CINTA TAK TERDUGA

CINTA TAK TERDUGA
Di pemandian air panas


__ADS_3

"Aku bawa 2 baju lengan pendek dan juga celana. pendek." Jawab ibu Shoto sambil menunjukkan pakaiannya.


"Oh." Ucap Ayah Shoto yang merasa aman.


"Ini bajumu, ini baju mama." Ucap ibu Shoto sambil mengeluarkan pakaian ayah dan nenek Shoto.


"Terima kasih." Ucap ayah dan nenek Shoto secara bersamaan sambil mengambil pakaian mereka.


"Kalian pergi ganti baju duluan aja!" Perintah Tantenya Jesselyn sambil tersenyum.


Jesselyn, Manda, Devi, Vero, Jason, dan keluarga Shoto pun pergi ke kamar mandi untuk mengganti baju.


"Kita masuk ke kolam ini dulu kah?" Tanya Jesselyn yang bingung.


"Boleh." Ucap Manda sambil masuk ke dalam kolam diikuti yang lainnya kecuali Tomioka Shoto dan Jason.


"Jesselyn sangat imut memakai baju berenangnya." Ucap Jason dalam hati.


"Kamu kenapa menatap Jesselyn seperti itu?" Tanya Tomioka Shoto yang penasaran.


"Emang kenapa? Masalah buat lu?" Tanya Jason sambil mengangkat salah satu alisnya.


"Ya." Jawab Tomioka Shoto sambil menatap mata Jason.


"Gak usah sok peduli deh! Lu itu bukan siapa-siapa dia!" Tegas Jason yang langsung tersenyum miring.


"Aku pacarnya." Ucap Tomioka Shoto dengan pedenya.


"Jesselyn nerima lo? Jangan mimpi dek!" Tegas Jason yang merasa tersaingi.


"Lu tanya aja sendiri." Ucap Tomioka Shoto sambil tersenyum.


"Jes, dia pacar lo?" Tanya Jason sambil menunjuk Tomioka Shoto.


Jesselyn pun menganggukkan kepalanya.


"Njir.. Beneran pulak." Ucap Jason dalam hati yang merasa sangat kesal.


"Kok diem?" Tanya Tomioka Shoto sambil tersenyum penuh kemenangan.


"Bacot lu!" Bentak Jason yang langsung menceburkan dirinya ke air.


Tomioka Shoto hanya tersenyum kemudian menceburkan dirinya ke kolam.


"Airnya dingin." Ucap Tomioka Shoto dalam hati.


"Guys, pindah ke sana aja yuk!" Ajak Jesselyn menunjuk kolam di depannya.


"Yuk!" Jawab Tomioka Shoto yang kembali naik keluar dari kolam.


"Tapi di sana kelihatan panas kali loh. Uap-uapnya kelihatan banget." Ucap Manda sambil menunjuk kolam tersebut.


"Di sini gak kerasa panas sama sekali." Ucap Devi yang ingin segera ke kolam lain.


"Ya udah, kalian aja." Ucap Manda sambil menggosok tangannya.


Jesselyn, Vero, Jason, dan Devi pun keluar dari kolam.


"Manda, kau beneran gak mau ikut?" Tanya Jesselyn yang bingung.


"Enggak lah kak, di sini aja kulitku udah terasa kebakar." Jawab Manda yang terlihat kesakitan.

__ADS_1


"Oh, ok." Ucap Jesselyn sambil berjalan ke kolam di depan diikuti yang lain.


Jesselyn yang mengira airnya tidak terlalu panas pun langsung menceburkan dirinya.


"Ih.. Panas kali." Ucap Jesselyn yang kaget sambil berusaha untuk naik ke permukaan.


"Hahahah." Tawa Vero melihat Jesselyn yang langsung turun.


"Tu lah, mending di sini, gak terlalu panas." Ucap Manda yang berusaha membujuk agar mereka kembali.


"Itu hanya karena belum terbiasa." Ucap Tomioka Shoto sambil menatap Jesselyn.


"Emang panas kali?" Tanya Devi yang penasaran.


"Iya kak." Jawab Jesselyn sambil memegang tubuhnya yang terasa sangat panas.


Devi pun langsung menaruh tangannya ke dalam kolam.


"Ih, panas kali." Ucap Devi sambil menggosok tangannya.


Keluarga Shoto baru saja selesai mengganti baju dan pergi ke kolam. Nenek Shoto yang baru datang pun segera menceburkan dirinya.


"Masuklah! Air di kolam ini tidak terlalu panas." Ucap nenek Shoto sambil berjalan ke tepi lain kolam untuk ber sender.


Ibu dan Ayah Shoto pun masuk ke dalam kolam.


"Panasnya pas." Ucap Ibu Shoto sambil tersenyum.


"Benar, suhu air panasnya pas." Ucap Ayah Shoto yang langsung berjalan ke tepi lain kolam untuk ber sender.


"Kok bisa gak kerasa panasnya?" Tanya Jesselyn yang merasa bingung.


"Mungkin karena kamu baru pertama kali ke kolam air panas." Jawab Tomioka Shoto sambil mulai membasahi tangan dan kakinya dengan air kolam.


"Njir, panas kali." Ucap Jason dalam hati.


"Kamu gak merasa panas Jas?" Tanya Jesselyn yang penasaran.


"Gak, biasa aja." Ucap Jason sambil membuang muka.


Tomioka Shoto hanya menatap sinis Jason. Setelah merasa cukup, Tomioka Shoto pun menceburkan dirinya ke dalam kolam.


"Jesselyn, sudah tidak terlalu panas lagi." Ucap Tomioka Shoto sambil tersenyum dan menatap Jesselyn.


"Beneran?" Tanya Jesselyn yang mencoba memastikan.


Tomioka Shoto pun menganggukkan kepalanya. Jesselyn pun masuk ke dalam kolam tersebut.


"Beneran dong." Ucap Jesselyn sambil tersenyum.


Vero dan Devi pun masuk ke dalam kolam.


"Hahahaha." Tawa penuh kemenangan Devi.


"Jes, kamu bisa berenang gak?" Tanya Tomioka Shoto yang penasaran sambil tersenyum.


"Bisa dikit-dikit." Jawab Jesselyn sambil tersenyum.


"Mau lomba berenang?" Tanya Tomioka Shoto yang mencoba menantang.


"Iya loh, besok muka merah semua karena kena air panas." Jawab Jesselyn sambil tersenyum pasrah.

__ADS_1


"Hahaha." Tawa Tomioka Shoto mendengar jawaban Jesselyn.


"Makanya kalau kasih tantangan itu dipikir dulu pakai otak." Ucap Jason sambil menatap sinis Tomioka Shoto.


Tomioka Shoto pun terdiam dan menghiraukan ucapan Jason. Abu pun datang ke kolam Jesselyn.


"Loh, Abu kok kamu di sini?" Tanya Jesselyn yang bingung sambil mendekati Abu.


"Miaw." Jawab Abu yang merasa penasaran.


"Jangan masuk ya, kemarin kamu baru mandi loh!" Perintah Jesselyn sambil menatap Abu.


"Miaw." Jawab Abu sambil duduk di pinggir kolam.


"Pinternya kucingku." Ucap Jesselyn sambil tersenyum.


"Kucing kamu nurut banget." Ucap Tomioka Shoto sambil tersenyum.


"Iya dong, kucing aku gitu loh." Ucap Jesselyn sambil tersenyum dan menjauhi Abu.


"Hahaha." Tawa Tomioka Shoto.


"Abu, Oyen mana?" Tanya Manda yang penasaran.


"Miaww." Jawab Abu sambil melihat ke arah kamar mandi.


"Oyen sama mami ku ya?" Tanya Manda yang bingung.


"Miaww." Jawab Abu sambil menatap Manda.


"Ok, makasih Abu." Ucap Manda yang kembali tenang.


"Kucing Jesselyn sangat pintar ya." Ucap ibu Shoto sambil tersenyum dan menatap Abu.


"Iya, sangat lucu sekali." Ucap nNenek Shoto yang ikut merasa gemas sambil tersenyum dan menatap Abu.


"Nama kucing Jesselyn apa?" Tanya Ayah Shoto yang penasaran.


"Abu." Jawab Tomioka Shoto sambil melihat ke arah ayahnya.


Oyen pun datang bersama yang lainnya.


"Mi, ke sini lah!" Perintah Jesselyn sambil tersenyum.


Ibunya Jesselyn pun langsung masuk ke dalam kolam.


"Panas juga ya." Ucap ibunya Jesselyn yang kaget.


"Bosan, ayo ke kolam lain!" Ajak Jesselyn yang merasa bosan.


"Yuk!" Jawab Tomioka Shoto sambil tersenyum dan langsung keluar dari kolam.


Jesselyn pun keluar kolam.


"Mau yang mana?" Tanya Tomioka Shoto yang bingung.


"Itu." Jawab Jesselyn sambil menunjuk kolam yang terlihat sangat dangkal.


Tanpa berpikir panjang, Jesselyn pun langsung memasukkan kakinya ke dalam kolam.


"Akhh!!!"

__ADS_1


Bersambung....


Update setiap hari, hanya di Noveltoon, pukul 20.00.


__ADS_2