
"Sedih banget." Ucap Jesselyn yang telah selesai menonton sambil menghapus air matanya.
"Chat Shoto ah." Ucap Jesselyn yang langsung mencari kontak Tomioka Shoto di Helloapp.
"Shoto, punggungmu masih sakit?" Tanya Jesselyn yang penasaran melalui pesan.
Beberapa menit kemudian, Tomioka Shoto masih belum membalas pesan Jesselyn.
"Lagi sibuk kah?" Tanya Jesselyn yang bingung sambil melihat chat nya kepada Tomioka Shoto.
Jesselyn pun menunggu beberapa menit lagi.
"Kok masih belum balas ya? Benar-benar sibuk banget kah?" Tanya Jesselyn yang tak sabar sambil melihat isi chat nya kepada Tomioka Shoto.
Jesselyn pun menunggu balasan dari Tomioka Shoto hingga satu jam.
"Udahlah." Ucap Jesselyn yang putus asa.
Di kamar milik Tomioka Shoto di Jepang, tampak Tomioka Shoto yang sedang membuat suatu alat.
"Hello?" Tanya Tomioka Shoto sambil mendekatkan mulutnya ke alat tersebut.
"Hello." Jawab Gagak sambil menatap Tomioka Shoto.
Alat tersebut tidak mengeluarkan suara apapun.
"Gagal lagi dong." Ucap Tomioka Shoto sambil mengacak-acak rambutnya karena sangat frustasi.
Tomioka Shoto pun menatap Gagak.
"Biip biip." Ucap Gagak yang menirukan suara notifikasi Helloapp Tomioka Shoto sambil menatap hp Tomioka Shoto.
Tomioka Shoto pun langsung membuka hpnya.
"Enggak sakit lagi, maaf ya, aku lagi kerja tadi." Balas Tomioka Shoto yang merasa bersalah.
"Oh, ok, gapapa. Kamu kerja pagi aja, yang semangat ya!" Pesan Jesselyn sambil tersenyum dan menggoyangkan kakinya.
"Siap!!!!" Balas Tomioka Shoto yang sangat bersemangat.
Tomioka Shoto pun kembali memperbaiki alat tersebut.
"Semoga berhasil." Ucap Jesselyn sambil tersenyum dan menatap langit-langit rumah.
Di sisi lain, Suzuki Shinobu yang baru sampai di rumah pun kaget melihat video di sosmed Tomioka Shoto. Tapi, Ayah Jesselyn mengirimkan link video kepada Suzuki Shinobu. Suzuki Shinobu yang penasaran pun langsung melihat isi link yang diberikan Ayah Jesselyn. Isi video tersebut merupakan tata cara untuk mengedit video agar hasilnya sama seperti yang dipublikasikan Tomioka Shoto.
__ADS_1
"Terlalu ingin membela selingkuhan hingga membuat harga diri sendiri turun sampai di titik 0 #Jesselynisabitch #TomiokaShotoisaliar" Keterangan yang dibuat oleh Ayah Jesselyn.
"Hahaha, bagus sekali " Ucap Suzuki Shinobu sambil tertawa.
Suzuki Shinobu pun melihat komennya.
"Betul banget caption-nya." Komentar salah satu netizen.
"Entah apa yang bisa dibanggakan dari selingkuhannya, mendingan juga Suzuki Shinobu yang udah menang cantik, kaya, baik lagi." Komentar netizen lainnya.
"Ayo dukung terus Suzuki Shinobu!!" Komentar netizen yang lain.
"Hahahahahaha." Tawa Suzuki Shinobu karena melihat rencananya berhasil.
"とても良い。" Translate "Sangat bagus." Ucap Suzuki Shinobu sambil tersenyum bahagia.
Ayah Jesselyn pun melihat pesan yang dikirimkan Jesselyn.
"***** tetaplah *****." Balas Ayah Jesselyn sambil menahan tawa.
Ayah Jesselyn pun membagikan tangkapan layar yabg berisi chatnya dengan anaknya.
"#Lontetetaplahlonte" Keterangan yang dibuat Ayah Jesselyn.
Ayah Jesselyn oun langsung membagikan link berisi tangkapan layar tersebut. Dalam sekejap, netizen langsung berkomentar. Rata-rata netizen menuliskan #Jessselynisabitch dan #Lontetetaplahlonte.
"Saya sudah chat anda baik-baik! Kenapa anda seperti itu?" Tanya Jesselyn yang masih berusaha menahan emosi.
Jesselyn yang penasaran terhadap postingan terbaru dari pembully onlinenya pun melihatnya.
"Wih, pahala gue banyak banget. Makasih ya, udah kasih pahala dengan gratis." Komentar Jesselyn di postingan terbaru pembully onlinenya.
Jesselyn pun melihat pesan yang diterima dirinya dari orang lain.
"Wih, ada channel di tv mau undang aku." Ucap Jesselyn yang merasa bahagia.
"Tapi kan, biasanya channel di tv undang orang yang membuat masalah gak sih? Gue kan enggak buat masalah. Trus nanti juga, gue pasti ikut dibully sama hostnya. Gak dulu deh." Ucap Jesselyn sambil melihat pesan yang diberikan admin channel TV.
"Maaf, gak dulu." Balas Jesselyn sambil tersenyum.
Di sisi lain, Jason sedang melihat postingan orang lain di akun sosmednya. Jason pun melihat satu video yang berisi perbandingan antara Jesselyn dan Suzuki Shinobu. Semua tentang hal buruk di video tersebut milik Jesselyn dan yang baik milik Suzuki Shinobu.
"Sampah kok dipilih sih?" Keterangan yang dibuat pengunggah.
Jason pun langsung emosi dan mencari akun asli yang menyebarkan hoax.
__ADS_1
"Bodoh kali kau dek." Komentar Jason di video tersebut.
Jason pun melihat postingan dari pembully online Jesselyn. Jason yang melihat tutorial edit pun langsung membuka laptopnya. Tomioka Shoto mengikuti langkah-langkah yang dibuat sambil direkam.
"Wih, nampak kali palsunya." Ucap Jason sambil melihat hasil editannya.
Jason pun mengunggah video saat dia mengedit.
"Kalau gak bisa ngedit jangan kasih tutor ya dek." Keterangan yang dibuat Jason.
Video Jason pun banyak ditonton orang. Jason pun langsung melihat isi komentar.
"Kok kamu dukung selingkuhannya sih? Kamu dibayar berapa?" Tanya salah satu netizen.
"Dicoba dulu dek, belum dicoba udah fitnah orang!" Balas Jason sambil emosi.
"Ini hoax ya guys!" Komentar netizen yang lain.
"Bacot." Ucap Jason yabg semakin emosi.
Jason yang emosi memutuskan untuk tidak melihat komentar lagi. Dia pun lanjut melihat postingan dari orang lain.
"Hallo guys, kita mau buat pengumuman. Kan baru-baru ini ada kabar bahwa ada orang yang dari perusahaan yang cukup besar yang diduga mengedit video berdurasi hingga lebih dari 5 jam. Itu dibongkar sama salah satu akun fake yang lumayan terkenal. Nah, kita sebagai editor video pengen review melalui live di YouTube. Kalian jangan lupa ikutin ya! Lusa jam 19.00 WIB." Ucap seorang youtuber yang terkenal di dalam video.
"Tengok aja nanti!" Ucap Jason yang emosi sambil menatap layar hpnya.
Di sisi lain, Keluarga Tomioka yang baru pulang ke hotel karena sudah malam pun melihat postingan yang dipublikasikan oleh Tomioka Shoto.
"Menakutkan sekali." Ucap Ibu Shoto sambil menutup mulutnya dan menangis histeris.
Ayah Shoto pun memegang bahu istrinya untuk menenangkannya. Nenek Shoto pun menggelengkan kepalanya.
"Kenapa aku baru tau?" Tanya Ibu Shoto sambil menangis.
"Andai saja waktu itu aku memilih untuk tidak bekerja." Ucap Ibu Shoto yang sangat menyesal sambil menangis.
"Shoto memang anak yang sangat baik ya." Ucap Nenek yang sangat menyesal sambil menundukkan kepalanya.
"Benar." Ucap Ayah Shoto yang ikut menitikkan air matanya.
Ibu Shoto pun menghapus air matanya dan langsung membuka aplikasi untuk mengirimkan uang secara online.
"Apakah harga operasinya masih sama?" Tanya Ibu Shoto yang kembali menangis.
"Tapi, Shoto bilang tidak perlu." Jawab Ayah Shoto yang merasa sedih sambil mengelus punggung istrinya dengan tujuan istrinya bisa lebih tenang.
__ADS_1
Bersambung...
Update setiap hari, pukul 20.00 WIB.