DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 146


__ADS_3

Rein pun masuk kekamar yang pernah yunna masukki waktu itu selama Rein mengintrogasi orang yang ingin berniat jahat pada istrinya


Dia duduk ditepi ranjang dan mengelus kasur itu sambil tersenyum tipis terlihat sekali ada rasa kesedihan diwajah Rein


"Sayang waktu itu kamu duduk dikamar ini menungguku tapi sekarang kau dimana aku merindukanmu"Ucap Rein dengan lirih dan air matanya pun jatuh membasahi pipinya


"Aku akan menemukanmu sayang dan aku akan membuat orang itu menderita"Ucap Rein


Lama Rein menangis disitu sambil terus mengingat yunna sampai ponsel berdering dan ternyata papah Khalid yang menelpon dia pun mengangkatnya


"Hallo pah?"Ucap Rein dengan suara serak habis menangis


"Cepat pulang!aku ingin tau bagaimana kejadiannya dan jangan jadi lelaki lemah yang hanya bisa menangis!"Ucap papah Khalid


Rein terkejut bisa-bisa dia melupakan keberadaan keluarga yang jelas harus tau masalah ini


"Baik pah aku pulang"Ucap Rein


Papah khalid menutup telponnya


Rein pun langsung pulang kerumah sang sang papah dan ternyata disana sudah terkumpul para anggota keluarga lainnya


Mommy ana langsung menghampiri Rein


Papah Khalid langsung bangkit dari duduknya


"Cepat ke ruang kerja papah sekarang!"Ucap Papah Khalid dan berjalan terlebih dahulu


Rein mengangguk dan mengikuti sang papah tapi Rein dihalangi oleh Mommy ana


"Rein kemana yunna,kemana dia?"Ucap Mommy ana dengan khawatir dan wajahnya pun juga sudah penuh dengan air mata begitu dengan para wanita lainnya


Mamah Raisya pun juga menghampiri Rein


"Rein bagaimana ini bisa terjad?"Ucap Mamah Raisya sama dengan mommy ana sama-sama dengan penuh air mata sedangkan yeppa dan Reina hanya duduk menyimak pembicaran sambil menangis


Rein tersenyum

__ADS_1


"Aku akan membawanya pulang kembali mom"Ucap Rein dengan pasti


"Aku tidak akan membiarkan istriku dan anak kenapa-kenapa"Ucap Rein Dan Rein pun mencium kening kedua wanita itu dan berjalan menuju ruangan kerja sang papah dan disana sudah ada Daddy salim menunggu


Buk!


Satu pukul tepat megenai rahang Rein dan membuat bibirnya kirinya berdarah


"Kenapa bisa menantu dan calon cucu bisa hilang Rein?apa yang kau lakukan?"Ucap Papah Khalid dengan emosi yang menggebu-gebu dan yang memukul Rein adalah papah Khalid


Daddy salim langsung bangkit dari duduk menahan papah khalid agar tidak tersulut emosi


"Kau ini seharusnya kita gunakam kepala dingin jangan seperti ini dan juga seharus aku yang yang seperti bukan kamu Khalid"Ucap Daddy salim


Papah Khalid diam dan terus menatap Rein dengan tatapan membunuhnya


"Sudah Rein lebih baik kau duduk dulu kau jelaskan ini kepada kami"Ucap Daddy salim


Rein Tersenyum dan mengangguk


Rein pun menjelaskan semuanya kepada para papah


"Tapi aku pasti akan membawa pulang istriku pah!dad!"Ucap Rein


"Aku tidak perlu janji aku perlu bukti!"Ucap Papah Khalid


"Pernah kah aku berjanji dengan papah dan aku mengikarinya?"Tanya Rein


Papah Khalid diam karena memang Rein jika berjanji pasti akan menepatinya


"Daddy akan bantu kamu Rein"Ucap Daddy salim


"Tidak perlu dad,ini adalah tugasku karena yunna adalah istriku maka dia tanggung jawabku"Ucap Rein


"Tapi jika kau butuh daddy bisa bantu"Ucap Daddy salim


Rein menggelengkan kepalanya

__ADS_1


"Tidak perlu dad"Ucap Rein


"Rein!"Panggil papah Khalid


"Papah kasih waktu kamu 2 bulan untuk membawa menantu papah kembali kedalam keluarga kita jika lebih maka papah dan daddy salim yang akan turun tangan dan kami juga akan memisahkan kalian!"Ucap Papah Khalid


Rein terkejut mendengar ucapan Sang papah dan langsung bangkit berdiri


"Apa maksud papah?Aku tidak akan mau dipisahkan oleg istri dan anakku"Ucap Rein dengan emosi


"Jika tidak mau dipisahkan maka bawa pulang menantu papah!"Ucap Papah khalid dengan santainya


"Jika aku tidak bisa membawa istriku pulang dan harus dipisahkan dengannya maka aku akan bunuh diri pah"


"Untuk apa aku hidup jika aku menjadi orang tidak beguna"


"Sudah gagal menjadi anak dan menantu dan bahkan suami untuk istriku apalagi aku juga akan gagal menjadi seorang ayah"Ucap Rein dengan sedih


Papah Khalid menepuk pundak anak kebangganya


"Jika tidak ingin gagal maka bawa pulang istri dan anakmu"Ucap Papah Khalid


Rein menatap sang papah


"Pasti pah aku akan bawa pulang istriku dan aku tidak akan membiarkan orang yang membawa istriku hidup dengan tenang"Ucap Rein dengan serius


Papah Khalid dan Daddy salim tersenyum


"Daddy percaya dengan mu Rein bawa pulang dia jangan biarkan dia jauh dari kita"Ucap Daddy salim


Rein tersenyum dan memeluk Para papahnya


"Aku janji ku bawa pulang istriku karena dia adalah separuh nyawaku"Ucap Rein


"Ingat 2 bulan Rein!"Ucap Papah Khalid


Rein mengangguk dan melepaskan pelukkannya

__ADS_1


__ADS_2