
Setelah semuanya berkumpul di kediaman Mr Kim, acara ulang tahun Ace telah dimulai. Semua orang dengan gembira merayakan ulang tahun Ace yang pertama. Semua orang bertepuk tangan sembari menyanyikan lagu selamat ulang tahun dengan Ace di depan sebuah kue tart yang besar serta ada hiasan - hiasan berbentuk dinosaurus bahkan hiasan tersebut bisa dimakan karena terbuat dari coklat. Lagu tersebut telah selesai dinyanyikan dan kini saatnya Ace meniup lilin yang berbentuk angka nomor 1 serta beberapa lilin kecil lainnya.
Ace telah selesai meniup semua lilinnya dan semua orang yang hadir langsung bertepuk tangan. Setelah itu dilanjutkan dengan potong kue tart tadi, lalu tangan Jane menggenggam tangan mungil Ace untuk memotong kue tersebut. Ace kemudian memberikan suapan pertamanya kepada Jane dan yang kedua diberikan oleh Josh sebagai pengganti ayahnya. Hari ini Jane merasa sangat bahagia namun disisi lain Jane juga merasa sangat sedih karena ayahnya tidak bisa hadir di acara spesial anak mereka.
Jane sangat ingin sekali merayakan ulang tahun Ace bersama suaminya, akan tetapi Jane sekarang tidak mengetahui keberadaan suaminya itu serta keadaan suaminya sekarang. Semua tamu yang hadir di acara tersebut sangat menikmati semua hidangan yang telah disediakan oleh Jane, dan beberapa orang juga berinteraksi dengan Ace maupun dengan Jane. Beberapa menit kemudian acara telah selesai dan semua tamu undangan telah pulang, Ace lalu membuka semua hadiah kado yang dia terima dengan sangat antusias.
Semua kertas pembukus kado itu berserakan di lantai, melihat hal itu Jane hanya bisa mengelus dada karena dia tidak mungkin memarahi Ace hanya karena seperti itu toh juga nanti bisa dibersihkan lagi asalkan Ace merasa bahagia di hari ulang tahunnya. Ace langsung memainkan semua hadiah yang dia dapat satu persatu dengan perasaan yang bahagia karena sejak kemarin dia dihujani dengan mainan, maklum masih kecil jadi fikirannya hanya mainan saja.
"Woahhh dinosaurusnya besar sekali, eomma lihat ini!!" teriak Ace.
"Ya, kenapa sayang?" tanya Jane menoleh ke arah Ace.
"Ace mendapat dinosaurus yang besar sekali."
"Wahh keren."
"Semuanya sudah aku buka."
"Iya sayang."
"Eitss masih ada satu lagi yang belum dibuka," ucap Mr Robinson.
"Yang mana grandpa Jo?" tanya Ace bingung
"Yang itu," ucap Mr Robinson sembari menunjuk ke arah sebuah bingkisan yang sangat besar dan terletak di pojokan.
"Oh iya."
Ace lalu berlari menghampiri sebuah bingkisan itu dan langsung merobek kertas pembungkusnya. Ternyata isi bingkisan itu adalah sebuah mobil listrik yang berukuran mini serta dapat dinaiki oleh siapapun (seperti yang disewakan di mall). Ace lalu bersorak bahagia saat mendapat hadiah sebuah mobil sport mini dari Mr Robinson. Setelah itu Ace berlari menghampiri Mr Robinson untuk mengucapkan terima kasih.
"Suka tidak mobilnya?" tanya Mr Robinson menggendong Ace ke pangkuannya.
Ace mengangguk.
"Suka sekali, itu dari grandpa Jo ya?" tanya Ace menatap Mr Robinson.
"Itu sebenarnya dari daddy Ace," ucap Mr Robinson berbohong.
"Dari daddy?"
"Iya waktu itu daddy Ace menitipkan mobil itu untuk Ace sebagai permintaan maaf karena tidak bisa hadir untuk merayakan ulang tahun Ace."
"Oh begitu."
"Besok kalau bertemu dengan daddy jangan lupa ucapkan terima kasih ya, okay?"
"Okay," ucap Ace tersenyum.
__ADS_1
Semua orang yang berada disana tahu bahwa sebenarnya Mr Robinson berbohong soal mobil tersebut karena Mr Robinson ingin jika Ace mengetahui bahwa putranya alias ayah Ace sangat menyayanginya. Mr Robinson sengaja membeli hadiah double karena hadiah yang satunya untuk mewakili putranya. Semua itu dilakukannya agar Ace tidak melupakan seorang figure ayahnya yang sebenarnya dikenal sebagai sosok yang penyayang serta dikenal sangat loyal kepada orang - orang sekitarnya.
"Kapan Ace bisa bertemu dengan daddy?" tanya Ace sembari mengigit jarinya.
Mr Robinson kemudian menyingkirkan jari Ace dari mulutnya.
"Eh jangan sering menggigit jarinya. Besok kapan - kapan suatu saat Ace juga akan bertemu dengan daddy Ace jika daddy Ace sudah tidak sibuk bekerja lagi."
"Oh memang kenapa Ace tidak boleh menggigit jari?"
"Tangan Ace kan habis pegang macam - macam barang yang mungkin ada kumannya, jadi nanti kalau sering seperti itu membuat Ace sakit karena kumannya masuk ke dalam mulut Ace."
"Oh begitu. Mmm itu siapa?" tanya Ace menatap adik perempuan Liam.
"Itu aunty Rosie, ingin berkenalan?"
Ace menggeleng pelan.
"Tidak mau."
"Kenapa?"
"Ace malu."
"Kok malu?"
Rosie lalu menghampiri Ace.
"Mau aunty gendong? padahal dulu kamu sering aunty gendong lho."
"Benarkah? kapan?"
"Dulu saat kamu masih bayi."
"Oh, dulu daddy juga sering menggendongku saat masih bayi?"
"Iya sering, dulu daddy sering menggendong Ace bahkan mengajak Ace bermain."
"Ace ingin digendong daddy dan bermain dengan daddy."
Untuk mengalihkan perhatian Ace agar tidak menangis, Rosie kemudian mengajak Ace untuk mencoba mobil barunya yang merupakan hadiah ulang tahun dari ayahnya.
"Ayo kita coba mobilnya, mau tidak?"
"Mau!!" teriak Ace dengan sangat antusias.
Ace langsung turun dari pangkuan Mr Robinson dan berlari menuju mobil barunya. Ace lalu menaiki mobilnya dengan melompat tanpa membuka pintunya terlebih dahulu, alhasil semua orang langsung tersenyum karena melihat tingkah lucu Ace.
__ADS_1
*Click.* Rosie menutup pintu mobil itu dan langsung mengendarainya.
"Woah seperti naik mobil sungguhan," ucap Ace merasa kagum.
"Iya Ace, begini cara mengendarainya."
"Oh."
Rosie lalu menghentikan mobil itu.
"Ayo sekarang gantian kamu yang mencobanya."
"Tidak mau," ucap Ace menggelengkan kepalanya pelan.
"Kenapa?"
"Ace katanya belum boleh karena masih kecil dan tidak mempunyai surat izin mengemudi seperti Pak Kang."
Rosie tertawa.
"Ini tidak perlu membutuhkan surat izin mengemudi sayang, ayo belajar secara perlahan."
"Nee."
Ace dan Rosie lalu pindah posisi duduk, lalu setelah itu Rosie mengajari Ace bagaimana caranya mengemudi mobil mainannya. Baru 20 menit belajar, Ace langsung bisa mengendarainya dan bahkan sudah termasuk lihai mengemudikan mobil itu. Semua orang yang telah melihat Ace mengemudikan mobil tersebut, langsung bertepuk tangan dan hal itu membuat Ace merasa sangat bahagia.
"Wah sudah pandai mengemudi ternyata," ucap Mrs Kim memuji Ace.
"Iya nih mau coba sekalian mengendarai mobil sungguhan?" tanya Josh bercanda.
Mrs Kim langsung menepuk paha Josh.
"Haiss kamu ini."
"Hehe aku hanya bercanda eomma."
"Aku ingin gantian memboncengkan eomma," ucap Ace mengusir Rosie.
"Okay."
Rosie langsung turun dari mobil itu dengan diikuti oleh Ace, dan setelah itu Ace menarik tangan Jane.
"Ayo eomma, Ace akan memboncengkan eomma."
"Iya sayang, pelan - pelan jalannya."
"Eomma duduk disini."
__ADS_1
"Iya sudah, let's go!!"