CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
BAB 98


__ADS_3

“Kenapa parfum mu seperti bau parfum perempuan? apa kau baru saja berpelukan dengan perempuan lain?” ketus Veronika tajam kala mencium aroma parfum yang tak asing di hidung nya namun ia tahu jika itu bau parfum perempuan dan jelas ia bertanya pada Kenzo.


Kenzo mengusap wajah nya kasar kala mendapat pertanyaan dari Veronika, ingin sekali rasa nya meneriaki Veronika namun ia tak tega lantaran wanita itu akan kembali menangis dan hal itu membuat Kenzo akan merasa bersalah lantaran ia benar benar tidak bisa melihat Veronika menangis.


“Sayang, bukan kah tadi pagi kau meminta ku memakai parfum mu karena tidak suka dengan aroma parfum ku?” tanya Kenzo sudah sangat lembut agar wanita itu tak lagi salah paham, takut saja jika Veronika menganggap Kenzo sedang marah dan akan kembali menjadi masalah.


Veronika diam sejenak seperti nya tengah mengingat kejadian pagi tadi, tak lama ia pun mengangguk setelah mengingat perdebatan nya dengan Kenzo tadi pagi lantaran meminta Kenzo untuk memakai parfum nya sedangkan pria itu menolak lantaran tak ingin di tertawa kan oleh karyawan nya karena memakai parfum perempuan.


Namun Kenzo akhir nya pasrah kala wajah Veronika yang berubah sedih, entah mengapa ia merasa Veronika sering berdrama belakangan ini agar Kenzo mau menuruti keinginan nya, namun jika sedang bersama Gavin Veronika akan sangat berbeda, ia hanya berubah jika sedang bersama Kenzo.


“Aku lupa.” ucap Veronika datar seperti nya ia sedang menutupi rasa malu nya lantaran menuduh Kenzo yang tidak tidak namun tetap tidak ingin di salahkan, Kenzo pun akhirnya bernafas lega di hadapan Veronika namun lagi lagi wanita itu menatap tajam pada nya seakan akan bernafas saja Kenzo salah.


Kenzo pun kembali duduk di kursi nya dan melanjutkan pekerjaan nya yang tak lagi banyak itu yang sempat tertunda lantaran melihat Veronika yang berlari menuju kamar mandi pribadi di ruangan nya, tak lama ponsel Veronika berdering wanita itu segera melihat namun seketika wajah nya gugup kala melihat nama Dirga di sana.


“Ya ampun kenapa menelpon di saat sekarang?” ucap Veronika membatin, namun Kenzo justru terganggu lantaran Veronika tak juga mengangkat telepon nya membuat Kenzo menatap Veronika, wajah wanita itu juga sedikit panik menatap layar ponsel nya dan jelas saja hal itu membuat Kenzo sedikit curiga.


“Kenapa tidak di angkat?” tanya Kenzo pada Veronika.


Veronika jelas terkejut mendengar suara Kenzo, dengan cepat ia menggeleng kan kepala seraya tersenyum manis, berbeda sekali dengan raut wajah yang ia tunjukkan pada Kenzo sebelum nya hanya karena mendengar pria itu mende sah berat.


“Ti-tidak penting.” ucap Veronika memasukkan kembali ponsel nya ke dalam tas kala deringan ponsel itu berhenti, namun tak lama ponsel nya itu kembali berdering dan di sini Veronika benar benar sangat panik, ia kemudian memilih untuk mengangkat telepon Dirga namun sedikit menjauh dari Kenzo lantaran tak ingin pria itu tau jika yang menghubungi nya adalah Dirga.

__ADS_1


“A-aku angkat telepon dulu.”


Kenzo mengerutkan kening nya, aneh saja pada Veronika karena tak biasa nya wanita itu harus menjauh hanya karena mengangkat telepon dan biasa nya yang menelpon hanya keluarga mereka saja lantaran Veronika tidak memiliki banyak teman dekat selain mendiang Jasmine.


Diam diam Kenzo mengikuti Veronika, entah mengapa ia merasa ada yang tidak beres dengan istri nya, ia memang tidak ingin berprasangka buruk namun otak nya terus saja meminta nya untuk berpikir tentang keanehan Veronika.


“Di cafe alam? Baiklah aku akan segera kesana.”


Veronika pun kembali setelah mematikan sambungan telepon nya, takut jika Kenzo merasa curiga pada nya, ia kembali dan melihat Kenzo yang sedang berkutat dengan pekerjaan nya membuat Veronika bernafas lega, beruntung Kenzo tidak curiga pada nya.


“Kak, aku harus pulang dulu karena sudah terlalu lama meninggalkan Gavin di rumah.” ucap Veronika lembut.


Kenzo menatap Veronika sejenak berpikir kenapa istri nya berbohong? Padahal jelas Kenzo mendengar jika Veronika ingin menemui seseorang di cafe, tapi kenapa Veronika tidak ingin jujur? Dan siapa yang ingin ia temui? Kenapa ia tidak mengajak Kenzo?


Veronika mendekati Kenzo dan mengecup bibir pria itu sebelum ia pergi, namun Kenzo tak membalas kecupan nya juga tak tersenyum sedikit pun, memang sedikit aneh tapi Veronika mengira mungkin karena suami nya itu tengah sibuk berkutat dengan pekerjaan nya.


Veronika kemudian keluar dari ruangan Kenzo tanpa sadar jika Kenzo juga mengikuti nya diam diam, pria itu meninggalkan pekerjaan nya demi mengetahui siapa yang istri nya temui, sengaja ia diam diam lantaran tak ingin jika nanti Veronika merasa di curigai jika yang Veronika temui adalah seorang perempuan maka bisa saja Veronika nanti nya marah pada Kenzo lantaran menganggap Kenzo menuduh nya yang tidak tidak.


Terlihat Veronika sudah memasuki mobil nya, melihat itu Kenzo pun segera memasuki mobil nya dan mengikuti mobil yang Veronika tumpangi berharap jika Veronika tidak berhenti di sebuah cafe seperti yang ia dengar saat istri nya itu menelpon seseorang.


“Ayolah Vero jangan buat aku memikirkan hal yang tidak tidak tentang mu.” gumam Kenzo menatap mobil Veronika yang berada tak jauh di depan mobil yang ia tumpangi.

__ADS_1


Tak lama mobil Veronika berhenti di sebuah cafe membuat jantung Kenzo berpacu dengan sangat cepat, Veronika benar benar mampir di cafe sama seperti yang ia katakan di telepon, meskipun sudah merasakan hal yang tidak enak namun Kenzo masih berusaha untuk berpikiran positif, kini ia hanya harus melihat siapa yang Veronika temui.


“Tak masalah, mungkin ia ingin menemui salah satu teman nya.” ucap Kenzo membatin.


Tak lama Veronika keluar dari mobil nya dan memasuki cafe tersebut, Kenzo juga sama mengikuti istri nya itu diam diam, namun baru saja masuk ke dalam cafe tersebut Kenzo di buat mati kutu tak bisa memikirkan apapun lagi kala melihat Veronika menemui seseorang yang benar benar Kenzo cemburui di dunia ini.


“Apa yang mereka lakukan?” ucap Kenzo tak lagi mampu menahan sesak di dada nya, ia segera menghampiri kedua manusia itu namun yang pertama ia tatap adalah Dirga, entah mengapa ia merasa terkhianati oleh Dirga.


Bugh!


“Akkhhhh!!! Kak!!” pekik Veronika kala melihat Dirga yang terjatuh di lantai akibat serangan dari seseorang, Veronika menatap pria itu yang ternyata adalah Kenzo, mata nya seketika membulat tak percaya jika Kenzo berada di tempat yang sama dengan nya dan Dirga.


“Kenapa kau menghubungi istri ku brengsek!” umpat Kenzo pada Dirga, tinjuan demi tinjuan masih ia layangkan pada Dirga rasa nya ia ingin membunuh pria itu saat itu juga jika saja Veronika tidak meminta nya untuk berhenti.


Veronika pun berusaha untuk menghentikan Kenzo namun tanpa sengaja Kenzo justru menepis tangan Veronika dengan keras hingga membuat wanita itu terjatuh dan tak sadarkan diri, semua orang berteriak kala melihat Veronika yang pingsan membuat Kenzo segera menoleh ke belakang.


“Veronika!” pekik Kenzo segera menghampiri Veronika yang sudah tak sadarkan diri.


.


.

__ADS_1


.


Dukungan nya buat Author jangan lupa ya guys, terima kasih🥰


__ADS_2