DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 86


__ADS_3

Yunna keluar kamar mandi hanya memasang wajah cemberutnya karena masih kesal dengan Rein yang tak mengijinkannya berendam sedangkan Rein hanya senyum-senyum melihat istrinya kesal


"Sayang..."Panggil Rein dengan lembut tapi yunna masih saja diam tak menghiraukan panggilan Rein


Rein pun mendekati istrinya yang duduk diatas ranjang sambil memainkan ponselnya


"Sayang jangan ngambek gitu dong,kita kebawah yu mau lihat kejutan ku gak?"Rayu Rein


Yunna langsung menatap Rein dengan intens tapi masih dengan ekspresi datarnya


Rein tersenyum dan menyubit kecil hidung yunna


"Jangan ngambek gitu dong sayang"Ucap Rein


"Senyum dikit dong"Suruh Rein


Yunna tak bergeming masih setia dengan wajah datarnya


Rein pun menarik ujung bibir yunna agar bisa tersenyum


"Tarik dikit..tarik dikit.."Ucap Rein yang masih terus menarik ujung bibir yunna


Yunna menahan tawanya melihat tingkah Rein didepan matanya


"Tarik dikit joss!"Ucap Yunna sambil tertawa yang sudah tak tertawan lagi


"Bukan sayang tapi buka dikit jos"Ucap Rein yang ikut tertawa


Rein pun juga ikut senang dengan istrinya sudah tak cemberut lagi


"Ada pelangi disenyummu dan bahkan mengalahkan pelangi itu"Ucap Rein sambil tersenyum


Wajah yunna memerah mendengar gombalan Rein


"Gombal sekarang ya hubby"Ucap yunna sambil mencubit paha Rein


"Sakit yang dan hati-hati kalau cubit!kalau naik atas belok kiri bisa-bisa kamu nyubit tower"Ucap Rein dengan senyum nakalnya


Yunna menatap jengah suaminya


"Pikiran nya itu mulu gak paham aku"Ucap Yunna sambil bangkit dan menuruni ranjang


Rein hanya terkekeh dan mengikuti langkah yunna dari belakang


Yunna menoleh menatap Rein dengan tatapan kesal


"Ngapain?"Tanya yunna dengan ketus


Rein tertawa kecil


"Mengikuti mu memang nya ngapain?"Ucap Rein


Yunna kembali berjalan tapi langkahnya terhenti karena Rein menarik tangan yunna


"Sayang mau kemana sih?kan aku mau kasih hadiah kelulusan mu"Ucap Rein


Yunna menatap Rein sambil memiringkan kepalanya


"Hadiah?apa?"Tanya yunna dengan santai


"Rahasia dong"


"Tutup mata yah"Suruh Rein sambil mengambil sapu tangan dan menutupkannya di matanya yunna


"Gelap Wey"Ucap Yunna sambil tertawa kecil


Rein tertawa kecil dan langsung mengangkat tubuh yunna gaya bridal style


"Ai aku terbang"Ucap yunna dengan nada bercanda


Rein menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya


"Udah gak marah lagi nih sayang?"Tanya Rein


"Gak bisa diam amat sih"Ucap Yunna


"Gelap Hubby"Ucap Yunna


"Namanya juga mata ditutup ya gelaplah!lebih baik diam jangan banyak ngomong"Ucap Rein


Yunna tertawa kecil


Rein pun membawa yunna kebawah menuju hadiah yang sudah dia siapkan untuk yunna


Rein dan yunna melewati dapur dan sitta pun melihat keromantisan para majikkannya hatinya menjadi hangat


"Romantisnya manjikkan ku bikin iri aja,bikin rindu suami"Ucap Sitta


Sitta menepok jidatnya karena mengingat sesuatu


"Ai kan bisa video call aja itu aja lupa"Ucap Sitta sambil mengambil ponselnya


Rein dan yunna sudah sampai ketempat hadiah itu berada,Rein menurunkan yunna dan membuka penutup matanya


"Taraaa........"Ucap Rein dengan sumringah

__ADS_1


Yunna mengerutkan alisnya dan tersenyum melihat hadiah yang diberikan Rein


Rein memberikan motor Astrea kepada yunna yang sudah dihias sedemikian rupa seperti acara lomba hias sepeda motor olehnya dan juga dibantu dengan para adiknya


"Kamu yang hias ini hubby?Lucu sekali"Ucap Yunna sambil tersenyum


Rein meraih pinggang ramping yunna agar lebih mendekat dengannya dan mencium kening yunna


"Iyah aku bangun pagi sekali karena kata yeppa kamu itu kalau ada acara apalagi dipagi hari dan harus menggunakan make up kamu selalu bangun jam 3 pagi jadi aku bangun jam 12 malam"Terang Rein


Yunna menatap Rein


"Jadi ketika aku mencarimu kamu diberada digerasi waktu itu sambil menghias motor ini?Sampai pagi?"Ucap yunna


Rein menganggukkan kepalanya


"Kamu ada-ada hubby pasti ini semua bukan ide kamu kan?"Tanya yunna


Flashback on


Rein sedang duduk diruang kerjanya sambil melamun karena memikirkan hadiah apa yang akan dia berikan kepada Yunna


"Hadiah apa yang cocok untuk istri ku?"


"Mobil?"


"Rumah?"


"Tas branded?"


"Aduh apa tuhan bisa stres aku"Ucap Rein sambil mengacak-acak Rambutnya


"Butuh pencerahan ini"Ucap Rein


Lama dia berpikir dan seketika wajahnya berbinar-binar ketika mengingat orang yang akan bisa membantunya


"Para adik!pasti mereka bisa membantuku"Ucap Rein dengan senyum sumringahnya


Rein keluar dari ruang kerjanya menuju kamar para adiknya


Rein sudah ada depan kamar Reina dan Yeppa dia pun mengetuk kamar itu


Tok..tok...tok...


Lama dia mengetuk dan pada akhirnya pintupun terbuka dan yang membukakan Yeppa dengan wajah menggunakan masker


Rein sontak kaget dan langsung mengelus dadanya


"Astaga de muka di ijo-ijo in gitu?"Ucap Rein sambil mengelus dadanya


"Ini masker ka"Ucap Yeppa dengan susah


"Kaka boleh masuk ada yang ingin kaka bicarakan dengan kalian masalah istriku"Ucap Rein dengan pelan kalau yunna mendengar ucapannya


Yeppa mengangguk dan mempersilahkan Kakanya masuknya


Reina sedang menonton drakor diatas ranjang dan tak lupa cemilan ditanganya ketika dia melihat kakanya masuk dia pun langsung menghentikan aktivitasnya


"Kaka?tumben kesini pasti ada maunya"Ucap Reina yang tau maksud kedatangan kakanya


Rein cengengesan sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal


"Reina kaka Rein datang bukanya disuruh duduk malah gituin"Omel yeppa


"Yah maskerku pecah,Ya sudah aku cuci muka dulu"Ucap yeppa dan berjalan meninggalkan Rein dan Reina menuju kamar mandi


Rein mendudukkan dirinya dipinggir ranjang para adiknya


"Kaka kesini mau minta pendapat kalian soalnya kan 3 hari lagi istriku akan wisuda tapi aku binggung ingin memberikan hadiah apa"Ucap Rein


Reina diam dan menatap pintu kamar mandi yang dimasukki oleh yeppa tadi


"Tunggu ka kita harus tunggu ahlinya dulu karena yeppa lebih ahli dalam hal ini"Ucap Reina


Rein mengerutkan alisnya"Kan kamu sama saja Reina?"Ucap Rein


Reina cengengesan


"Hehe kaka kan tau aku gak berpengalaman dalam hal ini jadi aku gak tau jadi kita tunggu yeppa"Ucap Reina


"Memangnya Yeppa berpengalaman de?"Tanya Rein


"Beh jangan ditanya ka dia itu wawasannya luas dalam beginian tapi kalau dalam pelajaran Masyaallah" Ucap Reina sambil tertawa


Rein geleng-geleng kepala melihat tingkah adik kandungnya ini


Rein dan Reina pun menunggu yeppa yang masih didalam kamar mandi


Yeppa pun keluar dengan wajah yang sudah bersih dan lebih segar


"Glowing gak?"Tanya Yeppa pada Reina


"Glowing lah masa nggak"Ucap Yeppa menjawab pertanyaan sendiri sambil tertawa


Reina mengacungkan kedua jempolnya kepada yeppa

__ADS_1


"Beh glowing banget yeppa kalah tuh lampu kamar kita"Ucap Rein sambil tertawa


Yeppa pun juga ikut tertawa dan menduduk dirinya diatas ranjang


"Kamu kira mukaku apaan?"Ucap Yeppa sambil tertawa kecil


Yeppa pun menatap Rein yang masih setia diduduk ditepi ranjang


"Kaka masih disini gak sadar aku"Ucap Yeppa sambil terkekeh


"Pasti kaka bingung mau ngasih hadiah apa buat ka yunna kan?alah bisa tebak ka!"Ucap Yeppa sambil mengibaskan tanganya


Rein dan Reina saling tatapan karena yeppa bisa mengetahui maksud kedatangan Rein


Yeppa melihat ekspresi kaka beradik didepannya ini pun langsung tertawa kecil


"Pasti bingung tau dimana kan?ya aku tadi denger sebelum masuk kekamar mandi"Ucap Yeppa sambil tertawa


Rein dan Reina menatap jengah kearah Yeppa sedangkan yeppa hanya tertawa kecil


Rein menarik napasnya


"Jadi apa yang harus kaka kasih yeppa?"Tanya Rein


"Kaka kan banyak duit masa iya bingung ngasih apaan buat ka yunna"


"Kasih yang mahal ka!"Ucap Reina memberi saran


Yeppa menatap Reina


"Ka yunna bukan orang yang suka hadiah yang mahal Reina,dia lebih menyukai kesederhanaan ketimbang kemewahan"Ucap Yeppa dengan Serius


"Nah maka itu kaka minta pendapat kalian"Ucap Rein


Yeppa dan Reina mulai berpikir hadiah apa yang sesuai untuk yunna


"Ka yunna suka gak naik motor?"Tanya Reina


Rein mulai mengingat


"Suka!Kaka pernah janji sama dia bakal bawa dia naik motor lagi"Jawab Rein


"Tapi kak yunna gak suka kemewahan kan?"Tanya Reina


"Maksudnya?"Tanya Rein yang tidak mengerti


"Gini maksudnya adalah kaka jangan bawa ka yunna naik motor gede kaka tapi cari yang lebih sederhana tapi romantis"Jelas Reina


"Maksudnya pakai motor butut gitu?"Tanya Rein


Reina menatap Kakanya dengan tatapan jengah


"Ih kaka bukan butut tapi yang lebih classik tapi yang gak terlihat mewah yang sederhana aja"Ucap Reina


Wajah Yeppa seketika berbinar-binar karena mendapat ide


"Kaka bawa aja ka yunna jalan-jalan pakai motor Astrea" Ucap Yepla dengan antusias


"Ka yunna itu gak terlalu suka hadiah tapi dia lebih suka kebersamaan bersama orang yang dia sayang"Ucap Yeppa


"Motor Astrea?"Ucap Reina dan Rein bersamaan


"Motor apaan tuh yep tadi aku mikirnya motor beat"Ucap Reina


Yeppa pun meraih ponsel dan mencari gambar motor yang dia maksud


"Nah ini!"Ucap Yeppa sambil menunjukkan gambar motor yang dia maksud


"Oh ini namanya motor astrea aku taunya astera itu bukan motor"Ucap Reina


Reina pun menatap Rein yang masih diam mendengar perdebatan para adiknya


"Iya ka motor ini aja soalnya ada kata-kata yang mengakatakan Kalo gak astrea gak setia" Ucap Reina


Yeppa pun menganngguk


"Bener gak ka dan motornya pun harus yang udah punya pengalaman maksudnya suka mogok gitu"Ucap Yeppa


Rein dan Reina menatap heran mendengar ucapan dari yeppa


"Motor mogok kok dipake yep"Ucap Rein


Yeppa tersenyum sinis mendengar ucapan Rein


"Kaka pasti gak tau kan?Kalau gak mogok gak romantis ka!"


"Kan nanti kalau mogok bisa dorong-dorongan terus bercanda juga dll nya deh"Ucap Yeppa


Rein pun tersenyum mendengar ucapan Para adiknya


"Bener juga yah kebersamaan gak bisa dibeli dengan uang"Ucap Rein


"Oke kaka akan cari motor Astrea yang kalian bilang tadi"Ucap Rein


Flashback off

__ADS_1


__ADS_2