
Para anggota keluarga yang lain datang begitu pun dengan para adik hanya papah Khalid saja yang tidak ada disitu karena dia berada luar kota tapi setelah mendengar kabar Yunna dia langsung memutuskan untuk pulang
"Apa yang terjadi Fely?"Tanya Mamah Raisya
Fely langsung memeluk Mamah Raisya dan menangis dipelukanya,Fely sangat menyanyangi Yunna bahkan sejak dia pertama kali mengenal yunna
Reina dan Yeppa memeluk Vina dan angel mereka sebenarnya ingin bersedih dan menangis tapi mereka memilih untuk menenangkan Vina dan Angel
"Apalagi ini Rein?"Tanya Daddy Khalid
"Maafkan aku dad!aku tidak bisa menjaga istriku lagi"Ucap Rein
"Sudah jangan saling menyalahkan lebih baik kita semua berdoa untuk kesembuhan Yunna"Ucap Mommy ana yang sudah menangis mendengar kabar putrinya
"Semua ini kenapa ka!"Ucap Yeppa
Angel menarik napasnya dan menghembuskan dengan perlahan menetralkan dirinya
Dia pun menceritakan semuanya tanpa tertinggal sedikit apapun
"Menyemprotkan apa?"Tanya Mommy ana
"Kami juga tidak tahu"Ucap Fely
Rein mengepalkan tangannya rasa bencinya semakin menjadi pada Liona
"Aku akan benar -benar membuatmu pergi dari dunia ini"Ucap Rein dalam hatinya
Ical pun keluar bersama dengan dokter lainnya dengan raut wajah yang sedih dengan cepat Rein menghampiri ical dan menanyakan kondisi anak dan istrinya
__ADS_1
"Kenapa wajahmu sepertimu?apa yang terjadi dengan istri dan anakku"Ucap Rein
Ical hanya diam saja membuat Rein geram dan menghadiahkan satu bogeman wajah Ical membuat semuanya panik dan Reina dan Yeppa langsung memeluk Rein sedangkan ical jatuh kelantai
"Dasar bodoh aku bertanya padamu malah kau diam saja"Ucap Rein
Semua dokter disitu merasa takut
"Cepat katakan jangan diam saja atau kalian ingin ku kirimkan keruang mayat!"Ucap Rein
"Ka tahan amarahmu"Ucap Yeppa
"Iyah ka ini malah akan membuatmu semakin terpuruk"Ucap Reina
"Apa yang terjadi cal?"Tanya Mamah Raisya
Semuanya terkejut dan bahkan mommy ana sampai pingsan sedangkan Rein diam tubuhnya terasa lemas akan kenyataan kalau dia kehilangan bayinya
"Mommy!"Ucap Semuanya
Daddy salim langsung mengendong mommy ana dan memesan ruangan untuk istrinya
"Rein!"Panggil Mamah Raisya dia tau jika Rein sangat terpukul akan kejadian ini
Rein diam dia hanya menundukkan kepalanya
Mamah Raisya memeluk Anak lelakinya itu
"Sayang"Panggil Mamah Raisya lagi
__ADS_1
Rein menoleh menatap sang mamah dan langsung memeluknya dengan erat
"Aku kehilangan anakku mah karena wanita itu,anak yang selama ini harapan dan sekarang dia pergi mah"Ucap Rein
"Aku yakin jika istriku tau dia pasti akan sangat terpukul mah!"Ucap Rein
"Makanya kamu harus menjadi kuat juga sayang jangan seperti ini"Ucap Mamah Raisya
"Mah aku tidak sanggup melihat istriku sedih"Ucap Rein
"Apakah kau tidak mau melihat putramu Rein"Ucap Indra
"Dia juga harus diberi nama olehmu Rein"Ucap Mamah Raiysa
Rein berusaha tegar dan dia pun bangkit dari duduk
"Apakah Kau sudah ada nama untuk anakmu"Ucap Mamah Raisya
Rein menganggukkan kepalanya
Rein sudah berdiri diruang dimana anak berada hatinya terasa sakit jika harus melihat anak yang telah tiada
Indra menepuk pundak Rein sekaligus menguatkan Rein
"Jangan lemah seperti ini Rein kau sekarang seorang ayah apakah pantas jika kau menangis didepannya"Ucap Indra
"Ya aku sekarang seorang ayah aku harus kuat menghadapi ini"Ucap Rein menguatkan diri sendiri
"Setelah kejadian ini aku akan benar-benar membalasmu Liona"Ucap Rein
__ADS_1