
Sudah satu Minggu, Denny lebih memilih pulang ke rumah Kak Nita dari pada pulang kerumahnya. Keadaanya sekarang jauh lebih baik dari pada saat pertama kali pulang ke Rumah Kak Nita. Keynia pun belum tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Denny, karena Denny tidak ingin membebani pikiran Key yang sedang di karantina mengikuti guru inovatif di propinsi. Biar nanti setelah Key pulang baru Denny ceritakan, dan berharap waktu itu Denny sudah bisa membujuk ibunya untuk kembali merestui hubungan mereka.
Rencananya sore ini setelah turun dinas pagi Denny akan pulang ke rumah orang tuanya. Karena beberapa hari lalu Kak Nita sudah berusaha berbicara dengan Ibunya tapi sayang ibunya terlalu kekeuh pada pendiriannya. Sehingga yang terjadi buka makin meredam tapi malah makin runyam, dan kembali lagi hubungan Kak Nita dengan ibu yang sempat membaik, kembali memburuk.
Kak Nita sejak peristiwa yang terjadi dulu memang agak renggang hubungan nya dengan ibu walau sebagai anak Kak Nita tetap berbakti dengan ibu tapi tidak begitu dekat seperti sebelum peristiwa itu dan beberapa waktu lalu tepatnya saat Key dan Denny mulai dekat, hubungan Kak Nita dengan Ibu mulai bagus lagi. dan sekarang merenggang lagi.
📳 Key : "Assalamualaikum Mas .....mas baru apa ? doain Key ya mas pagi ini Key akan ada seleksi wawancara, kemarin di Test performa, Key dapat peringkat pertama lho."
📳 Denny : " waalaikumsalam...mas baru sampai rumah sakit ini ....hari ini dinas pagi mas, wah selamat sayang....mas doain hari ini wawancara kamu lancar dapat peringkat pertama lagi💪💪 semangat ya sayang jaga kesehatan jangan telat makan."
📳 Key : " Aamiin makasi mas doanya...mas juga jangan telat makan, jaga kesehatan, nanti saat istirahat kita video call yang mas, udah kangen hehehe."
📳Denny: " iya sayang sudah sana Key persiapan dulu mas juga mau breafing dulu."
📳Key: " iya mas love U 😄."
📳 Denny : "Love U too my sweet future💙"
Chat dari Key pagi ini sangat meremukkan hatinya, karena Denny tidak tahu bagaimana kedepannya. Denny berharap ini hanya mimpi penolakan ibunya, dan berharap hubungannya dengan Key bisa membaik dan segera bisa menikahi Key nanti.
**********
Rumah sakit sore itu
Kring...
kring....
kring....
📞Denny : " Assalamualaikum ada apa Joey?"
__ADS_1
,📞Joey : " Kak....Ibu masuk rumah sakit, kakak cepat kesini ya...di Rumah sakit AB."
📞Denny : " Iya Joey, kakak akan segera kesana."
Tanpa bertanya panjang lebar Denny segera meluncur ke Rumah sakit yang diberitahukan Joey tadi.
Tiga puluh menit kemudian Denny sudah sampai dirumah sakit dan terlihat bapak dan Joey sudah menunggu di kursi tunggu IDG.
Denny :" Pak bagaimana dengan ibu? kenapa bisa seperti ini?"
Pak Mahendra : " semenjak kakakmu datang dan kami juga terus berusaha membantumu untuk mendapatkan restu dari ibumu, ibu jadi tertekan ditambah kamu tidak pulang beberapa hari ini, ibu jadi drop dan tadi setelah sholat Dzuhur dia bilang pusing terus tidur, bapak pikir ibu beneran tidur, tidak tahunya dia pingsan ya sudah kami bawa saja kemari dengan Joey."
Denny : " Ya Allah pak....pak kenapa jadi seperti ini sih pak, Denny tidak pulang ke rumah itu karena Denny sedang menenangkan diri Denny pak, Denny takut kalau Denny tetap di rumah malah jadi ribut sama Ibu, Denny tidak mau pak, dan rencananya memang sore ini Denny ingin pulang kerumah pak, mau mencoba jelasin ke ibu pelan-pelan, dan kami akan menunggu sampai ibu bisa merestui Key dan Denny....malah jadi kaya gini."
(terlihat air muka Denny kecewa dan sedih)
Pak Mahendra : " Sudahlah Den, ini buka salah kamu Nak, ini sudah kehendak Allah, sekarang kita sama-sama berdoa semoga ibu tidak apa-apa dan kamu segera dapat restu dari ibu."
Pak Mahendra :" Pasti Nak...."
*********
Setelah 30 Menit
seorang dokter lelaki paruh baya, keluar dari IGD, dan memanggil keluarga ibu Riana.
Perawat : " Keluarga Ibu Riana...."
Denny, Pak Mahendra, Joey : " Iya kami Sus...."
Perawat : " Bu Riana sudah bisa dipindahkan di ruang perawatan, mohon keluarga bisa menyusul ke ruang perawatan, dan ada perwakilan untuk menemui dokter Budi diruangnya.
__ADS_1
akhirnya Joey yang pergi ke ruang perawatan ibunya sedangkan Pak Mahendra dan Denny menemui Dokter Budi diruangnya.
Dokter Budi : " Silahkan duduk Pak.....Denny....
(Bagi Pak Budi Denny tidaklah asing karena Denny adalah mahasiswa terbaik saat dulu Denny kuliah dulu dan sekarang satu kampus lagi karena Denny juga menjadi dosen dimana pak Budi juga mengajar)
Denny, Pak Mahendra : " Terima kasih Dok..."
Dokter Budi : " Pak....Den...Ibu Riana mengalami serangan strock ringan, mungkin butuh waktu penyembuhan yang agak lama, kau tahu kan Den apa yang harus dilakukan, karena kau sendiri juga berkecimpung disini."
Denny : " Iya dok saya paham."
Dokter Budi : " dan satu lagi kulihat ibumu ada depresi itu, mohon kalian bisa menghindarkan beliau dari hal - hal yang dapat memicu depresinya."
Denny : "Baik dok kami paham."
Setelah selesai urusan dengan dokter Budi, kemudian Pak Mahendra dan Denny menuju ruang perawatan Ibu Riana.
Dalam hati Denny pun sekarang berkecamuk karena dia pikir, dialah sumber depresi ibunya. semua yang di rancang tadi pagi buyar semua.
bersambung.......
********
Mohon maaf kalau ada typo disana sini, mohon comment dan kritik karena ini novel pertama penulis.
Mohon dukungannya yang teman-teman untuk vote, like, comment untuk novelku
Happy reading All
Happy fasting for muslims who are doing Ramadhan fasting
__ADS_1