
"Pakai legging lah, dasar mesum!" Jawab Suzuki Shinobu sambil menatap sinis sekretarisnya.
"Maaf." Ucap sekretaris yang merasa bersalah sambil menyetir.
"Kita pulang ke rumah kah nyonya?" Tanya sekretaris yang sedang menyetir.
"Pulang ke rumah." Jawab Suzuki Shinobu sambil melihat ke luar jendela.
"Baik." Jawab sekretaris sambil tersenyum dan menyetir ke rumah.
Di sisi lain, terlihat Jesselyn yang bosan sedang melihat hpnya di kamar.
"Aduh, bosan banget gue." Ucap Jesselyn sambil melihat video di hpnya dan berbaring.
Jesselyn pun mencoba untuk tidur.
"Tidur gak bisa, main hp gak seru, bosen banget loh aku." Ucap Jesselyn yang kesal dengan kebosanannya dan menaruh hpnya di samping.
"Gue harus ngapain ini?" Tanya Jesselyn yang masih merasa kesal.
Jesselyn pun kembali menatap hpnya dan membuka salah satu medsosnya.
"Loh, kok ada yang berani buat postingan untuk ngehate aku?" Tanya Jesselyn yang kaget sambil menatap ponselnya.
Jesselyn pun melihat nama pengguna.
"Jesselyn_is_*****_" Ucap Jesselyn yang menyebutkan nama penguna.
Jantung Jesselyn pun langsung berdebar dengan sangat cepat.
"Apa apaan ini? Sok akrab banget sih!" Ucap Jesselyn yang merasa kesal dan emosi.
Jesselyn melihat foto dia bersama laki-laki lain di klub. Jesselyn pun langsung memberikan komentar.
"Heh! Kita itu gak kenal! Gak usah sok akrab deh! Jijik banget! Pake akun lo yang asli dong kalau berani! Kalau masih pake akun palsu jangan sok keras ya dek! Buat netizen, pinter dikit ya! Foto editan kayak gitu aja kalian percaya! Percaya tuh sama Fakta ya!" Tegas Jesselyn yang memberikan komentar.
Dalam sekejap, komentar Jesselyn pun langsung dibanjiri balasan komentar dari netizen.
"Kalau beneran salah ngaku aja kali! Gak usah cari pembelaan! Sok suci banget sih!" Balas salah satu netizen.
__ADS_1
"Selingkuhan orang jangan sok keras ya!" Balas netizen lainnya.
"Jadi selingkuhan orang aja belagu banget." Balas netizen yang lain.
Jesselyn yang tak terima dengan komentar itu langsung memberikan pesan pribadi kepada pemilik akun.
"Halo, permisi. Kamu kenapa buat hal ginian ya? Aku ada salah apa ya sama kamu? Kamu kenapa jahat banget? Aku gak pernah jahatin orang loh." Pesan Jesselyn yang sedikit gemetaran.
Jesselyn pun keluar dari medsosnya dan beralih ke medsos lainnya. Jesselyn sedang mengscroll video.
"Jadi, gue denger ada kasus baru. Yaitu si Jesselyn ini jadi selingkuhan Tomioka Shoto. Nah, gue punya kejadian buruk sama dia. Jadi, salah satu keluarga gue dibunuh sama dia. Dan polisi itu gak nangkap si Jesselyn. Gue gak tau kenapa si Jesselyn gak ditangkap, tapi menurutku dia nyogok polisi supaya dia dibebasin. Ya, ini karma si buat lu." Ucap seorang wanita yang merupakan seleb terkenal di medsos tersebut.
"Oh, ini mirip banget sama muka pelaku waktu itu." Ucap Jesselyn sambil tertawa girang
"Yakin aku salah sama keluargamu? Siap-siap karirmu hancur ya." Komentar Jesselyn di video tersebut.
"Up video itu aja kali ya?" Tanya Jesselyn sambil tersenyum.
Jesselyn pun mencari video cctv di medsos tersebut saat dia sedang dilecehkan.
"Yah, di cut semua. Pantes lah mereka bisa mikir gue pelaku pembunuhan, ternyata di cut." Ucap Jesselyn yang kesal sambil mengscroll.
Jesselyn pun langsung menyimpan dan meng-upload videonya.
"Yakin aku pelaku pembunuhan?" Tanya Jesselyn di caption video saat dilecehkan.
"Terpaksa deh aku nonton masa lalu yang buruk banget." Ucap Jesselyn sambil tersenyum lemah.
Jesselyn pun keluar dari medsosnya dan memutuskan untuk berbaring. Jesselyn pun kembali mengingat masa-masa saat dia dilecehkan. Tanpa disadari, Jesselyn pun menitikkan air mata.
"Apa aku masih bisa dibilang bersih?" Tanya Jesselyn sambil menatap kaca di lemarinya.
"Andai saja aku tidak menaiki ojek saat itu." Ucap Jesselyn yang merasa sedih.
"Tapi, apakah amal yang kulakukan sebelum kejadian itu kurang? Sampai aku harus dilecehkan dan dicaci maki saat ini?" Tanya Jesselyn yang merasa sedih.
"Atau karena sebentar lagi aku akan segera menikah dengan orang yang baik dan hebat banget sehingga Tuhan memberikanku cobaan untuk memastikan dia mendapat yang sepadan?" Tanya Jesselyn yang masih merasa sedih sambil menatap dirinya di kaca.
Jesselyn pun tersenyum.
__ADS_1
"Aku pasti bisa, aku yakin banget 100%." Ucap Jesselyn sambil tersenyum percaya diri.
"Mending sekarang aku belajar bahasa Jepang." Ucap Jesselyn yang langsung menatap hpnya dan mulai belajar.
Dia sisi lain, Tomioka Shoto sudah sampai di rumahnya yang di Jepang. Dia pun buru-buru mengobrak-abrik lemarinya untuk mencari foto dan video sebagai bukti.
"Lebih baik aku foto punggungku dulu." Ucap Tomioka Shoto yang langsung memposisikan kameranya.
Tomioka Shoto pun berhasil foto punggungnya. Tomioka Shoto langsung memberikan pesan ke Jesselyn.
"Jes, aku kirim foto punggung aku boleh gak?" Tanya Tomioka Shoto dalam pesan.
Jesselyn yang kebetulan baru memegang ponselnya langsung membalas pesan Tomioka Shoto.
"Boleh." Jawab Jesselyn melalui pesan.
"Aneh banget." Ucap Jesselyn yang merasa aneh.
Tomioka Shoto pun langsung mengirimkan foto punggungnya yang dipenuhi bekas luka bakar.
"Kenapa punggung kamu?" Tanya Jesselyn yang khawatir.
"Bentar lagi kamu lihat di akun medsos aku ya!" Perintah Tomioka Shoto dalam chat yang masih mencari foto dan video bukti.
"Ok. Trus kamu kirim foto itu ngapain? Kan aku bisa lihat juga di akun medsos kamu?" Tanya Jesselyn yang bingung.
"Aku pengen kau jadi wanita pertama yang melihat punggungku karena belum satu marga sama aku." Jelas Tomioka Shoto sambil tersenyum dan langsung mencari foto dan video bukti.
"Awww, so sweet banget sih kamu." Balas Jesselyn yang merasa terharu.
"Hoki banget aku dapat cowok ke gini." Ucap Jesselyn yang sangat terharu sambil menyingkirkan air matanya yang jatuh.
"Akhirnya ketemu." Ucap Tomioka Shoto sambil memegang foto dan flash disk.
Tomioka Shoto dengan cepat memindahkan file di flashdisk. Beberapa menit kemudian, Tomioka Shoto berhasil memindahkan filenya. Tomioka Shoto pun mengedit dengan cara membuat wajah murid biasa menjadi buram video tersebut. Tomioka Shoto pun dengan cepat meng-upload video saat dia dibully di sekolah dan foto punggung saat dia masih kecil yang sudah ada luka bakar akibat disiram air panas. Dia juga menambahkan foto punggung dirinya saat ini yang masih terlibat bekas luka bakar.
"Aku meng-upload ini bukan untuk meminta belas kasihan dari kalian. Aku meng-upload ini hanya untuk menegakkan keadilan. Sejujurnya, aku tidak terlalu berharap permintaan maaf dari pelaku pembully tersebut. Tujuan utama saya adalah ingin memberitahukan bahwa tidak mungkin saya menikahi pembully saya sendiri. Dan juga tolong berhenti menghina Jesselyn! Mau bagaimanapun juga Jesselyn tetap yang terbaik untukku." Keterangan Tomioka Shoto saat meng-upload foto dan video tersebut.
Bersambung...
__ADS_1
Update setiap hari, pukul 20.00 WIB