CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
Hasil sidang part 2


__ADS_3

"Eh???!" Ucap seluruh wartawan yang ada di sana karena kaget.


Mobil Tomioka Shoto pun bergerak menjauhi tempat tersebut.


"Itu ada Suzuki Shinobu!" Teriak salah satu wartawan yang melihat Suzuki Shinobu digiring keluar dari ruangan sidang.


Para wartawan pun mengejarnya.


"Nyonya Suzuki, anda benar-benar melakukan itu?" Tanya salah satu wartawan yang penasaran sambil menyodorkan mic nya.


"Jangan berisik!" Perintah Suzuki Shinobu dengan wajah marah dan berusaha berjalan lebih cepat.


"Jawablah!" Perintah wartawan lainnya yang butuh kejelasan dari Suzuki Shinobu.


"Dengar keterangan polisi saja nanti!" Perintah Suzuki Shinobu yang emosi sambil menatap sinis wartawan dan berjalan.


"Kenapa kamu berubah nyonya Suzuki?" Tanya wartawan yang penasaran sambil menyodorkan mic nya.


"Kenapa tidak bisa lebih cepat?!" Tanya Suzuki Shinobu sambil berteriak dan berjalan.


Para wartawan yang kecewa pun menjauhi Suzuki Shinobu. Suzuki Shinobu pun bisa berjalan dnegan lancar hingga masuk ke sel tahanan.


Di sisi Tomioka Shoto.


"Kita pergi ke kantor kan tuan?" Tanya sekretaris yang mencoba memastikan sambil mengemudi.


"Tidak, kantor kita sudah disegel oleh orang setempat." Jawab Tomioka Shoto sambil tersenyum pahit dan menatap ke luar jendela.


"Hah? Kenapa bisa begitu tuan?" Tanya sekertaris yang kaget sambil mengemudi.


"Karena ada rumor yang bilang kalau aku selingkuh. Shipper memang sangat meresahkan, aku sangat terganggu." Jawab Tomioka Shoto yang merasa kesal sambil melihat ke luar jendela.


"Oh, mungkin saja segelnya sudah bisa dibuka." Ucap sekretaris yang berpikir positif sambil mengemudi.


"Mungkin, tapi banyak karyawan yang mengundurkan diri." Ucap Tomioka Shoto sambil melihat ke arah sekretarisnya.


"Mau aku hubungi?" Tanya sekretaris yang berusaha mencairkan suasana sambil mengemudi.


"Boleh." Jawab Tomioka Shoto sambil tersenyum dan melihat ke arah sekretarisnya.


"Oh ya, kamu kenapa bisa tau aku ada di pengadilan? Kau kan mengajukan cuti hingga besok?" Tanya Tomioka Shoto yang penasaran sambil melihat ke arah sekretarisnya.


"Ibuku sudah boleh dipulangkan ke rumah, ada adikku yang bisa merawat ibuku. Aku tau anda sedang ada di pengadilan karena menghubungi Ayah anda." Jawab sekretaris sambil tersenyum dan mengemudi.

__ADS_1


"Oh, syukurlah." Ucap Tomioka Shoto sambil tersenyum dan melihat ke luar jendela.


"Apakah tuan sudah makan?" Tanya sekretaris sambil tersenyum dan mengemudi.


"Belum." Jawab Tomioka Shoto sambil melihat ke luar jendela.


"Mau makan bersama?" Tanya sekretaris sambil tersenyum dan mengemudi.


"Maaf, aku akan makan di rumahku sendiri saja." Jawab Tomioka Shoto sambil melihat ke luar jendela.


"Gagal mendekatinya untuk ke sekian kalinya." Ucap sekretaris dalam hati karena merasa sangat sedih sambil mengemudi.


"Oh iya, apakah kabar tentang kencan mu itu benar?" Tanya sekretaris sambil tersenyum dan mengemudi.


"Ya, itu benar." Jawab Tomioka Shoto sambil tersenyum dan melihat ke luar jendela.


"Patah hati." Ucap sekertaris dalam hati sambil tersenyum paksa dan mengemudi.


Tomioka Shoto mengeluarkan hpnya dari kantung celananya dan membuka Helloapp.


"Aku menang, dia mendapat hukuman penjara selama 45 tahun." Pesan Tomioka Shoto kepada keluarganya.


"Ayang, aku menang sidang, dia dihukum dengan dipenjara selama 45 tahun." Pesan Tomioka Shoto kepada Jesselyn.


"Wih, bagus banget." Balas Jesselyn yang ikut senang.


Jesselyn pun membaca pesan tersebut dan langsung memberikan link dari suatu artikel. Tomioka Shoto pun membuka link tersebut.


"Suzuki Shinobu, seorang CEO cantik asal Jepang yang terjerat kasus bullying dan penyebar hoax.


"Kok judul beritanya gini banget sih?" Tanya Tomioka Shoto yang bingung dan merasa jijik melalui pesan.


"Gak tau. Soalnya itu aku dapat dari temen aku, dia bilang itu tentang cewek itu. Jadi ku kirim ke kamu aja." Jawab Jesselyn yang agak kaget karena baru membuka link tersebut.


"Mau link yang lain?" Tanya Jesselyn yang agak khawatir dengan Tomioka Shoto.


"Tidak apa-apa." Jawab Tomioka Shoto yang langsung melihat artikel tadi.


"Oh iya, Gagak aku mana?" Tanya Tomioka Shoto yang panik sambil melihat sekeliling.


"Aku di sini." Jawab Gagak yang berada di senderan kursi tengah.


"Oh." Ucap Tomioka Shoto yang langsung lega dan kembali membaca artikelnya.

__ADS_1


"Ini pasang fotonya pun ngeri kali. Gak ada foto dia yang menunjukkan ekspresi bersalah dia." Ucap Tomioka Shoto yang kesal sambil melihat ke layar hp.


Tomioka Shoto pun lanjut membaca artikelnya.


"Wanita cantik berusia 32 tahun yang berasal dari Jepang ini terbukti melakukan bullying kepada seorang wakil CEO asal Jepang yang bernama Tomioka Shoto."


"Ini yang buat artikelnya keknya orang yang suka playing victim ini." Ucap Tomioka Shoto yang kesal sambil melihat ke layar hpnya.


"Ya udah kamu berhenti baca artikelnya aja! Suruh Jesselyn cari yang lain! Gitu aja susah!" Perintah Gagak yang emosi mendengar keluhan Tomioka Shoto.


"Ya udah, iya." Jawab Tomioka Shoto yang langsung menutup artikel tersebut dan membuka Helloapp.


"Yang, tolong cari artikel lain yang isinya tentang sidang tadi dong!" Perintah Tomioka Shoto melalui pesan.


"Ok, bentar." Jawab Jesselyn yang langsung mencari artikel.


Di tengah pencarian artikel, ada pesan masuk melalui suatu akun sosmed. Jesselyn yang tak sengaja menekan notifikasi itu pun pasrah.


"Hadeh, mau ku tutup tapi ram hp ku cuman 2." Ucap Jesselyn yang pasrah sambil melihat isi pesan.


"Jes, ini ayahmu. Tolong ayah sekarang! Di depan rumah ayah ada banyak polisi yang mau dobrak pintu." Perintah Ayah Jesselyn melalui sosmed.


"Idih, kok bisa pulak orang ini dikejar polisi dan tau akun sosmed ku?" Tanya Jesselyn yang penasaran dan bingung.


Jesselyn pun langsung melihat username nya.


"Pantes lah, ternyata akun yang pernah gue labrak." Ucap Jesselyn yang langsung menghembuskan nafasnya.


"G." Balas Jesselyn yang kesal dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.


Jesselyn pun menangkap layar yang berisi pesan anatar dia dan ayahnya. Dia pun membagikannya ke akun medsosnya.


"Orang gak tau malu." Keterangan Jesselyn bersama tangkapan layar tersebut.


Jesselyn pun keluar dari aplikasi tersebut dan mencari artikel lain. Tomioka Shoto yang merasa sangat lama pun membuka aplikasi sosmed dan melihat akun Jesselyn. Jesselyn yang baru meng-upload sebuah foto pun langsung dilihat oleh Tomioka Shoto.


"Ayah yang sangat buruk dan menjijikkan." Ucap Tomioka Shoto yang kesal sambil melihat isi pesan tersebut dengan tatapan aneh.


Jesselyn pun membagikan link artikel mengenai sidang tadi.


"Sorry ya lama, banyak drama soalnya." Pesan Jesselyn yang merasa bersalah.


"Gapapa, aku yang seharusnya minta maaf karena gak bisa menemani kamu melewati masa sulit mu." Balas Tomioka Shoto yang ikut merasa bersalah.

__ADS_1


Bersambung..


Update setiap hari, pukul 20.00 WIB


__ADS_2