Come A Closer Love

Come A Closer Love
9


__ADS_3

Malam harinya di kediaman keluarga Aritama, untuk pertama kalianya ruangan yang hangat itu menegang. Erwin mengerek koper sedangnya dihadapan Nyonya Aritama yang terlihat terkaget.


Nyonya Aritama/"kamu mau kemana??"


Erwin/"erwin?? erwin mau pindah mah" jawabnya santai.


Nyonya Aritama/"apa?? apa maksud kamu??" ujarnya sedikit marah pada anak sulungnya.


Erwin/"ya erwin bakal keluar dari rumah ini, agar mama gak repot urus erwin!!" ujarnya dengan mengambil pure jus dimeja makan.


Nyonya Aritama geram mendengar perkataan anaknya ini.


Nyonya Aritama/"kamu!!"


Erwin/"mama gak usah khawatir, dan ah, semalam itu bukan wanita tipe yang Erwin mah!!" ujarnya lagi dengan beralih mengambil sesuatu dari balik kopernya.

__ADS_1


Nyonya Aritama merasa bingung dengan perkataan anaknya.


Nyonya Aritama/"???"


Dan seketika Erwin mengeluarkan sepasang sepatu wanita dan meletakkan diatas meja makan, yang membuat marah Nyonya Aritama.


Nyonya Aritama/"Erwin!!!" ujarnya geram.


Erwin/"mama marah?? harusnya erwin yang marah mah!!" ujarnya tajam melihat kearah ibunya yang terlihat kecewa pada dirinya.


"tolong mama ngerti, Erwin gak suka mama terlalu ikut campur dengan urusan pribadi Erwin, Erwin bukan anak kecil lagi mah!!" ujarnya pelan namun tegas pada ibunya.


Namun kali ini Erwin, putranya yang paling ia sayang telah melukai perasaan nya. Nyonya Aritama benar-benar sedih sehingga air matanya jatuh. Dan sontak membuat putra keduanya Edwin menghampiri wanita paruh baya yang tengah menangis.


Edwin/"mah?? mamah gak papa??" ujarnya cemas melihat wanita yang tak lagi kuat ini menangis sedih setelah sekian lama ia tak pernah tangis Nyonya Aritama yang terakhir kali ia melihat ketika menangisi papa mereka meninggal.

__ADS_1


Nyonya Aritama/"mama yang salah!!" ujarnya parau.


Edwin/"udah mah, maafin kak Erwin,,mungkin dia sedang stress dengan pekerjaannya" ujarnya seraya mengusap punggung ibunya ini agar tangisnya reda.


Nyonya Aritama/"mama salah, mama terlalu memaksa Erwin!!" tuturnya lagi dengan berat.


Edwin tak bisa berkata-kata, ia hanya mencoba melegakan hati ibunya yang tegah bersedih. Dan ia terus berpikir, siapa pemilik sepatu wanita yang berada di atas meja makan yang ditinggalkan oleh kakaknya Erwin.


🍃🍃🍃


Dengan perasaan berat Erwin mengendarai mobil mewah Ranger Rovernya dengan laju sedang. Hatinya ikut sedih meninggalkan ibunya yang terlihat sedih dan terpukul dengan perkataan yang cukup kasar menurutnya.


Dan ia memperlambat laju mobil dan menepi dibadan jalan rasa yang terlihat ramai. Lalu ia trus dan mencoba menghirup udara kota yang masih terlihat ramai.


Suasana hatinya benar-benar kacau karena telah bertengkar dengan nyonya Aritama. Namun hal itu harus ia lakukan agar ia bisa fokus kerja dan mamanya tak menganggu lagi dirinya soal menikah.

__ADS_1


Dan sesaat ia seperti teringat kembali ciuman manis bersama wanita misterius yang berwajah cantik itu. Namun cepat-cepat ia tepis dan kembali menikmati hiruk pikuk jalan ibu kota yang masih padat.


Erwin/"oke!! sekarang gue harus cari kamar tidur!!" ujarnya yang melihat kearah gedung hotel yang terlihat bisa ia jangkau dengan memutar haluan jalur mobilnya. Lalu ia masuk kembali kedalam mobil dan berjalan dengan berlahan kearah hotel yang ia maksudnya.


__ADS_2