
“Jasmine mu berselingkuh Kenzo!!!” sentak Elena lantaran sudah merasa tak tahan dengan bentakan Kenzo pada Veronika yang di anggap bersalah oleh Kenzo, padahal wanita itu hanya ingin mengungkapkan kebenaran tentang Jasmine saja.
Kenzo mematung lalu menatap sang mama, jujur otak nya saat ini blonk mendengar penuturan sang mama, apalagi ini? Kenapa semua menjelekkan Jasmine padahal istri nya itu sudah tenang di alam lain sana.
“Apa yang mama katakan? Jasmine menantu kesayangan mama kenapa mama bisa menjelekkan nya?” tanya Kenzo yang tak terima mendiang istri nya di tuduh yang tidak tidak oleh mama nya sendiri.
Elena diam lalu menatap Veronika, dari tatapan nya ia ingin meminta maaf pada menantu nya itu lantaran harus mengungkap kebenaran sebelum Veronika menemukan bukti yang lebih kuat.
“Mama tau dia menantu kesayangan mama, tapi jujur mama kecewa setelah tahu bahwa dia ternyata berselingkuh dari mu Kenzo!”
“Tidak mungkin!!”
Brakk!!!!
Satu kursi dari rotan yang tak bersalah kembali menjadi sasaran amukan Kenzo yang masih sangat tidak percaya dengan pengkhianatan yang Jasmine lakukan pada nya.
Pasal nya selama 3 tahun menikah Jasmine tak pernah berubah sedikit pun, wanita itu masih perhatian dan menyurahkan seluruh kasih sayang dan cinta nya untuk Kenzo, jelas saja pria itu tak percaya dengan apa yang mama nya tuduhkan.
“Kenzo! Kita akan tau itu benar atau tidak setelah kita melihat isi ponsel Jasmine!” sentak Elena lantaran ponsel Jasmine kini berada di tangan Kenzo, pria itu merampas nya saat kedua wanita itu mencoba membuka isi ponsel Jasmine.
“Tidak! Jika aku melakukan itu sama saja aku meragukan cinta istri ku!” ucap Kenzo membuat Elena semakin kesal, bagaimana mereka akan tahu kebenaran nya jika Kenzo tak mengizinkan untuk membuka ponsel Jasmine?
“Sebenar nya ada apa ini?” ucap William yang baru saja kembali setelah menitipkan Gavin pada asisten rumah Kenzo lantaran merasa kini keadaan sudah tidak aman bagi Gavin yang masih bayi.
“Tanya istri papa dan menantu nya ini!” ucap Kenzo lalu berlalu dari sana, pria itu memilih untuk masuk ke dalam rumah dan menyimpan kembali ponsel milik Jasmine.
Namun langkah nya terhenti kala merasakan ada yang menahan tubuh nya, pria itu berbalik kini terlihat Veronika yang tengah menahan diri nya yang akan menuju kamar.
“Mama benar kak, Jasmine memang berselingkuh.” ucap Veronika, wanita itu memilih untuk membongkar rahasia Jasmine sebelum waktu nya lantaran keadaan yang memang sudah tidak memungkinkan untuk di tutupi.
__ADS_1
Kenzo diam menatap wanita yang baru saja ia terima kehadiran nya di hidup nya namun sudah kembali berulah, bahkan kini tingkah nya tidak bisa di maafkan oleh Kenzo.
“Kau mempengaruhi mama ku agar membenci Jasmine?” tenang Kenzo bertanya namun penuh penekanan, urat urat di leher nya kini bermunculan tanda ia tengah menahan luapan emosi nya.
Veronika menggelengkan kepala, jujur ia juga tak ingin orang lain tahu tentang ini selain diri nya lantaran ia tak ingin jika orang orang akan menganggap Jasmine sebagai wanita yang buruk, namun takdir berkata lain, mertua nya justru tahu tentang rahasia Jasmine secara tidak sengaja.
“Jangan menyalahkan Veronika Ken! Dia tidak bersalah, mama sendiri yang menemukan surat milik Jasmine yang ia tinggalkan untuk Veronika.”
“Surat..?” beo Kenzo, Sagara dan juga William secara bersamaan lantaran mereka tak tahu apapun tentang surat yang Elena maksud.
Elena mengangguk, lalu menjelaskan surat yang ia maksud, surat yang Jasmine tinggalkan untuk Veronika lantaran ia tahu Veronika yang akan menggantikan posisi nya nanti.
Kenzo diam mematung, sejenak ia hampir percaya dengan ucapan sang mama yang tampak serius itu namun ia kembali menggelengkan kepala lantaran kembali mengingat bagaimana sikap lembut Jasmine kepada nya selama ini.
“Jika itu memang benar maka tunjukkan surat itu pada ku, aku akan segera mengenali jika itu memang tulisan tangan Jasmine.” ucap Kenzo, sebagai pria yang menjadi suami Jasmine selama tiga tahun ini tentu ia akan sangat mengenali tulisan tangan istri nya itu.
Elena menggelengkan kepala, surat itu adalah bukti kuat dan Elena meminta agar segera memeriksa ponsel Jasmine terlebih dahulu, jika memang tak ada apapun maka mereka akan segera menunjukkan surat Jasmine yang sudah mereka sembunyikan.
Akhir nya mereka sama sama membuka isi ponsel Jasmine, mulai dari file, foto foto dan kontak bahkan medsos wanita itu namun tak ada yang mencurigakan sedikit pun, semua berisi tentang Jasmine dan Kenzo saja.
Hampir satu jam mereka memeriksa ponsel Jasmine bahkan secara berulang ulang namun tetap tak ada hal yang mencurigakan, dan tentu hal itu membuat Kenzo semakin tak percaya dengan ucapan Mama dan istri nya itu.
“Bagaimana? Kalian lihat bukan? Tak ada apapun di sini!!” bentak Kenzo terutama pada Veronika yang kini diam mematung, Ya mereka sedikit kecewa lantaran tak ada apapun di ponsel Jasmine namun beruntung mereka masih menyimpan surat Jasmine sebagai bukti.
“Tidak masalah, kami masih memiliki surat Jasmine sebagai bukti kuat!” ucap Elena lalu meminta Veronika untuk segera mengambil surat yang sudah ia simpan sebelum nya.
“Kau tahu akibat nya bukan jika ini semua tidak benar?” tanya Kenzo datar pada Veronika, Veronika diam menatap wajah Kenzo yang terlihat benar benar sangat menyeramkan, tatapan nya sangat tajam pada nya.
Mendengar itu Veronika segera bergegas menuju kamar nya dan membuka laci meja tempat di mana ia menyimpan kotak yang berisi surat Jasmine yang juga terletak di kotak perhiasan yang Elena berikan pada nya.
__ADS_1
Veronika turun dengan sebuah kotak di tangan nya, Kenzo menatap kotak yang Veronika seraya memicingkan mata, kotak itu tidak asing menurut nya.
“Bukan kah itu kotak yang pernah hampir aku buka?” ucap Kenzo membatin, ia ingat pernah melihat kotak itu dan hampir membuka nya namun Veronika segera menahan nya.
Mendadak perasaan nya tak enak mengingat bagaimana Veronika tidak mengizinkan nya untuk membuka kotak itu, wanita itu juga sedikit ketakutan kala itu.
“Apa benar Jasmine mengkhianati ku?” ucap Kenzo kembali membatin pasal nya ia sedikit ragu dengan perasaan yakin nya pada Jasmine saat ini.
Hingga akhir nya Veronika sampai di tempat semua orang berdiri kini, Veronika menatap Kenzo ia tak tahu bagaimana nanti reaksi pria itu kala tahu istri yang sangat ia cintai mengkhianati diri nya.
“Buka.” ucap Kenzo pada Veronika tanpa mengalihkan tatapan nya dari kotak kecil itu, sedangkan Veronika kini menatap sang mertua menunggu jawaban dari wanita itu.
Elena pun mengangguk pada Veronika, hingga akhir nya Veronika membuka kotak itu secara perlahan, sedikit takut hingga ia bahkan menutup mata nya tak ingin melihat bagaimana reaksi mengejutkan dari Kenzo.
Brak!!
“Sialan!!!”
.
.
.
Author back!! mana nihh dukungan buat author😭 padahal udah minta ingetin tiap hari lohh!!🤧
Jangan lupa dukungan nya buat Author ya para readers kesayangan author😍
Jangan lupa Follow IG baru Author nihh
__ADS_1
min_09maret