
Saat yang di tunggu-tunggu oleh Kenzo akhir nya tiba di mana semua orang bersiap untuk pulang namun Daniel justru ingin menginap di mansion baru Kenzo jelas saja pria itu tidak setuju, namun Veronika justru bersikap sebaliknya, wanita itu merasa tidak enak jika menolak permintaan Daniel, di tambah mereka masih baru tinggal di sana dan akan terasa sangat sepi setelah mereka semua pulang.
“Tidak apa kak, lagi pula kita akan kesepian nanti.” ucap Veronika pada Kenzo, pria itu tak menjawab ia hanya menunjukkan raut wajah cemberut nya dengan keputusan Veronika, padahal kepulangan mereka adalah hal yang di nanti nanti oleh Kenzo namun si brengsek Daniel itu justru membuat nya kacau belum lagi ia mengajak Genta dan Dirga untuk menginap, beruntung Dirga menolak.
Kenzo pun akhir nya mengajak Veronika untuk masuk ke dalam kamar mereka setelah memberikan Gavin pada pengasuh nya, Ya Kenzo memilih untuk mencari pengasuh saja, bukan karena tak peduli pada Gavin, hanya saja ia ingin memiliki banyak waktu berdua dengan Veronika, sedangkan kamar Gavin terletak di sebelah kamar mereka dengan pintu penghubung agar lebih mudah untuk masuk ke kamar Gavin.
“Seila, kalau ada apa apa kasi tau saya ya.” pinta Veronika pada Seila, pengasuh baru Gavin yang seumuran dengan nya, gadis sederhana namun berparas cantik, terlihat sekali jika gadis ini berasal dari kampung dan terlihat masih sangat polos.
Seila mengangguk menanggapi ucapan Veronika, ia masih sedikit malu malu lantaran memang masih baru sedangkan yang ia tahu asisten di mansion ini memang sudah lama bekerja dengan majikan nya itu, Ya asisten di mansion baru Kenzo memang asisten lama mereka lantaran sudah lama bekerja dan tahu apa saja peraturan yang Kenzo terapkan.
Kini kedua pasangan itu berada di dalam kamar mereka, lagi lagi Veronika di buat takjub dengan desain kamar mereka yang terlihat sangat indah, mata Veronika tak henti henti nya menelisik sudut demi sudut kamar nya itu hingga mata nya tertuju pada sebuah bingkai foto yang cukup besar tergantung di dinding kamar nya itu.
“bukan kah ituu foto...” ucap Veronika menggantung seraya melangkahkan kaki nya mendekati bingkai foto itu, Veronika mengerutkan kening lalu tak lama ia menoleh pada Kenzo yang sudah menahan tawa melihat reaksi Veronika yang terlihat kesal.
“Bagaimana? bagus bukan?” tanya Kenzo membuat Veronika benar benar ingin melempar sesuatu pada wajah tampan pria itu.
Bagaimana tidak kesal jika foto yang berada di bingkai itu foto pernikahan mereka namun masalah nya di foto itu Veronika belum benar benar siap untuk di foto, bahkan mata Veronika masih terpejam sedangkan Kenzo terlihat gagah di foto itu meskipun ia juga tidak menyadari kamera.
Veronika pun melangkah menghampiri Kenzo yang tengah duduk di tepi ranjang king size dengan nuansa putih itu, ia ingin memberi sebuah pukulan pada pria yang berstatus sebagai suami nya itu lantaran berani menggunakan foto yang menurut Veronika sangat jelek.
“Kau ini!” ucap Veronika seraya mengangkat sebuah kepalan tangan nya dan hendak mendarat kan nya di lengan Kenzo namun Kenzo dengan cepat menahan tangan Veronika dan justru menarik wanita itu hingga membuat tubuh nya terhuyung dan jatuh di atas tubuh Kenzo.
Kini kedua pasangan suami istri itu saling menatap seperti adegan slowmo di sinetron namun beda nya kali ini tatapan Kenzo turun di bibir merah Veronika, jelas saja kini hal yang Kenzo pikirkan adalah hal yang mengarah ke iya iya, godaan bibir istri nya itu memang patut di acungkan jempol.
__ADS_1
Kenzo pun menarik tengkuk Veronika dan menyatukan kedua bibir mereka, ia menahan tengkuk Veronika yang mencoba untuk menjauh lantaran masih merasa malu, namun lama kelamaan Veronika juga merasakan nikmat nya sentuhan bibir suami nya itu hingga ia juga ******* bibir Kenzo.
Tak berhenti di situ, tangan Kenzo kini juga bergerak liar di punggung Veronika membuat wanita itu merasa sedikit geli namun Kenzo lagi lagi mampu membuat Veronika pasrah dengan apa yang ia lakukan saat ini.
“Sshhhhhtt!” lenguh Veronika kala kedua tangan Kenzo kini beralih ke dua buah semangka nya, entah sejak kapan tangan pria itu pindah ke depan yang jelas suara lenguhan Veronika saat ini membuat gairah Kenzo benar benar memuncak hingga ia kini membalikkan posisi tubuh mereka.
Dalam waktu sekejap Kenzo kini berada di atas tubuh Veronika membuat wajah wanita itu memucat, ia jelas tahu apa yang akan terjadi pada mereka dan hal itu benar benar membuat nya merasa takut lantaran ini adalah pertama kali nya ia akan merasakan surga dunia.
“I want to hear your voice dear.” bisik Kenzo dengan suara berat nya, Veronika lagi lagi mematung mendengar suara Kenzo yang terdengar seksi, sumpah demi apapun wanita itu benar benar takut saat ini, ia tak memiliki pengalaman apapun tentang hal ini dan berbeda dengan Kenzo yang mungkin sudah sangat ahli.
Tangan Kenzo kini mulai menaik kan kaos Veronika ke atas namun wanita itu menahan tangan Kenzo seraya menggeleng, bukan tak siap namun yang ia tahu malam pertama itu rasa nya sakit dan ia benar benar takut akan hal itu, Kenzo juga paham dengan Veronika, sama seperti Jasmine yang juga merasakan takut di malam pertama nya.
“Kau takut?” tanya Kenzo, Veronika pun mengangguk dengan wajah memelas.
Melihat itu Kenzo pun mengecup kening Veronika lalu turun ke hidung dan terakhir di bibir wanita itu, ia lalu menatap lekat wajah cantik Veronika yang sedikit memucat, jujur saja ia juga kasihan dengan istri nya itu namun has rat nya juga sudah tidak bisa di tahan saat ini.
Veronika mengangguk, memang Kenzo sudah berpengalaman dan diri nya yang masih sangat pemula ini jelas tak tahu harus berbuat apa belum lagi ia masih di hantui oleh rasa takut.
“Maka akan ku pastikan rasa nya tidak sakit.”
Melihat dari raut wajah nya yang terlihat serius seperti nya Kenzo benar benar akan membuat Veronika tidak akan merasakan sakit apapun meskipun ini adalah hal yang pertama bagi wanita itu, mendadak Veronika mengangguk percaya dengan ucapan Kenzo membuat pria itu tersenyum manis.
Ia kembali melanjutkan langkah nya untuk menjadikan Veronika menjadi milik nya seutuh nya malam ini, seluruh pakaian nya dan Veronika kini sudah berserakan di lantai, kini mereka hanya di tutupi dengan selimut tebal putih yang Veronika jadikan sebagai penutup tubuh nya.
__ADS_1
Wanita itu masih malu malu meskipun Kenzo jelas jelas sudah berstatus sebagai suami nya, beberapaa kali Kenzo berusaha untuk membuang penghalang sialan itu namun lagi lagi Veronika menutupi kedua aset berharga nya.
Tak ingin berlama lama Kenzo pun memulai langkah kesekian kali nya, kini jari jemari pria itu mulai memasuki inti tubuh Veronika dan memainkan jari nya di sana membuat Veronika mengeluarkan nada nada merdu meskipun tak begitu di lepas lantaran masih merasa malu.
Hingga tak lama Kenzo merasakan cairan hangat yang keluar dari inti tubuh Veronika membuat pria itu menarik sudut bibir nya menatap Veronika yang kini berubah menjadi memerah, demi apapun Veronika saat ini benar benar merasa malu hingga ia tak berani menatap wajah Kenzo.
“Jangan begitu, wajah malu mu benar benar membuat ku semakin menginginkan mu.” bisik Kenzo lalu mulai memasuki Veronika dengan perlahan, wanita itu hanya bisa diam seraya menggigit bibir nya kala merasakan sesak di bagian inti tubuh nya.
“Kau benar benar berpengalaman kak, aku benar benar tidak merasakan sakit sedikit pun.” ucap Veronika yang memang tidak merasakan sakit apapun di bagian inti tubuh nya, sedangkan Kenzo kini justru tertawa keras mendengar ucapan Veronika.
“Jelas saja tidak merasakan sakit karena milik mu belum ku bobol.” ucap Kenzo di sela sela tawa nya, ada ada saja istri nya ini, jelas saja ia tidak merasakan sakit jika milik kenzo belum mema suki milik Veronika sepenuhnya.
Sedangkan Veronika hanya bisa membulatkan mata nya mendengar ucapan Kenzo, belum di bobol saja rasanya sudah sangat sesak, bagaimana jika sudah di bobol, apa ia sanggup untuk menahan rasa sakit nya? Pikir Veronika.
Kenzo pun akhir nya mencoba untuk membobol pertahanan Veronika lantaran ingin melihat reaksi wajah wanita nya itu namun belum juga berhasil kini Kenzo di buat kesal lantaran mendengar ketukan pintu dari luar kamar nya.
“Daniel Sialan!!!”
.
.
.
__ADS_1
Halo Author back nihh, malam malam begini harus nulis adegan panas yang tertunda 😭 maafin kalau ga se hot author senior lain nya ya guys🤣
seharusnya malam guys, but belum lulus rievew 🤣