
2 Tahun Berlalu
Yunna masih belum menandakan jika dia hamil dan hal ini membuat dia sedih dia takut jika Rein akan mencari istri yang bisa mengandung anak untuknya walaupun Rein tidak akan melakukan itu semua
Yunna berdiri di balkon kamarnya sambil melamun bahkan Rein datang pun dia tidak mengetahui nya
"Sayang!"Ucap Rein dan memeluk Yunna dari belakang Yunna pun tersadar dari lamunannya dan menggenggam tangan Rein yang melingkar diperutnya
"Mikirin apa sih sayang sampai aku pulang tidak kamu sambut"Ucap Rein
"Kenapa yah hubby aku belum hamil juga?"Ucap Yunna
"Mungkin kita masih disuruh berusaha sayang"Ucap Rein
"Sudah 2 tahun loh hubby tapi kenapa aku tidak hamil juga"Ucap Yunna
"Bahkan kita juga sering jalan-jalan yang kamu sebut bulan madu tapi tidak ada hasil"Ucap Yunna lagi
"Cek dokter dan lain-lain juga sudah"Ucap Yunna
Rein membalik tubuh Yunna agar menatapnya
"Mungkin kita masih disuruh harus berdua sayang sebelum kamu hamil lagi"Ucap Rein
"Aku sudah sangat ingin mengurusi anakku sendiri hubby"Ucap Yunna
"Sudah jangan sedih-sedih lagi sayang lebih baik sekarang kamu dandan yang cantik yah aku mau ajak kamu dinner"Ucap Rein
"Aku ingin dirumah saja hubby"Ucap Yunna
"Gak boleh nolak!aku udah siapin semuanya dan juga aku udah suruh tukang make up dandanin kamu mereka ada dibawah"Ucap Rein
"Hubby ih aku beneran males banget"Ucap Yunna
"Jangan nolak yah sayang aku mohon"Ucap Rein
Yunna hanya menganggukkan kepalanya
"Ya udah kamu mandi dulu yah!biar aku setelah kamu"Ucap Rein
"Iyah!"Ucap Yunna dan berjalan menuju kamar mandi
30 Menit kemudian Yunna keluar dari kamar mandi tapi raut wajahnya masih saja saat dia masuk tadi
Rein hanya tersenyum dan mencium kening istrinya dan masuk kedalam kamar mandi
Para rias make up pun langsung menghiasi Yunna secantik mungkin itu adalah permintaan Rein
Selama sesi make up Yunna hanya diam dan bahkan raut wajahnya tetap menampak wajah Sedih
Rein keluar dari kamar mandi menggunakan Kimono blasternya
"Apakah istriku sudah selesai?"Tanya Rein
"Belum tuan mungkin sebentar lagi"Ucapnya
Rein mendekati Yunna dan mencium kepala Yunna
__ADS_1
"Sayang kenapa wajah seperti itu sih?senyum dong"Ucap Rein
"Iyah!"Ucap Yunna singkat
Rein pun juga memakai baju yang sudah disiapkan dan dia hanya tinggal menunggu Yunna selesai
Yunna pun keluar dengan senyum tipis diwajahnya
Rein tersenyum melihat Yunna Karena Yunna sangat cantik
"Cantik sekali nyonya Baskoro ini!sini-sini tuan Baskoro ingin memeluk nyonya Baskoro"Ucap Rein dan memeluk Yunna
"Ayo kita berangkat!"Ucap Rein dan merangkul pinggang Yunna menuju mobil
"Mau kemana hubby?"Ucap Yunna
"Ikut saja! hati-hati kepalamu"Ucap Rein mempersilahkan Yunna masuk mobil
"Buang dulu sedih yah sayang kita happy-happy dulu sekarang"Ucap Rein dan mencium punggung Tangan Yunna
"Ah Iyah lupa!"Ucap Rein dan mengambil bunga yang ada dikursi belakang
"Untukmu sayang!"Ucap Rein menyerahkan bunga itu pada Yunna
Yunna tersenyum dan mengambil bunga itu
"Terima kasih"Ucap Yunna
Yunna hanya diam menatap Rein tanpa berbicara apapun
"Kenapa menatapku sepertiku?"Ucap Rein
"Kamu sangat tampan hubby"Ucap Yunna
Rein mengelus pipi Yunna menggunakan tangan kirinya
"Hm tumben istriku memujiku?"Ucap Rein
"Kamu memang tampan hubby"Ucap Yunna
"Ya aku tau itu sayang"Ucap Rein
Akhirnya mereka pun sampai pun direstaurand yang sudah Rein pesan khusus untuknya malam ini
Mereka benar-benar disambut ramah disana
Yunna tersenyum melihat desain ruangan itu yang sangat indah menurutnya
"Kamu yang bikin ini hubby?"Ucap Yunna
"Bukan sayang aku hanya memesannya dan membayarnya"Ucap Rein
__ADS_1
"Suka tidak?"Ucap Rein
"Suka banget hubby"Ucap Yunna
"Makasih yah hubby sayang"Ucap Yunna dan mencium pipi Rein
"Sisanya nanti yah dikamar"Ucap Rein dan tertawa
Yunna mencubit pinggang Rein
"Aduh yang sakit"Ucap Rein
"Ada orang hubby bisa omongannya jangan gitu"Ucap Yunna
Rein hanya nyengir kuda
"Silahkan duduk tuan dan nona"Ucap Pelayan dengan sopan
Rein mempersilahkan Yunna duduk terlebih dahulu
"Silahkan Ratuku"Ucap Rein
Makanan sudah tertata rapi disana
Rein menggenggam tangan Yunna sambil tersenyum
"Bilangan tahun yang kita lalui bersama, mengajariku satu hal. Bahwa tak ada yang lebih baik dan lebih tulus, selain dirimu!"Ucap Rein
"Selamat 3 Tahun pernikahan yah!"Ucap Rein
Yunna kaget dia lupa jika hari ini adalah universitas pernikahan mereka
"Hubby maaf"Ucap Yunna sambil menunduk
"Kenapa sayang?"Ucap Rein
"Aku lupa jika hari ini adalah Universeri pernikahan kita"Ucap Yunna
Rein tersenyum dan mengelus tangan Yunna
"Tidak apa-apa sayang asal aku selalu ada di hatimu aku tidak akan marah"Ucap Rein
"Aku tidak punya hadiah untukmu hubby"Ucap Yunna,dia benar-benar merasa bersalah karena lupa tanggal pernikahan nya sendiri
"Hadiah?tidak perlu sayang cukup kamu disini dan kita merayakannya berdua itu saja sudah cukup"Ucap Rein
"Maafkan aku yah hubby"Ucap Yunna
Rein tersenyum dan menganggukkan kepalanya
Rein menyalakan lilin yang ada kue itu
"Ayo sekarang tiup dan kita berdoa masing-masing keinginan kita yah"Ucap Rein
Mereka pun memejamkan matanya dan berdoa lalu meniup lilinnya
"Terima kasih untuk hari-hari yang penuh cinta. Semoga selalu bersemi hingga akhir hayat nanti."Ucap Rein
__ADS_1
"Aku memang pencemburu tapi itu hanya kepadamu sayang"Ucap Rein
Mereka pun makan malam romantis disana sambil bercanda dan rasa sedih yunna pun menjadi hilang karena Rein bisa membuat Yunna tidak bersedih lagi