menatap laptopnya.


"Jes, Jason kok bisa balikin akun kamu?" Tanya Tomioka Shoto yang bingung.


"Dia kan mantan hacker, dia pernah kerja jadi hacker pemerintah." Jawab Jesselyn sambil menatap Tomioka Shoto.


"Dari hacker, kok bisa jadi tukang jual ayam?" Tanya Tomioka Shoto yang bingung sambil menatap Jesselyn.


"Gaji rendah, dipaksa ortu, hanya bisa pasrah." Jawab Jason yang masih sibuk.


"Kamu lagi apa?" Tanya Tomioka Shoto sambil menatap Jason.


"Hack akun orang." Jawab Jason yang masih sibuk.


"Jangan sekalipun tekan akun baru yang kasih komentar negatif ya!" Perintah Jason sambil menutup laptopnya.


"Kenapa?" Tanya Tomioka Shoto yang penasaran.


"Kalau tekan akun baru mereka, langsung kemasukan virus." Jawab Jason sambil meregangkan otot-ototnya.


"Oh, ok, makasih ya." Ucap Tomioka Shoto sambil tersenyum dan menatap Jason.


"Aku kerja bukan untuk bantu kau, tapi untuk Jesselyn, jangan Ge er!" Tegas Jason sambil menatap sinis Tomioka Shoto.


Tomioka Shoto pun terdiam.


"Shoto, waktunya mandi!" Perintah ibunya Shoto sambil memberikan handuk.


Tomioka Shoto pun mengambil handuk dari tangan ibunya dan langsung berjalan untuk mandi. Beberapa menit kemudian, Tomioka Shoto pun selesai mandi dan duduk di samping Jesselyn.


"Kalau ada hal buruk, bilang ya! Jangan cuman diam!" Perintah Tomioka Shoto sambil menatap Jesselyn.


"Iya, kamu yang semangat ya untuk cari kebenaran. Aku bakal dukung kamu kok." Ucap Jesselyn sambil bersender ke bahu Tomioka Shoto.


Tomioka Shoto pun tersenyum.


Bersambung....


Update setiap hari, pukul 20.00 WIB

__ADS_1


__ADS_2