
Jam dinding rumah Kak Nita sudah menunjukkan jam 9 pagi, dan benar saja Denny masih tertidur lelap di kamar Didit
Kak Nita: " Den....Den bangun... katanya mau jemput Key, kamu"
Denny ( sambil menguap Denny terbangun: " Iya Kak,makasih sudah bangunin Denny."
Kak Nita : "Mandi sana gih entar telat lagi sampai rumah Key. Kakak mau balik ke dapur dulu bikin kue buat Didit"
Denny : " iya kak, Denny mandi dulu"
setelah selesai mandi, Denny menuju dapur lagi karena Kak Nita belum selesai buat kuenya.
Denny : "Hai kak bikin kue apa itu?"
Kak Nita : "ini bikin muffin pisang kesukaan Didit dan Papanya. Kamu sarapan dulu gih sebelum ke rumah Key"
Denny :" Baik kak, Denny ambil makan dulu."
Denny dan Kak Nita memang kakak beradik yang sangat dekat sedari kecil sampai mereka sama-sama tumbuh dewasa, walaupun Kak Nita sudah berumah tangga tapi mereka masih saling dekat, bahkan Kak Nita adalah tempat Denny curhat segala apa yang dia rasakan, apalagi sekarang Denny membantu juga Kak Nita di klinik miliknya. Kebetulan Kak Nita seorang bidan tapi juga memiliki klinik kesehatan sendiri yang tidak hanya klinik untuk melahirkan tapi juga berbagai tindakan termasuk khitan dan Denny yang membantu Kak Nita saat ada yang mau khitan.
Denny : " Kak, Denny sudah selesai sarapan, Denny pamit ke rumah Key dulu ya, nanti sebelum ke rumah Bapak Ibu, Denny mampir sini dulu."
__ADS_1
Kak Nita : " Okey Den hati-hati di jalan, jangan lupa bawa Key ke sini dulu sebelum kerumah Bapak Ibu ya, kakak pingin jumpa Key juga."
Denny : " Baik Kak, Assalamualaikum."
Kak Nita: " Waalaikumsalam."
*********
Rumah Key
setelah perjalanan kira-kira 30 menit akhirnya sampai juga Denny di rumah Key, tapi terlihat motor metic Key belum ada, berarti Key pasti belum pulang dari sekolahnya dan nampak seorang laki-laki yang sudah berumur dan itu ayah Key.
Denny :"Assalamualaikum, Pak."
Denny : "Terima kasih pak, iya Pak mohon izin Denny untuk mengajak Key ke rumah Bapak Ibu Denny pak."
Ayah Key: " Bapak izinkan kamu ajak ketemu orang tuamu, bapak percaya padamu, tolong jaga anak bapak baik-baik ya Den."
Betapa terharunnya Denny mendengar pernyataan calon ayah mertua yang begitu baik hati, dan bisa menerima keberadaan Denny dengan baik. kemudian Denny berucap.
Denny: " Baik, Pak akan Denny pegang kepercayaan Bapak pada Denny. Terima kasih ya Pak.
__ADS_1
Ayah Key: " Santuy aja Den, I believe you pokoke hahaha." (ayah Key, walau dia seorang purnawirawan tentara, tapi memang pembawaan santai, walaupun selalu disiplin sama Key dan adiknya)
Ayah Key: " Duduk dulu sini atau pingin istirahat di kamar Key, bapak dengar dari a
Key, kamu baru saja pulang Dinas malam, sana istirahat dulu gih, itu ada Ibu di dapur, sedang selesaikan pesanan Snack untuk hajatan tetangga. Bapak tinggal dulu mau antar pesanan Snack ini"
Denny: " Baik pak terima kasih, Denny tunggu di depan TV saja pak, bentar lagi juga Key pulang."
Ayah Key: " Baiklah Den, bentar ya."
Denny: " Iya pak."
Tiba-tiba dari samping ruang tv terdengar suara perempuan yang terlihat parau tapi merdu
Ibu Key: " Nak Denny tho, ini ada cemilan sama minum ayo di nikmati dulu sembari menunggu Key."
Denny : " Baik Bu, terima kasih. ibu koq repot-repot saja."
Ibu Key: " tidak repot Nak, tadi Key sudah cerita kalau nak Denny mau kesini, dan kebetulan ibu juga baru ada beberapa pesanan snack, jadi ini semua sudah ada dirumah."
dalam hati Denny berkata, " Ya Allah ini Ayah Ibu Anak koq damai sekali, komunikasi mereka sangat lancar dan mereka saling dekat satu dan lainnya, betapa beruntungnya kalau aku berada di keluarga ini.
__ADS_1
bersambung.....