Dandelion Kecil

Dandelion Kecil
Pengumuman karya baru


__ADS_3

Salam hangat untuk para pembaca setia, setelah karya pertama saya yang berjudul "Dandelion Kecil" telah tamat, Penulis bermaksud mengenalkan kembali karya baru yang berjudul "Secantik Kupu-kupu"


Mohon dukungan untuk karya baru saya ini.. Dalam karya ini akan ada tokoh Caca dan Nael dalam Novel Dandelion Kecil juga tetapi lebih ke arah putra nya.


.


.


Judul : Secantik Kupu-kupu.


Penulis : Noviyanti.


Tokoh Protagonis wanita :


Jelita, berusia 18 tahun, berparas kurang cantik dan tidak menarik. Sangat miskin tetapi berhati mulia. Putus sekolah karena tidak ada biaya semenjak sang Ibu sakit dan harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan juga pengobatan Ibunya.


Clara, berusia 18 tahun, berparas cantik. Anak dari keluarga kaya. Teman sekelas Michael dan akan menjadi cinta terakhirnya Michael.


Tokoh Protagonis Pria :


Michael Chandra Putra, Putra pertama dari Carisa Lie Djuanda dan Nathanael Chandra Putra. Berusia 19 tahun, berwajah rupawan seperti orang tuanya. Sangat kaya raya, calon Mahasiswa baru semester pertama di Universitas ternama dimana Jelita bekerja sebagai petugas kebersihan di kampus tersebut.


Wiliam Wijaya, Cucu semata wayang dari pemilik perusahaan Wijaya Group. Berwajah tampan namun sangar, berusia 26 tahun, berambut gondrong, cinta terakhir Jelita.


Sinopsis :

__ADS_1


Jelita harus menerima kenyataan pahit saat Ibu yang membesarkannya seorang diri terkena Stroke.


Diapun harus merelakan pendidikan dan masa-masa remajanya untuk bekerja mencari uang demi menafkahi dan juga untuk pengobatan sang Ibu.


Jelita memilih bekerja di sebuah Universitas ternama sebagai petugas kebersihan melanjutkan pekerjaan lama Ibu nya.


Paras nya yang tidak sesuai dengan namanya membuat Jelita kerap mendapat ejekan dari mahasiswa yang berada disana.


Suatu hari ada seseorang yang iba dengan Jelita dan orang tersebut memutuskan untuk membantu Jelita dalam mengubah penampilannya.


Bagaimana kisah Jelita dalam menghadapi hari-harinya dan apakah ada pria yang akan menerima Jelita apa ada nya?


Nantikan terus di setiap episodenya.


Cerita ini hanyalah karangan belaka, jadi tidak dimaksudkan untuk menyinggung atau menyiplak karya siapapun karena ini adalah murni hasil dari pemikiran pribadi Penulis.


Jangan lupa untuk memberi dukungan dengan cara tekan Favorite lalu memberikan Like, komentar, Vote dan juga hadiah.


Mohon di maafkan jika ada kata-kata yang salah atau kurang berkenan di hati para pembaca di karenakan penulisan yang kurang sesuai atau kata yang tidak pantas bahkan alur cerita yang kurang memuaskan. Oleh karena itu, saya sebagai penulis sekali lagi memohon maaf yang sebesar-besarnya.


Sekecil apapun dukungannya saya akan berterima kasih dan jika ada para penulis lain nya yang ingin meminta dukungan pada karya kalian, jangan lah ragu untuk berkomentar di karya ini. Sebanyak dan sebisa mungkin akan saya bantu sebagai sesama Penulis yang masih sama-sama membutuhkan dukungan.


Akhir kata Penulis ucapkan terima kasih banyak. Selamat membaca.


Salam hangat dari saya, Penulis.

__ADS_1


.


.


Noviyanti.



Episode 1.


Hari Sabtu di sebuah Universitas ternama dan terbaik di Negeri ini. Seorang gadis tengah membersihkan sebuah halaman dari banyaknya guguran daun kering.


"Srek! ... srek! ... srek! ...."


Suara dari sapu lidi memecah keheningan di sebuah kampus yang tengah sepi karena para mahasiswanya masih menikmati libur semester.


"Jelita!" panggil seorang Bapak tua pengurus kebun.


Jelita menoleh ke sumber suara sambil tersenyum dia bertanya, "Iya Pak Budi, ada apa memanggil saya?"


"Istirahat dulu, mari duduk temani Bapak. Oiya bagaimana dengan keadaan Ibumu?" tanya pria ini sesekali mengusap peluh di dahinya.


Jelita menunduk, dia merasa sedih jika mengingat kondisi Ibunya yang sedang sakit, dengan berusaha tegar Jelita membalas pertanyaan tersebut. "Ibu masih sama, belum ada kemajuan."


__ADS_1


__ADS_2