
Pagi itu Erwin bangun lebih cepat, berkat telfon dari sekertaris Chandra yang ia suruh menelfonya sampai ia benar-benar terbangun. Hal yang aneh memang bagi Erwin, ia sangat susah untuk bangun pagi walau pun ia telah tidur lebih cepat.
Dan mamanya selalu mengatakan bahwa penyakit susah bangun paginya itu akan sembuh jika ia menikah. Namun hal yang tidak masuk akal bagi Erwin dan ia menganggap bahwa itu hanya taktik mamanya agar ia segera menikah.
Pagi ini ia turun dengan santai, dan ia masih punya waktu 30 menit untuk sampai ke kantornya tanpa takut terlambat. Karena jarak hotel yang dekat dengan kantornya.
Dan ketika ia melewati lobby hotel terlihat segerombolan karyawan wanita membawa sebuah cake dengan dekorasi bunga diatasnya. Lalu seketika ia pun teringat akan cup cake flower pemberian wanita cantik malam itu. Yang dengan sukses mencuri ciuman dari dirinya, dan ia terpaku melihat kearah cake flower itu.
Dan seketika ruangan lobby itu meriah dengan lagu selamat ulang tahun mengaung disana, diiringi dengan tepuk tangan para karyawan wanita yang menunggu memberi kejutan untuk atasannya yang terlihat kaget.
Erwin melihat dengan sedikit tersenyum senang akan hal itu. Lalu kembali ia turun ke bawah menuju parkiran mobilnya. Dan menjalankan berlahan mobil mewah itu untuk membelah jalan ibu kota yang padat.
Ketika ia hampir sampai dipersimpangan jalan menuju kantornya, tiba-tiba seorang wanita dengan jaket merah dan terlihat wajah cemas memberi tangan untuk memelankan laju mobil Erwin karena ia akan menyeberang jalan. Dan lagi-lagi hal itu mengingatkan pada wanita cantik misterius itu, yang dengan jelas memakai dress merah ditutupi coat panjang yang membuatnya tampak menawan.
Erwin/"sial!! kenapa dia trus yang aku ingat" rutunya kesal pada diri sendiri.
Dan ia pun kembali melajutkan mobil mewahnya untuk masuk keperkaragan gedung kantornya yang terlihat beberapa karyawan baru juga tiba.
Sesaat ia menghela nafas panjangnya. Dan dengan meraih tas ranselnya, ia turun berlahan. Dan berjalan lurus menuju gedung. Terlihat beberapa karyawan wanita silih berganti menyapa hormat pada atasnya yang terlihat gagah dan tampan.
Dan Erwin membalas sekedarnya seraya berjalan menuju lift untuk naik kekantor atas ruangannya. Terlihat beberapa kerumunan karyawan wanita tengah berbisik-bisik dengan semangat untuk membahas gosip pagi ini.
Karyawan 1/"cakep banget yaa bos kita"
Karyawan 2/"iyya udah cakep, baik lagi" kagumnya yang melihat kearah atasannya yang tengah menunggu lift berikutnya.
__ADS_1
Karyawan 3/"eh kalian udah tau gosip terbaru gak??" tanyanya dengan semangat melihat kearah kedua temannya yang bingung.
Karyawan 2/"memang gosip apa??"
Karyawan 1/"???"
Karyawan 3 pun melihat dengan teliti kiri kanannya yang terlihat agak jauh dari beberapa orang karyawan lain.
Sambil melihat dengan serius kesekeliling ia pun turun untuk sedikit berbisik ketengah-tengah kedua sahabatnya itu.
Karyawan 1 dan 2 terlihat bingung.
Karyawan 1/"apa sih??"
Karyawan 3/"ssssttt.. ini tuh gosip parah banget soalnya, kalo bocor mati gue!!" ujarnya seriua pada kedua temannya.
Dan kedua sahabatnya pun dengan cepat-cepat mengangguk paham.
Karyawan 3/" bos kita "gay"!!" ujarnya seriua, dan sontak membuat kedua sahabatnya itu terkaget bukan kepalang. Mereka tak benar-benar percaya.
Karyawan 2/"lo tau dari mana??"ujarnya dengan masih tak percaya.
Karyawan 3/"gue liat sendiri, pak Erwin mesra-mesraan sama Sekertaris Chandra!!"
Karyawan 1/"serius lo?? Sekertaris cha?? ya Tuhan padahal doi second idol gue banget setelah nomor one gue pak Erwin."
Karyawan 2/"ya Tuhan, sedih banget gue dengernya, cakep-cakep malah suka sesama pedang!!" ujarnya patah hati.
__ADS_1
Karyawan 3/"iyya, memang mustahil buat kita, tapi memang gak ketolong lagi dah keduanya!! banyak berdoa aja semoga mereka cepat sadar!!" tuturnya turut prihatin.
Dan ketiga kompak melihat kembali kearah sosok bos mereka yang ternyata disana telah ada Sekertaris Cha yang tengah sama-sama menunggu lift, dan terlihat keduanya tengah berbicara dengan sedikit manja (dalam frem mereka bertiga memandang pak Erwin dan Sekertaris Chandra)
Namun dilain sisi..
Sekertaris Chandra/" pagi pak!!" tegas.
Erwin/"pagi!! berkas kemarin sudah??" ujarnya mengecek.
Sekertaris Chandra/"beres!!" jawabnya tegas.
Dan Erwin pun paham, lalu keduanya terdiam seraya pintu lift yang ditunggu terbuka dan keduanya pun masuk kedalam lift.
🍃🍃🍃
Sesampai diruangannya Erwin membuka laptop dan kembali melihat beberapa dokumen yang berada di meja kerjanya. Dan selang beberapa saat Sekertaris Chandra masuk dengan membawa tab dan beberapa dokument baru.
Sekertaris Chandra/"pak!! ini beberapa dokumen dari perusahaan Ssss, dan mereka masih belum mengkonfirmasi soal tim perhotelan mereka"
Erwin/"Apa??" ujarnya kaget.
"hotel sudah hampir rampung tapi tim perhotelan masih kosong??" ujarnya kesal.
Sekertaris Chandra pun sedikit mengurungkan niat untuk memberikan perihal yang lain.
Erwin/"panggil ketua tim perusahaan Sss, aku ingin mendengarkan alasan logis mereka langsung!!" perintahnya tegas.
__ADS_1
Sekertaris Chandra paham, dan ia dengan segera keluar dari ruang kantor bosnya. Dan dengan sedikit melonggarkan dasi ia menelfon perusahaan Sss yang telah membuat atasanya murka pagi ini.