CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
BAB 86


__ADS_3

Setelah drama yang terjadi akhir nya Kenzo kini benar benar di nyatakan sudah sadar dari koma nya dan hal itu membuat semua orang kini mengucapkan rasa syukur atas kesembuhan Kenzo, ruangan itu kini di penuhi oleh keluarga dan juga teman teman Kenzo saat ini.


Baskara dan Vania juga berada di sana mereka kini menghampiri menantu mereka yang masih belum pulih total itu seraya meminta maaf atas apa yang mereka lakukan, mereka juga merestui hubungan Kenzo dan Veronika jika memang mereka ingin kembali bersama.


Kenzo pun mengangguk dan tentu saja ia merasa tak menyesal telah menyelamatkan nyawa wanita yang ia cintai itu jika akhir nya ia akan mendapatkan restu dari orang tua Veronika, jika mungkin ia tak selamat pun ia juga tetap tidak akan menyesal.


Kedua orang tua Kenzo dan Veronika pun memilih untuk keluar dari ruangan itu mengingat kini ruangan itu hampir penuh dengan keberadaan teman teman Kenzo yang seperti bukan sedang menjenguk teman sakit melainkan sedang menongkrong.


Sedangkan kini Dirga, Daniel dan Genta kini mulai mendekati teman mereka yang baru saja sadar itu, tak ada hari tanpa bercanda, Daniel yang sempat menangis melihat kondisi Kenzo itu pun kini berubah drastis, pria itu mengejek Kenzo dengan kata bucin pada istri.


Namun aneh nya Kenzo tidak merasa terganggu, ia justru sangat suka mendengar ucapan Daniel, memang aneh tapi itu lah yang Kenzo rasakan saat ini, pria itu bahkan seperti bangga mengakui jika diri nya memang bucin pada Veronika.


“Wah bucin parah ni orang.” ucap Daniel pada Dirga dan juga Genta, namun kedua teman nya itu justru membela Kenzo, entah memang ingin menjahili Daniel atau memang sedang ingin menyenangkan hati Kenzo yang baru saja sembuh.


Yang jelas Daniel kini merasa kesal lantaran tak ada yang memihak nya, pria itu kemudian menghampiri Veronika dan meminta untuk di pihak oleh wanita itu, dan jelas saja Kenzo merasa kesal dan hampir turun dari ranjang nya hendak memberi pukulan pada Daniel.


“Sialan!! Jangan genit dengan istri ku Daniel!” umpat Kenzo.


Beruntung saja Dirga dan Genta menahan tubuh Kenzo yang hendak melayangkan tinjuan pada Daniel yang dengan berani mendekati Veronika, padahal baru saja ia mendengar pengakuan Kenzo yang memang sedang bucin pada Veronika.


“Astaga kak hati hati, kau bisa jatuh!” ucap Veronika kini menghampiri Kenzo, Dirga pun menepi memberi jalan pada Veronika yang hendak duduk di samping Kenzo.


Kenzo pun segera memeluk tubuh Veronika dengan erat, lihat lah betapa posesif nya pria itu saat ini, seperti seekor singa yang tengah mempertahankan singgasana nya dari para musuh yang ingin mendekat.


“Cihhh, melihat bucin mu begini aku curiga jika nanti kau juga akan cemburu pada anak mu sendiri.” ucap Genta yang mulai merasa geli melihat sikap Kenzo yang sangat posesif pada Veronika.


Kenzo terdiam seraya mencerna ucapan Genta, benar juga lantaran kehadiran bayi tentu akan membagi cinta Veronika nanti nya dan tentu saja Kenzo tak ingin jika hal itu terjadi nanti.

__ADS_1


“Kau benar, sayangg kita tunda punya bayi dulu ya.” ucap Kenzo seraya memeluk lengan Veronika seperti anak kucing yang sedang bermanja dengan pemilik nya.


Veronika pun mentoyor kepala Kenzo lantaran kesal mendengar ucapan Kenzo yang menurut nya tidak baik, banyak yang menginginkan anak dalam kehidupan rumah tangga namun ia justru ingin menunda nya, jelas saja Veronika tidak setuju.


“Halah nunda katamu, sebulan lagi juga bunting si Vero.” sahut Daniel dan jelas saja hal itu membuat Veronika kini memerah lantaran merasa malu dengan ucapan Daniel.


Sedangkan Kenzo kini terkekeh mendengar ucapan Daniel, secepat itu mood nya berubah padahal sebelumnya ia benar benar marah dengan pria itu yang mencoba mendekati Veronika.


Sedangkan Dirga saat ini memilih diam tak ingin ikut campur dalam pembahasan itu, ia memang sudah mengikhlaskan Veronika namun ia juga tak ingin terlihat akrab dengan wanita itu lantaran tak ingin ada keretakan lagi di dalam pertemanan nya dengan Kenzo.


“Dir, Lo ga jemput Kayla? Ntar dia di anterin sama cowok lain loh.” ucap Daniel pada Dirga membuat pria itu seketika ingat jika hari hampir sore dan sudah waktu nya Kayla pulang sekolah.


Tak jauh berbeda dengan Kenzo, Dirga juga sangat posesif pada Kayla, mengingat gadis itu termasuk salah satu gadis tercantik di sekolah nya dan tentu banyak laki laki yang mendekati nya sekolah, hal itu di ketahui Dirga ketika ia mengantar Kayla ke sekolah.


Padahal ia murid baru pindahan tapi banyak siswa laki laki yang sudah menunjukkan rasa suka pada Kayla secara terang terangan, bahkan ada yang meminta izin pada Dirga untuk mendekati Kayla lantaran mengira jika Kayla adalah adik nya.


“Lihat lah satu lagi yang sedang bucin.” ucap Daniel membuat Veronika mengerutkan kening, apa maksud ucapan Daniel mengatakan jika Dirga juga bucin, pada siapa? Kayla? Pikir Veronika.


“Bucin pada siapa? Kayla?” tanya Veronika.


Ketiga pria itu hanya diam, mereka lupa jika Veronika tak tahu apapun tentang Dirga dan juga Kayla, salah Daniel sebenarnya yang tidak bisa menutup mulut nya itu.


Veronika semakin bingung kala pria pria itu justru diam tanpa menjawab pertanyaan nya, entah mengapa ia merasa jika para pria itu menyembunyikan sesuatu dari nya saat ini.


“Kak, ada apa?” tanya Veronika pada Kenzo.


Kenzo juga diam sedetik kemudian ia menatap tajam pada Veronika lantaran sadar jika Veronika dan Dirga adalah pasangan kekasih sebelum menikah dengan nya.

__ADS_1


“Kenapa bertanya tentang nya?” tanya Kenzo dengan raut wajah cemberut, sedangkan Daniel dan Genta kini memutar bola mata malas mendengar suara Kenzo yang terdengar seperti anak kecil yang sedang marah pada orang tua nya.


“Dia sudah mulai lagi, lebih baik kita pulang saja.” ucap Genta menarik Daniel untuk segera keluar dari ruangan itu, mereka mendadak memanas melihat tingkah Kenzo.


Kini tingga lah sepasang suami istri yang baru saja berbaikan itu, namun seperti nya mereka akan kembali bertengkar hanya karena Veronika bertanya tentang Dirga dan juga Kayla.


“Aku hanya bertanya kak.” ucap Veronika namun Kenzo tak menanggapi nya, ia justru memalingkan wajah nya dari Veronika khas seperti seorang anak kecil.


Sedangkan Veronika hanya bisa memijat pangkal hidung nya melihat tingkah Kenzo, entah lah saat ini ia merasa keputusan nya menerima Kenzo secepat ini tidak tepat melihat tingkah nya yang masih seperti anak remaja.


Mau tak mau Veronika harus membujuk pria yang berstatus sebagai suami nya itu dengan cara memeluk nya seraya mengucapkan kata maaf.


Dan hal itu berhasil membuat Kenzo luluh hanya dengan perlakuan manis Veronika yang tidak seberapa itu, ia pun membalas pelukan Veronika dan tentu di sertai dengan beberapa kecupan di wajah Veronika.


“Tapi aku serius dengan ucapan ku, aku ingin menunda memiliki anak.” ucap Kenzo pada Veronika membuat wanita itu kembali menatap nya dengan kesal.


“Tapi kenapa? jangan seperti anak kecil kak, punya anak atau tidak aku tetap mencintaimu.” ucap Veronika membuat Kenzo menarik sudut bibir nya ke atas, entah lah rasanya seperti sangat di istimewakan ketika Veronika mengatakan mencintai nya.


“Karena Gavin masih kecil.” ucap Kenzo menyentuh hidung Veronika dengan jari nya.


“Ma-maksud nya?”


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2