
FOLLOW NEW ACCOUNT IG AUTHOR YA WEHH!! ENTAR AUTHOR FOLLBACK KOK
min_09maret
Malam pun tiba namun Veronika juga tak beranjak dari sofa, ia masih menunggu kepulangan Kenzo meskipun nanti nya ia tak akan di anggap oleh pria itu yang bahkan sudah mengusir nya.
Sedangkan Rose yang baru saja keluar dari kamar Kenzo kini turun menghampiri Veronika, wanita itu sendirian dan jelas saja ini kesempatan bagus untuk menghina wanita itu.
“Hai ******.” ucap Rose pada Veronika, Veronika yang tak merasa seperti apa yang Rose katakan pun tak menoleh sedikit pun pada wanita itu, ia sudah tau niat wanita itu mendatangi nya untuk mengganggu diri nya.
“Ck, untuk apa mawar busuk itu menghampiri ku.” gumam Veronika dan tentu hal itu di dengar oleh Rose yang kini mulai mendekat pada Veronika, jangan tanya bagaimana reaksi wanita itu jelas ia tak terima diri nya di sebut mawar busuk oleh Veronika.
“Brengsek Lo ya bilangin gue mawar busuk!” umpat Rose menarik rambut Veronika dari belakang, Veronika yang tak menyadari nya jelas saja merasa kesakitan lantaran tak bisa menghindar.
Veronika yang tak mau kalah pun membalas Rose dengan menarik rambut wanita itu dengan keras, kali ini ia tak akan diam tak peduli jika penghuni rumah itu akan melihat apa yang terjadi pada mereka.
“Sakit wanita ******!” umpat Rose kala merasakan panas di kulit kepala nya, tarikan Veronika seperti nya menggunakan tenaga dalam hingga membuat Rose meringis kesakitan.
“Lepasin rambut aku dulu!” ucap Veronika, ia sebenarnya tak ingin bermain kasar namun Rose lah yang memulai dan mau tak mau ia juga harus mengeluarkan tenaga dalam nya untuk melawan Rose yang tak ada apa apa nya itu bagi nya.
Tak ada yang mau mengalah, meskipun Rose meringis kesakitan tapi wanita itu juga tak berniat untuk melepaskan tangan nya dari rambut Veronika padahal wanita itu sudah memberi nya pilihan.
“Loh, non, nyonya kenapa jadi saling Jambak begini?” ucap Asih yang tanpa sengaja melihat majikan nya justru saling Jambak dengan adik mendiang majikan nya, jelas saja wanita itu bingung sekarang lantaran ia tahu bagaimana tabiat Rose.
Rose sangat manja jika sudah berada di rumah Kenzo dan di belakang Kenzo ia akan bersikap sangat tidak sopan pada siapapun bahkan termasuk pada mendiang kakak nya yaitu Jasmine.
Asih pun berlari keluar memanggil penjaga untuk melerai kedua wanita itu, namun yang ia temui bukan penjaga melainkan majikan nya yang baru saja pulang dari kantor.
__ADS_1
“Tuan, nyonya dan nona Rose bertengkar.” ucap Asih pada Kenzo yang terlihat begitu muram, pria itu jelas bingung mendengar penuturan Asih, bukan kah ia sudah mengusir Veronika? Tapi kenapa wanita itu masih ada di rumah nya?
Kenzo pun segera melangkahkan kaki nya memasuki rumah nya dan memang benar kedua wanita itu tengah saling menjambak rambut namun bukan hanya mereka, Sagara juga ada di sana dan mencoba melerai kedua wanita itu.
“Veronika! Rose!” ucap Kenzo lantang membuat kedua wanita itu menoleh pada nya, Rose seketika melepaskan tangan nya dari rambut Veronika dan segera memulai drama nya.
Rose menjatuhkan diri nya di lantai seraya memegangi kepala nya dan meringis kesakitan bak baru saja di ketuk dengan palu, benar benar ratu drama mawar busuk satu ini!
Kenzo pun segera menghampiri Rose dan membantu wanita itu berdiri, meskipun ia tahu Rose juga sama bersalah nya dalam hal ini lantaran ia tahu bagaimana sikap adik ipar nya itu, Kenzo sengaja membela Rose agar Veronika merasa sakit.
“Apa yang kau lakukan? Dan kenapa kau masih di sini? Bukan kah sudah ku katakan untuk pergi dari hadapan ku?” ucap Kenzo pada Veronika, entah berapa kali pria itu membentak istri nya hari ini, yang jelas Veronika tidak akan pergi semudah itu.
“Aku ingin menjelaskan...” ucapan Veronika terhenti kala telapak tangan besar Kenzo yang berada di depan wajah nya, Pria itu bahkan tak tertarik dengan penjelasan apapun yang akan Veronika ucapkan pada nya.
Bagi nya sudah jelas jika Veronika hanya ingin membuat orang orang memandang buruk pada mendiang istri nya yang bahkan tak pernah berbuat jahat pada siapapun.
Hingga Veronika yang tak siap pun hampir saja terjatuh di lantai jika saja Sagara tidak segera menahan tubuh nya di saat yang tepat, dan jangan tanya bagaimana wajah Kenzo saat itu.
Rasanya ia ingin segera menjauhkan tangan Sagara dari pinggang Veronika jika saja ia tak mengingat ia tengah merasa kecewa dengan wanita yang berstatus sebagai istri nya itu.
“Ken! Dia perempuan!” ucap Sagara yang tidak suka dengan sikap kasar Kenzo pada Veronika, sejak tadi siang ia sudah ingin membentak Kenzo jika saja kedua orang tua Kenzo tidak ada di sana.
Kenzo menatap lekat pada Sagara, ia benar benar tak ingin siapapun ikut campur dengan masalah rumah tangga nya, lagi pula Sagara tahu apa kesalahan Veronika dan ia masih saja membela wanita itu.
“Lalu? Aku harus diam saja mendengar semua ocehan tidak masuk akal nya tentang Jasmine ku?” ucap Kenzo datar pada Sagara, pria itu hanya diam seperti nya ia sudah terlalu jauh ikut campur dalam urusan rumah tangga orang lain.
“Jika kau ingin, kau bisa membawa wanita ****** ini bersama mu!” ucap Kenzo lalu melangkah kan kaki nya memasuki lift, sedangkan Veronika yang melihat itu segera ingin mengejar Kenzo namun tangan nya di tahan oleh Rose.
__ADS_1
“Kau tidak dengar? WA NI TA - JA LA NG!” ucap Rose menekan kan kata itu pada Veronika, lalu segera menyusul Kenzo yang sudah berada di lantai atas.
Veronika hanya bisa menatap kepergian suami nya, jujur hati nya sakit lantaran Kenzo yang kembali mengatai nya ******, namun ia harus tetap membuktikan jika ia tak bersalah.
Sagara menatap Veronika, ia benar benar merasa iba dengan wanita itu, untuk pertama kali nya ia merasa kasihan pada seorang wanita padahal selama ini ia tak ingin tahu apapun tentang masalah orang lain.
“Veronika, mau ku antar kau kerumah orang tua mu?” tawar Sagara pada Veronika, wanita itu menggeleng tanpa menoleh pada Sagara, ia tak berniat untuk pulang ke rumah orang tua nya lantaran tak ingin orang tua nya tahu tentang hal ini.
“Lalu apa? Kau ingin tetap berada di sini dan mendengar semua hinaan Kenzo pada mu? Lebih baik kau pulang dan pikirkan jalan keluar dari masalah ini dengan baik.”
Veronika diam, ya seperti nya apa yang Sagara katakan ada benar nya, memang ia harus memenangkan diri agar bisa memikirkan jalan keluar dari masalah yang ia hadapi saat ini.
“Ayo aku antar.” ucap Sagara, Veronika menurut saja kala Sagara menarik tangan nya dan membawa nya keluar dari rumah Kenzo, sedang kan Kenzo saat ini menatap dari jendela kamar nya kala Sagara membukakan pintu mobil untuk Veronika.
“Sial!!”
.
.
.
Halooo spesial hari ini Author up dua kali😍 hehe enggak bercanda gaada yang spesial, hari ini Author ada waktu luang jadi bisa up dua kali🤣
Ayo jangan lupa dukungan nya buat Author ya, Vote dan rate nya author tunggu!!!
Besok Senin dan semoga hari mu menyenangkan seperti haluan mu!😍🤣
__ADS_1
AUTHOR PADAHAL UDAH KIRIM JAM 8 MALAM LOH😭