
Rein masih mengelus-ngelus perut yunna sedangkan yunna mengelus rambut Rein
"Hubby!"Panggil yunna
Rein melongak menatap yunna
"Ada apa sayang?"Ucap Rein
"Aku ngantuk mau tidur!"Ucap yunna
Rein mengacak-acak rambut yunna
"Ya sudah kita tidur"Ucap Rein
Yunna pun turun dari pangkuan Rein dan membantu rein merebahkan diri diranjangnya
"Mau dipeluk?"Tanya Rein
Tanpa pikir panjang yunna langsung memasukkan tubuhnya kedalam pelukkan Rein
"Hubby kangen banget tidur dipeluk hubby kayagini"Ucap yunna sambil mempererat pelukkannya
"Maafkan aku ya sayang"Ucap Rein
Yunna mengangguk sambil menghirup aroma tubuh Rein yang benar-benar dia rindukan selama ini
"Sayang aku gak mandi loh!kenapa kamu suka banget cium-cium"Ucap Rein
"Bau nya natural hubby! ini asli bau tubuhmu"Ucap Yunna
Rein tersenyum dan mengelus rambut yunna
"Aku bahagia sayang kecelakaan itu tidak mengambil nyawaku"
"Dan aku masih bisa memelukmu seperti ini"
"Jika aku pergi saat itu pasti aku tidak akan tau jika istriku mengandung anakku"Ucap Rein
Yunna melepas pelukkannya dan menatap Rein dengan tatapan intens
"Jangan bicara seperti itu hubby! kamu tau tidak hubby selama kamu koma aku benar-benar kehilangan dunia ku"
"Apalagi jika hubby pergi selamanya!aku gak mau hubby,aku mencintaimu suamiku"Ucap Yunna sambil memeluk Rein dengan Erat
Rein membalas pelukkan yunna
"Aku juga sangat mencintaimu istriku"Ucap Rein
Yunna terus memeluk Rein sambil menikmati aroma tubuh Rein sampai dia tertidur begitu pun Rein dan akhirnya mereka pun tertidur sambil berpelukkan
Hari sudah pagi tapi yunna masih enggan bangun dan melepaskan pelukkannya dari sang suami sedangkan Rein sudah membuka matanya dari tadi tapi dia tidak mau membangunkan yunna
Rein tersenyum sambil mengelus rambut yunna dengan lembut dan akhirnya yunna mulai membuka matanya dan melongak menatap Rein dan mencium dagu Rein
"Hubby sudah bangun dari tadi?"Tanya yunna sambil mengucek-ecuk matanya
Rein mencium kening yunna dan mengangguk
"Iyah sayang,aku sudah bangun dari tadi"Ucap Rein
"Kenapa tidak membangunkan ku?"Ucap yunna
"Aku bangunin kamu juga buat apa lebih baik aku biarkan saja kan"Ucap Rein
Yunna mengangguk dan melepaskan pelukkannya tapi Rein enggan melepas pelukkannya
"Hubby lepaskan aku mau kekamar mandi"Ucap Yunna
Rein menggelengkan kepalanya
__ADS_1
"Kamu baru juga bangun masa ingin meninggalkanku si sayang"Ucap Rein
"Aku cuma mau kekamar mandi hubby"Ucap yunna
Rein memejamkan matanya dan memeluk yunna dengan erat
"Nanti saja atau bahkan gak usah"Ucap Rein
Yunna menjadi kesal tapi apa daya dia juga menyukai pelukkan Rein
Lama mereka berpelukkan sampai perut yunna berbunyi,Rein menatap yunna dan tertawa kecil
"Kamu lapar sayang?"Ucap Rein
Yunna mengangguk sambil memanyunkan bibirnya
"Iyah hubby aku lapar sekali"Ucap Yunna
"Tolong ambilkan ponselku!"Ucap Rein
Yunna mengambilkan ponselnya
"Bi tolong antarkan makanan kekamarku dalam porsi besar"Ucap Rein
"Baik tuan"Ucap bi sitta
Rein melempar ponselnya sembarang arah
Yunna melotot mendengar permintaan Rein
"Hubby kamu yang benar saja?"Ucap Yunna
"Ya aku benar lah!kamu itu kan lagi hamil jadi porsi tentu lebih banyak kan?"Ucap Rein
"Apalagi kemaren kamu makan mie instan sampai habis 3 cup!"Ucap Rein
Yunna ngenyir kuda menutup wajahnya dengan bantal
Akhirnya makanan pesanan Rein pun datang wajah yunna langsung berbinar-binar
"Ye makan"Ucap yunna dengan girang
"Hubby.."Panggil yunna dengan nada manjanya
Rein tersenyum
"Mau apa?Mau disuapin?"Tanya Rein
Yunna mengangguk dengan antusias
"Istri manja!"Ucap Rein
Mereka pun makan dengan khitmat
Satu minggu telah berlalu
Rein sudah bisa berjalan seperti biasa dan sekarang dia dan yunna pergi kerumah sakit ingin mengecek kandungan yunna
Rein benar-benar bahagia karena sekarang kebahagianya lengkap,,dia memiliki istri seperti yunna dan sekarang yunna mengandung anaknya
Yunna berbaring diatas brangkas dan dokter memberikan gel diperut yunna
Rein meninik air matanya melihat anaknya sehat didalam rahim istri tercinta walaupun masih sangat kecil tapi dia sangat bersyukur
"Anakku!"Ucap Rein
Yunna menggenggam tangan Rein dan tersenyum
"Anak kita"Ucap Yunna
__ADS_1
Rein mencium kening yunna,,dokter tersenyum melihat kemesraan suami istri didepannya ini
"Anak yang dikandungan nona muda sudah berumur 6 minggu dan juga kandungan nona sehat tapi saya sarankan untuk tuan muda jangan menjenguk anaknya dulu karena kandungan nona muda masih terlalu renta"Jelas dokter
Wajah yunna seketika memerah mendengar penjelasan dokter tapi Rein bersikap santai
"Baik dok"Ucap Rein
"Saya akan memberikan resep obat agar kalian tebus nanti"Ucap Dokter
Rein dan yunna sudah didalam mobil
"Hubby aku bahagia sekarang aku mengandung anak kamu"Ucap yunna sambil mengelus perutnya
Rein tersenyum dan mengelus perut yunna
"Aku juga sayang"
"Anak papi harus kuat terus yah,sehat juga,jangan bikin maminya susah kasian maminya yah,anak papi harus pinter gak boleh bikin maminya gak mood terus"Ucap Rein sambil mengelus perut yunna dan mencium-ciumnya
"Iyah papi,aku gak nyusahin mami kok tapi nanti bakal nyusahin papi aja"Ucap yunna berbicara seperti anak kecil
Rein tersenyum dan mengancak-acak rambut yunna
"Sekarang mau kemana?mau pulang atau kemana?"Tanya Rein
"Pulang aja hubby tapi nanti dirumah hubby masakin buat aku yah soalnya aku pengen banget dari kemaren-kemaren"Ucap Yunna
Rein mengangguk
"Iyah istri cantikku apa sih yang enggak untuk istri dan anak ku"Ucap Rein
Yunna bergelayut manja ditangan kiri Rein sedangkan Rein menyalakan mobilnya menuju istananya
Ditengah jalan yunna dan Rein melewati acara pernikahan yang ada acaran dangdutannya dan mengakibatkan jalan menjadi tersendat,,yunna menatap acara itu tanpa berkedip
"Hubby.."Panggil yunna
"Hm sayang"Ucap Rein tanpa menatap yunna karena sedang menyetir
"Hubby mau itu!"Ucap yunna sambil menunjuk acara pernikahan itu
Rein menatap arah tunjuk yunna dan mengerucutkan dahinya
"Kamu mau kita adain pernikahan kita lagi?"Tanya Rein
Yunna menggelengakan kepalanya dan menggigit bibir bawahnya
"Kenapa sayang?"Tanya Rein dengan khawatir
Yunna menatap Rein dengan tatapan memelasnya
"Hubby aku mau kamu nyanyi diatas panggung itu"Ucap yunna dengan gugup
Rein langsung melotot mendengar permintaan yunna
"Sayang kamu jangan aneh-aneh!ini acara para rakyat bawah apalagi kamu lihat penyanyi dangdutnya!bedaknya tebal sekali aku jadi takut"Ucap Rein bergidik
Mata yunna berkaca-kaca karena Rein menolak permintaannya,Rein jadi serba salah apalagi melihat yunna menangis
"Sayang jangan menangis yah"Ucap Rein
Yunna terus saja menangis
"Hubby aku ingin sekali sekarang melihat hubby bernyanyi diatas sana"Ucap Yunna
Rein menatap panggung acara itu dan menarik nafasnya dan mengehembuskannya dengan kasar
Rein mengangguk dan tersenyum kecut
__ADS_1
"Ya sudah aku akan menyanyi diatas sana demi kamu ya sayang dan anak ku"Ucap Rein
Rein memarkirkan mobilnya dan menyuruh para bodyguardnya untuk menjaganya dan juga yunna dengan ketat