
Dan tanpa terasa 3 minggu berlalu begitu saja. Dan pekerjaan Erwin benar-benar terbengkalai, karena pihak rekanan belum memperkenalkan tim perhotelan yang seharusnya telah bekerja dari 2 bulan yang lalu.
Erwin mengeram, ia benar-benar kesal dengan kinerja rekanan perusahaan Sss yang tidak kompeten.
Erwin/"panggil ketua tim Sss, aku ingin mendengar alasan apa lagi untuk kali ini!! atau aku akan menuntunnya dipengadilan!!" ucapnya dingin dengan memandang datar laporan kosong dari tim perhotelan.
Sekertaris Chandra sedikit mengidik ciut melihat atasannya yang tengah marah. Dan ia berlahan menaruh kotak kue diatas meja Erwin dengan ragu.
Erwin/"???"
Sekertaris Chandra/"ini dari toko ke 150 dari dr. Dessert" jelasnya yang meletakkan cup cake flower yang sudah hampir 3 minggu ini Atasannya mencicipi cup cake dari 154 toko kue sejakarta demi untuk mendapatkan rasa cup cake yang bosnya maksud.
Erwin menghela nafas panjangnya menatap cup cake itu.
Erwin/"aku mulai muak dengan mencicipinya, aroma manisnya saja sudah membuatku mual" ujarnya lesu.
Sekertaris Chandra "wajar!! sehari bisa 3 kali anda mencicipi makanan manis ini" rutunya dalam hati.
Erwin/"pindahkan dulu, nanti jika aku ingin, akan aku beritahu" ujarnya dengan memindahkan kotak kue itu kehadapan Sekertaris Chandra.
Dan berlahan sekertaris Chandra pun mengambil dan memindahkannya berlahan seraya keluar dari ruang kerja Erwin yang terlihat kembali sibuk dengan laptopnya.
Dengan pekerjaan yang banyak menyita perhatiannya , hingga Erwin melewatinya begitu saja hingga tanpa terasa sudah menunjukkan pukul 5 sore. Dan terlihat Sekertaris Chandra masuk kedalam ruangan seraya membawa catatan kecil untuk pengingat Erwin.
Setelah ia menyerahkan memo kecil itu kepada Erwin, tak lupa Sekertaris Chandra menaruh kembali kotak cup cake dr. Dessert itu diatas meja kerja Erwin.
Sekertaris Chandra/"jangan lupa dicicipi pak!!" ujarnya tersenyum kaku.
Dan Erwin menyambutnya dengan nafas berat seraya memegang kepalanya seolah berat.
__ADS_1
Sekertaris Chandra/"jika tak ada yang anda butuhkan lagi, maka saya permisi pulang"
Erwin mengangguk paham.
Ewrin/"terima kasih untuk hari ini"
Sekertaris Chandra berlahan berlalu keluar dari ruangan Erwin yang masih merevisi beberapa anggaran yang terlihat tidak terhitung sebelumnya. Namun tanpa ia sadari tatapannya tertuju pada kotak cup cake dr. dessert yang berada dekat dengan laporan-laporannya.
Erwin/"oke.. aku akan mencoba mencicipinya" ucapnya seraya menarik kotak cup cake itu berlahan dan menbuka. Dan mengambil 1 cup cake yang terlihat dari bentu dekor flowernya tidak begitu bagus. Sesaat ia ragu bahwa ini cup cake yang yang iya cari, namun berlahan ia mencicipi cup cake itu kedalam mulutnya. Dan Erwin terkejut dengan rasa yang selama ini ia cari, fla yang tidak manis juga rasa brownis yang melumer didalam mulut.
Sesaat ia tersenyum.
Erwin/"akhirnya aku menemukanmu!!" ujarnya seraya memandang cup cake flower itu dengan puas.
🍃🍃🍃
Disisi lain Marwah yang baru aktif membuat kue akhirnya baru menyelesaikan orderan-orderan pelanggan yang sempat tertunda selama 3 minggu ia berada dibandung.
Namun tiba-tiba ia mendapatkan pesan dari kak Safa melalui laman WAnya yang ia buka seraya berjalan menuju kamar.
"besok kerumah sakit, papa menyuruh mu cek up lengkap" kak Safa.
Marwah menghela nafas panjangnya.
Marwah/"mulai lagi!!!" ujarnya malas.
Dan ia pun pun menjatuhkan diri dikasur dengan lelahnya.
🍃🍃🍃
__ADS_1
Namun besok paginya hal yang mengejutkan Marwah. Eza dan Jova dari perusahaan Sss datang ketokonya.
Eza/"jadi sampai kapan tidak mau bekerja sama??" ujarnya datar tidak ada keramahan disana.
Marwah sedikit tidak nyaman, ia tau ini salahnya yang kembali tak masuk selama 3 minggu dan tanpa ada pemberitahuan kepada pihak perusahaan Sss.
Marwah/"maaf, bagaimana kalo saya merekomendasikan teman saya saja yang jauh lebih kompeten dalam hal ini" ujarnya ragu.
Eza/"sebenarnya bisa saja, tapi dalam kontrak tertera harga finalty jika mbak keluar ditengah pekerjaan, dan itu tidak sedikit"
Marwah terkejut.
Marwah/"apa??" ucapnya yang tak benar-benar membaca isi kontrak kerja yang telah ditandatanganinya.
Eza/"benar mbak, jadi sebaiknya mbak bekerja sama saja selama 1 tahun ini, hingga semua selesai tepat waktu"
Marwah hanya bisa menghela nafas panjangnya. Ini adalah hal terberat, karena harus bekerja dan paruh waktu dengan toko kuenya.
Eza/"siang ini kita ada rapat bersama pak Erwin langsung, jadi selama beberapa jam kedepan mbak bisa menyelesaikan sedikit bahan presentasi" jelasnya lagi.
Marwah terperangah tak percaya, "siang ini?? persentasi?? ini gila" rutunya dalam hati.
Jova/"mohon kerja samanya mbak, apa bila hal ini tidak mbak lakukan maka perusahaan Aritama akan menuntunnya perusahaan kami ke pengadilan sebagai perusahaan tidak menyelesaikan pekerjaan"
Marwah benar-benar terpojok. Ia tak pernah menyangka akan berada diposisi tersulit yang menanggung beban dari hasil rayu Sisil untuk menandatangani kontrak kerja.
Marwah/"baiklah, saya akan mempersiapkan presentasinya, tapi jika perusahaan Aritama kecewa maka saya akan mengundurkan diri segera dan kalian bisa mencari orang lain yan lebih kompeten" jelasnya.
Eza/"semoga mbak berubah pikiran, karena sulit untuk mengubah isi kontrak di perusahaan kami" ujarnya dingin.
__ADS_1
"kalo begitu bisakah mbak ikut sekarang kekantor, kami akan membantu mbak dan ini bisa menolong perusahaan kami dalam tuntutan perusahaan Aritama"
Marwah hanya bisa mengalah. Dan akhirnya ia ikut Eza dan Jova untuk kekantor Sss.