CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
BAB 95


__ADS_3

Kenzo dan Veronika memilih untuk segera pulang setelah melihat kelakuan Semula pada Gavin, pantas saja bayi kecil itu memiliki memar di paha nya, mereka sangat yakin jika memar itu di sebabkan oleh Seila.


Sepanjang perjalanan Veronika benar benar tidak bisa tenang, pikiran nya terus saja tertuju pada Gavin, ia segera meraih ponsel nya untuk menghubungi Ratmi agar segera mengambil Gavin dari Seila lantaran takut jika Seila akan semakin menyakiti Gavin.


“Halo mbak, Tolong ambil Gavin dari Seila Sekarang juga!” pekik Veronika kala Ratmi mengangkat telepon nya, Ratmi yang tidak tahu apapun jelas saja merasa bingung namun ia segera menuruti perintah majikan nya itu.


Setelah menghubungi Ratmi, Veronika kembali membentak sang sopir agar menambah kecepatan mobil nya, hati nya benar benar tidak tenang meskipun sudah meminta Ratmi untuk melindungi Gavin namun tetap saja ia merasa tidak tenang jika Gavin belum berada di dalam lindungan nya.


“Tenang sayang kita akan segera tiba.” ucap Kenzo berusaha menenangkan istri nya itu namun Veronika tidak bisa membohongi diri nya, ia tidak bisa memaksa diri nya untuk bersikap tenang saat ini.


Sedangkan di Mansion kini Seila sedang memukul Gavin dengsn keras lantaran bayi itu yang terus saja menangis membuat kepala nya merasa sangat pusing mendengar tangisan bayi kecil itu, ia bahkan mencubit nya lantaran pukulan tak bisa menghentikan tangisan bayi itu.


“Diam Gavin, aku pusing mendengar suara tangis mu!” sentak Seila pada bayi kecil yang tidak tahu apa apa itu, sudah di beri susu namun bayi itu menolak dan justru menangis dengan sangat kencang hingga Seila mendengar ketukan pintu dari luar.


Seila panik dan berusaha untuk menenangkan Gavin namun sama seperti sebelum nya, bayi itu tak juga diam, jelas saja bayi itu menangis kala merasakan sakit di tubuh nya akibat sikap kasar Seila yang tidak memiliki hari nurani.


Seila kemudian mengambil air yang ada di gelas lalu menyipratkan ke wajah nya agar terlihat sedang menangis, berpura pura khawatir lantaran Gavin yang terus saja menangis, Seila kemudian berjalan menuju pintu dan segera membuka pintu tersebut.


Terlihat wajah Ratmi yang sedikit khawatir, Ratmi segera masuk dan mengambil Gavin seraya mencoba menenangkan tangisan bayi itu, pantas saja majikan nya meminta nya untuk mengambil Gavin lantaran bayi itu menangis sangat keras.


“Mbak, Gavin terus saja menangis saya juga khawatir karena dia tidak menghentikan tangisnya.” ucap Seila berusaha mencari pembelaan agar tidak di curigai dan di salahkan oleh Ratmi, lantaran takut jika Ratmi akan mengadu pada Veronika dan bisa bisa ia akan di pecat.


Ratmi tak menjawab, wanita itu masih mencoba untuk menenangkan bayi itu hingga tatapan nya tertuju pada paha Gavin yang memiliki banyak memar di tubuh nya, jelas saja Ratmi sangat terkejut lantaran pertama kali nya ia melihat tubuh Gavin yang begitu menyedihkan.


“Ini kenapa? Kenapa bisa memar begini?” tanya Ratmi pada Seila, wanita itu mendadak gugup mendapat pertanyaan dari Ratmi.


“Sa-saya tidak tahu mbak.”

__ADS_1


“Bohong! Mana mungkin kau tidak tahu sedangkan kau yang selalu bersama nya.” sentak Ratmi, sejak awal ia memang tidak menyukai Seila, ia juga sudah curiga pada gadis itu yang selalu saja membawa Gavin ke dalam kamar.


Seila menggelengkan kepala menyangkal tuduhan yang Ratmi berikan, namun Ratmi sudah benar benar tidak percaya dengan Seila, ia pun membawa Gavin keluar dari kamar itu.


“Akan ku adukan pada nyonya Vero!” ucap Ratmi hendak keluar dari kamar Gavin namun Seila lebih dulu menarik rambut nya hingga membuat wanita itu meringis kesakitan di saat Ratmi lengah Seila mengambil kesempatan untuk merebut Gavin dari Ratmi.


“Jika kau berani mengadu maka akan ku pastikan mulut mu robek!” ancam Seila namun hal itu tak membuat Ratmi takut, Ratmi kembali mencoba untuk merebut Gavin namun Seila kembali mendorong tubuh Ratmi dan Segera keluar dari kemar Gavin, ia juga mengunci Ratmi dari luar dan segera memasuki lift.


Sesampainya di lantai bawah bersamaan dengan Kenzo dan Veronika, pasangan suami istri itu segera masuk kala melihat Seila yang berlari keluar dari lift seraya menggendong Gavin, langkah Seila terhenti kala melihat kedua majikan nya.


“Tu-tuan nyonya, Mbak Ratmi melukai Gavin.” ucap Seila yang justru melempar semua kesalahan nya pada Ratmi yang bahkan ingin menolong Gavin namun jelas saja Kenzo dan Veronika tidak percaya sedikit pun dengan apa yang Semula katakan.


Namun Kenzo dan Veronika juga tidak langsung bertindak lantaran tak ingin mengambil resiko untuk keselamatan Gavin, mereka memilih untuk berpura pura percaya pada ucapan Seila agar bisa mengambil Gavin dari Seila.


“Kenapa Ratmi menjadi seperti itu?” ucap Veronika lalu mengambil Gavin dari Gendong Seila lalu segera menjauh dari gadis itu setelah mendapatkan Gavin, ia segera berlindung di balik tubuh Kenzo.


“Lepas! Nyonya tuan kenapa saya yang di tangkap? Seharus nya Ratmi yang di tangkap!” pekik Seila yang tak terima lantaran di tangkap oleh keamanan.


Veronika menyerahkan Gavin pada Kenzo lalu menghampiri Seila yang masih saja memberontak dan menuduh Ratmi padahal Veronika dan Kenzo sudah tau siapa yang bersalah di sini.


Plak....! Plak...! Plak...!


“Berani kau menyakiti putra ku, dasar wanita sialan!” umpat Veronika menghajar Seila habis habisan, ia benar benar tidak mengampuni Seila, tak hanya menampar, Veronika bahkan menendang dan menjambak rambut Seila meluapkan emosi nya pada gadis itu.


Seila tentu saja sempat membalas namun tenaga Veronika jauh lebih kuat dari nya, Veronika lagi lagi menghajar Seila tanpa ampun hingga gadis itu tergeletak di lantai tak berdaya.


“Bangunn!!!” ucap Veronika seraya menarik Seila untuk segera bangun, rasa nya ia belum puas untuk memberikan pelajaran pada orang yang berani menyakiti putra nya.

__ADS_1


“Kenapa kau menyakiti putra ku?!” tanya Veronika pada Seila, tak peduli bagaimana keadaan Seila saat ini yang jelas ia menginginkan jawaban dari mulut Seila.


“Karena anda!”


Veronika terkejut mendengar pengakuan Seila, tanpa sadar ia melepaskan tangan nya dari rambut Seila membuat Seila mengambil kesempatan untuk membalas perbuatan Veronika pada nya.


“Akhh!!” Ringis Veronika kala merasakan sakit di kepala nya akibat jambakan dari Seila, sedangkan Kenzo kini segera meminta penjaga untuk membantu Veronika namun di halang oleh Veronika, lantaran merasa jika ini adalah urusan nya dengan Seila, ia sendiri yang akan memberikan hukuman pada gadis tidak tahu diri ini.


“Memang apa yang aku lakukan sehingga kau menyakiti putraku?” sentak Veronika kembali menarik rambut Seila.


“Karena anda memiliki kehidupan yang diinginkan oleh semua wanita! Anda memiliki suami yang tampan dan juga kaya dan sangat mencintai anda!”


Mendengar hal itu Veronika sadar jika Seila cemburu pada kehidupan nya, namun hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk nya menyakiti bayi yang tidak bersalah itu.


“Lalu apa kau pikir dengan menyakiti anak ku bisa mendapatkan kehidupan seperti ku?” sentak Veronika geram.


“Setidak nya anak mu yang merasakan ketidakberuntungan sama seperti ku.” ucap Seila seraya tertawa, benar benar seperti orang kehilangan akal.


”Dasar wanita sialan!”


.


.


.


Seila serem banget sihh😳 kasian Gavin yang gatau apa apa 🥺

__ADS_1


Jangan lupa dukungan untuk author guys🥰


__ADS_2