CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
BAB 67


__ADS_3

Kenzo melempar kotak kosong yang baru saja Veronika buka, Ya kotak itu kosong tak ada apapun di sana membuat Kenzo semakin murka, bagaimana tidak? Ia bahkan hampir meragukan kesetiaan mendiang istri nya gara gara kotak itu.


“Kalian lihat tidak ada apapun! Mana surat yang kalian katakan?” sentak Kenzo kini benar benar tak bisa menahan diri untuk tidak mengamuk saat itu juga.


Veronika diam menatap kotak yang kini terletak di lantai, bingung? Tentu saja ia ingat sekali jika surat itu ia letakkan di dalam kotak tapi kenapa surat nya justru menghilang namun kotak nya masih ada? Pikir Veronika.


“Kak, aku benar benar bersumpah Jasmine menitipkan surat pada ku yang berisi rahasia nya yang berselingkuh dengan pria lain, bahkan mama juga membaca surat itu.” jelas Veronika menatap Elena sekilas, wanita itu mengangguk membenarkan penjelasan Veronika.


Namun tidak bagi Kenzo, tidak ada nya surat itu sudah cukup membuktikan jika Jasmine tidak mengkhianati nya sama sekali, tak peduli surat apa yang mereka maksud dan mereka baca sebelum nya.


“Jika memang itu surat Jasmine lalu di mana surat itu ******?!” sentak Kenzo kini bahkan mengatai Veronika ******, seperti nya pria itu kembali ke sifat awal nya yang sangat membenci Veronika.


Veronika diam, ingin menjawab apa ia pun tak tahu lantaran ia juga terkejut dengan hilang nya surat itu, belum lagi foto Jasmine dan selingkuhan nya belum di temukan.


“Tante Rosalina!” seru Veronika seketika membuat semua orang menoleh kepada nya lantaran tiba tiba menyebut nama mama Jasmine.


Kenzo menatap Veronika seraya mengerutkan kening, kali ini apa lagi yang akan wanita itu katakan demi menutupi kebohongan nya? Pikir Kenzo.


Veronika segera mengambil ponsel nya dan menghubungi nomor ponsel Rosalina berharap wanita itu akan memberitahu pada Kenzo jika apa yang ia katakan memang benar ada nya.


“Tante, bisa kah Tante ke sini sebentar? Vero ingin membicarakan sesuatu dengan Tante.” ucap Veronika setelah Rosalina mengangkat telepon nya, Rosalina lun setuju lantaran takut hal ini berurusan dengan cucu nya Gavin.


“Kali ini apa yang ingin kau buktikan? Kau juga ingin mempengaruhi mama Rosa begitu?” ucap Kenzo pada Veronika, Veronika hanya bisa diam seraya menunggu kedatangan Rosalina.


Hingga akhirnya setelah lama menunggu Rosalina datang dengan Rose dengan terburu buru, kedua wanita itu langsung masuk dan menghampiri mereka yang terlihat tengah tegang.

__ADS_1


“Ada apa ini? Kenapa kalian semua ada di sini?” tanya Rosalina menatap semua orang yang terlihat tengah menunggu kedatangan nya, jelas saja wanita itu bertanya lantaran tak tahu apapun.


Veronika segera menghampiri Rosalina dan meminta wanita itu untuk mengatakan hal yang sebenarnya tentang perselingkuhan Jasmine, Rosalina jelas saja semakin terkejut dan panik belum lagi wajah Kenzo yang menunggu jawaban dari nya.


“Bagaimana ini? Aku tidak mungkin mengatakan hal yang sebenarnya, Gavin bisa saja kehilangan harta warisan Kenzo.” ucap Rosalina membatin, Ya sejak awal ia sudah tahu jika Jasmine berselingkuh lantaran Putri nya itu yang bercerita pada nya.


Dan jelas Rosalina marah pada Jasmine lantaran harus mengkhianati Kenzo yang kaya raya, Jasmine juga mengatakan jika ia hamil anak selingkuhan nya lantaran Kenzo yang ternyata bermasalah hingga ia tak bisa hamil.


Namun Kenzo tak tahu akan hal itu lantaran Jasmine tak pernah memberitahu nya lantaran tak ingin Kenzo bersedih, hampir meminta Jasmine untuk menggugurkan kandungan nya namun entah ide dari mana Rosalina justru meminta Jasmine untuk mengumumkan kehamilan nya pada semua orang.


Terlebih ia tahu jika pria yang menjadi selingkuhan Jasmine tak lebih kaya dari Kenzo, jelas ia tak ingin keturunan putri nya kehilangan harta warisan dari Kenzo, dan dapat di pastikan anak Jasmine menjadi anak tunggal nanti nya.


“Tante.” ucap Veronika memanggil Rosalina yang tampak termenung, Rosalina tersentak kaget lalu kemudian menatap semua orang lalu menatap pada Kenzo.


“Maaf Vero tapi apa yang kau maksud? Jasmine mengkhianati Kenzo? Itu tidak mungkin karena Jasmine sangat mencintai Kenzo dan begitu juga sebalik nya.”


“Tante, apa yang Tante katakan? Tante tahu jika Jasmine berselingkuh dari..”


“Cukup Veronika!! Hentikan permainan mu!” timpal Kenzo membuat Veronika terdiam lalu kembali memohon pada Kenzo agar mempercayai nya namun tak mendapat respon apapun dari pria itu.


“Kau kemasi barang barang mu dan enyah dari hadapan ku!”


Kenzo pergi setelah melihat kebohongan Veronika tentang kesetiaan Jasmine, ia benar benar merasa tak tahan melihat wajah wanita itu meski sedetik pun dan memutuskan untuk kembali ke kantor saja.


Sedangkan William hanya diam menatap istri dan menantu nya yang sama sama diam, sedikit melirik pada Sagara lantaran merasa malu pada pria tampan itu yang harus melihat semua kejadian itu di sana.

__ADS_1


“Ayo pulang ma!” ucap William pada istri nya dan segera membawa Elena keluar dari rumah itu, jelas saja ia akan meminta penjelasan pada istri nya terkait hal yang baru saja terjadi yang menyebabkan kemarahan Kenzo memuncak.


Veronika hanya bisa menangis di lantai, kenapa semua menjadi seperti ini? Penyesalan memang datang di akhir, seharus nya ia segera memberitahu Kenzo tentang surat itu sama seperti permintaan Jasmine.


Namun ia justru memikirkan Jasmine yang bahkan sudah berbeda alam dengan mereka, Veronika menatap Rosalina yang terlihat menatap nya kasihan lalu terbitlah seringaian di bibir Rosalina.


“Aku salah mempercayai mu tante.” ucap Veronika menatap Rosalina dengan penuh dendam, Tante yang ia percayai justru menusuk nya dari belakang, Rosalina hanya diam lantaran tak mungkin ia melawan ucapan Veronika di hadapan Sagara.


Rosalina memilih untuk pergi dari sana sedang kan Rose memilih untuk tinggal, sayang sekali jika harus meninggalkan hiburan seperti ini, pikir Rose, wanita itu kemudian memilih untuk menghampiri Gavin.


Ini adalah saat yang tepat untuk mendekati Kenzo dengan cara mendekati Gavin dan memberi kasih sayang pada bayi itu mengingat Kenzo yang sudah mengusir Veronika dari sana.


Kini tinggal Veronika dan Sagara di sana, pria itu kemudian membantu Veronika untuk berdiri meskipun ia belum sembuh total, namun ia merasa iba melihat Veronika yang di salahkan oleh semua orang.


“Kau baik baik saja?” tanya Sagara, Veronika hanya mengangguk seraya menyeka air mata nya, jujur ia tak ingin berdekatan atau bersentuhan dengan Sagara, namun tubuh nya saat ini lemah hingga ia menerima uluran tangan pria itu.


“Ini.” ucap Sagara Seraya menyerahkan selembar tisu pada Veronika, Veronika meraih tisu itu lalu mengucapkan terima kasih meskipun suara nya kini serak.


Beberapa menit kedua orang itu diam, Sagara bingung harus kah ia tetap di sana menemani wanita itu atau meninggalkan nya saja dan membiarkan nya menangis? Ia bukan tipe pria yang peka hingga membuat nya kebingungan.


“Ngomong ngomong, apa kau benar benar tidak berbohong tentang Jasmine?” tanya Sagara kemudian, sebagai penyimak yang baik dari awal kejadian hari ini ia tentu merasa penasaran dengan kebenaran yang sebenarnya.


Veronika hanya melirik sekilas pada Sagara lalu menarik sebelah sudut bibir nya.


“Tak masalah bagaimana tanggapan kalian pada ku saat ini, yang jelas aku sudah mengatakan hal yang sebenarnya meskipun kehilangan bukti.”

__ADS_1


Sagara menatap Veronika dengan lekat, jika di lihat dari cara nya bicara dan dari pancaran mata nya, seperti nya tak ada kebohongan di wajah wanita itu hanya saja ia kehilangan bukti hingga tak bisa membuat Kenzo percaya dengan apa yang ia ucapkan.


“Aku percaya padamu.”


__ADS_2