CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
Kejadian di Villa part 2


__ADS_3

"Oh iya, aku belum buang sampahnya." Ucap paman ke 2 yang baru teringat.


Paman ke 2 pun berbalik untuk memberikan sampahnya. Paman ke 2 pun langsung gemetar melihat ada perempuan berambut panjang dan berbaju putih yang sedang membersihkan sampah.


"Akh!!!!!!!" Teriak Paman ke 2 yang sangat kaget sambil berlari menjauhi kamar mandi.


Perempuan tersebut pun melihat dengan pelan dan kembali membereskan sampah-sampah. Paman ke 2 pun mengetuk pintu.


"Apa pulak kau ini!" Ucap Paman ke 3 yang merasa kesal.


"Ada setan!" Jawab Paman ke 2 sambil gemetaran dan menatap paman ke 3.


"Astaghfirullah, beneran?" Tanya Paman ke 3 yang mencoba memastikan.


"Kau tengoklah sendiri!" Perintah Paman ke 3 sambil masuk ke kamar keluarga paman ke 3.


Paman ke 3 pun kaget dan langsung menutup pintu setelah paman ke 2 masuk.


"Pinjam dulu kamar Kelen ya, ada setan di sana. Takut kali aku." Ucap Pama. ke 2 sambil duduk dan berkeringat dingin.


"Kau kalau ketemu setan jangan takut, mereka cuman iseng aja." Jelas Tantenya Jesselyn sambil menatap paman ke 2.


"Ya udah, kau samperin lah sana!" Perintah Paman ke 2 yang berkeringat dingin.


Tantenya Jesselyn pun menggelengkan kepalanya dan berdiri untuk menghampiri sosok hantu tersebut. Sebelum tantenya Jesselyn membuka pintu terdengar....


Tok Tok Tok


"Aduh, matilah kita." Ucap paman ke 2 sambil gemetaran dan semakin berkeringat.


Tantenya Jesselyn pun membuka pintu kamarnya.


"Akh!!!!" Teriak tantenya Jesselyn yang melihat adiknya di depan pintu dengan wajah yang glowing.


"Akhhh!!!!" Teriak semua orang di kamar tersebut secara bersamaan.


Tantenya Jesselyn pun menyentuh dadanya karena sangat kaget.


"Kak, jangan pingsan." Ucap ibunya Jesselyn sambil menatap kakaknya.


Jesselyn pun terbangun dan melihat ibunya tidak berada di sampingnya.


"Loh.." Ucap Jesselyn yang kaget.


"Apa mami di luar ya?" Tanya Jesselyn yang mencoba menerka.


Jesselyn pun keluar dari kamar dan melihat kerumunan.


"Kenapa mi?" Tanya Jesselyn yang penasaran.


"Entah, aku pun gak tau." Jawab Ibunya Jesselyn yang bingung.


"Ternyata kau, aku pikir hantu pas di depan kamar mandi itu." Ucap paman ke 2 sambil mengelus dadanya karena kaget.


"Loh, kau kok bisa disini bang? Bukannya di bawah ya? Tadi aku nampak kau turun ke bawah." Tanya Ibunya Jesselyn karena merasa bingung.


"Beneran ada setannya bah." Ucap Paman ke 2 yang merinding.

__ADS_1


"Loh, bukan kau itu?" Tanya Ibunya Jesselyn yang kaget.


"Bukan lah." Jawab Paman ke 2 sambil merasa merinding.


"Udah lah, bubar bubar." Ucap Tantenya Jesselyn sambil menutup pintu.


Jesselyn pun merasa bahwa ada orang yang menyentuh bahunya.


"Mi..." Ucap Jesselyn yang gemetaran sambil menatap ibunya.


"Kenapa?" Tanya ibunya Jesselyn yang penasaran.


"Yang dibelakang aku siapa ya mi?" Tanya Jesselyn sambil gemetaran.


"Tengok sendiri lah, jangan manja." Jawab ibunya Jesselyn yang gemetaran sambil berjalan cepat ke kamar.


Jesselyn pun membalikkan badannya dengan pelan.


"Tadi ada masalah apa ya?" Tanya Tomioka Shoto sambil berbisik.


Jesselyn pun langsung gemetaran dan merinding karena tidak mengenali lawan bicaranya.


"Aku Tomioka Shoto, ini lagi pakai masker wajah." Jelas Tomioka Shoto sambil tersenyum untuk menghancurkan masker wajahnya.


"Oh, untunglah." Ucap Jesselyn yang merasa lega.


Jesselyn pun melihat belakang Tomioka Shoto ada wanita yang sedang berjalan mendekat.


"Selamat malam tante." Sapa Jesselyn sambil melambaikan tangannya dan melihat ke belakang Tomioka Shoto.


Perempuan tersebut tersenyum dan melambaikan tangannya.


Jesselyn pun termenung.


"Kamu jangan takut ya, aku gak jahat kok." Ucap perempuan tersebut sambil tersenyum.


"Jes, kabur!!" Perintah Tomioka Shoto sambil berlari ke kamarnya begitu juga dengan Jesselyn.


Mereka pun sampai di kamar dan mengunci pintu.


"Apa pulak Jesselyn ini." Ucap ibunya Jesselyn yang kaget.


"Beneran ada setan mi." Ucap Jesselyn yang langsung mencoba untuk tidur.


"Alah, mana ada, boongan itu." Ucap ibunya Jesselyn yang mencoba tidur karena ikut merasa takut.


"Udah lah mi, takut aku." Ucap Jesselyn yang mencoba tidur.


"Hahahaha." Tawa seorang perempuan sambil melepas topengnya.


"Prank nya berhasil." Ucap perempuan tersebut sambil tersenyum penuh kemenangan.


"Segitu dulu ya guys, sampai jumpa di lain waktu. Muach." Ucap perempuan tersebut sambil menutup kameranya dan berjalan ke kamarnya.


"Keren kali kak Devi kalau soal prank gini." Puji netizen yang berada di imajinasi Devi.


"Emang keren lah, Devi gitu loh." Ucap Devi dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


"Sekarang waktunya tidur." Ucap Devi sambil membuka pintu kamarnya dan mulai berbaring di kasurnya.


Devi pun mencoba tidur namun tidak bisa.


"Aduh, gak bisa tidur aku." Ucap Devi yang merasa bosan.


"Edit videonya ah. Biar pas sampe Medan bisa langsung i upload." Ucap Devi sambil membuka laptopnya.


Devi pun mulai mengedit mengedit.


"Kamu kenapa nyamar jadi aku?" Tanya seorang perempuan yang bingung.


"Loh.." Ucap Devi yang kaget.


"Kamu kenapa nyamar jadi aku?" Tanya perempuan tersebut lagi.


"Ya, saya minta maaf. Tolong jangan ganggu saya lagi." Ucap Devi yang mulai meras takut.


"Saya gak butuh permintaan maaf kamu! Aku butuh alasan kamu!" Tegas perempuan tersebut.


"Untuk konten Mbah." Jawab Devi yang mulai merinding.


"Ini pasti mimpi, tolong bangun." Pikir Devi yang berusaha membuat dirinya bangun.


"Kok aku gak bangun-bangun sih?" Tanya Devi yang merasa bingung dan takut.


"Trus, kamu pikir kamu bakal bisa keluar dari mimpi ini?" Tanya perempuan tersebut dengan nada yang membuat merinding.


Devi pun mulai berdoa agar dirinya diampuni.


"Akhhh!!!!!" Teriak perempuan tersebut yang membuat Devi senang.


"Mampus lu!" Ucap Devi dalam hati karena merasa sangat kesal.


"Hahahah, kamu gak bakal bisa keluar dari mimpi yang aku buat." Ucap perempuan tersebut sambil tertawa jahat.


"Hahahahahahaha." Tawa kemenangan perempuan tersebut


Devi pun kembali berdoa hingga suara tersebut hilang.


"Akhirnya, hilang juga suaranya. Berarti bukan mimpi lah tadi." Ucap Devi sambil memegang leher belakangnya karena merinding.


"Udahlah, tidur aja aku." Ucap Devi sambil mencoba untuk tidur.


"Adoh, sial banget gue. Signal gue ilang, padahal lagi seru-serunya." Ucap Jason yang merasa sangat kesal.


"Tapi gapapa sih, dia harusnya udah kapok karena udah ngerjain ayang bebebku." Ucap Jason yang merasa puas.


"Udah ah, tidur aja. Udah gak seru, signal gue udah ilang." Ucap Jason yang masih mengotak-atik ponselnya.


"Perhatian, pulsa anda telah habis." Pesan yang muncul saat Jason sedang mengotak-atik ponselnya.


"Adoh, pulsa gue abis lagi." Ucap Jason yang merasa semakin kesal.


Jason pun langsung tidur karena sangking kesalnya.


Bersambung...

__ADS_1


Update setiap hari, pukul 20.00


__ADS_2