DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 150


__ADS_3

Edo hari ini mengajak yunna jalan-jalan kemana pun yunna mau namun pada awalnya yunna menolak keras ajakan edo tapi setelah edo rayu dengan lembut akhirnya yunna luluh walaupun harus dengan susah payah


Dan juga yunna hari ini yunna tidak terlalu mual jika berdekatan dengan edo


Dimana ada Restaurand yunna pasti akan merengek ingin makan disana sedangkan Rein dibelakang mereka mengikuti dan menyamar dengan balutan kain rajut dililitkan dilehernya sampai menutupi setengah wajahnya dan juga topi agar menutupi wajahnya


Rein menatap sedih istrinya dia ingin sekali membawa yunna pulang tapi indra melarangnya


Yunna dan edo memasuki restaurand mewah dan Rein juga mengikuti dan dia juga duduk tepat dibelakang Yunna,berkali-kali Rein mengusap air matanya tanda sakit hatinya melihat istri tercintanya bermesraan dengan lelaki lain


"Sayang aku merindukanmu cepatlah sadar siapa dia!"Ucap Rein dalam hatinya


"Sebentar lagi kau akan pulang bersamaku sayang,bentar lagi"Ucap Rein lagi


Edo merasa girang karena yunna benar-benar tidak mual dan bahkan muntah jika berdekatan dengannya hari ini


"Mau makan apa sayang?"Ucap Edo


"Semuanya yang ada dimenu juga boleh"Ucap Yunna


Edo pun langsung memesankan semua kemauan Yunna


15 menit kemudian semua makanan pun tersedia diatas meja yunna dan Edo


"Mau ku suapi?"Tanya Edo

__ADS_1


Yunna menggelengkan kepalanya


"Tidak perlu bukankah aku punya tangan untuk ku gunakan?"Ucap Yunna tanpa menapa edo


Edo tersenyum kecut sedangkan Rein terkekeh mendengarnya


Ponselnya edo pun berdering dan edo pun mengangkatnya dan menjauh dari yunna


Sedangkan yunna melanjutkan makanan dengan khitmat sampai perutnya terasa kram


Yunna meringis kesakitan sampai Rein mendekati yunna


"Ada apa sa..ah no..na"Ucap Rein dengan salah sebut


"Perutku terasa kram mungkin kebanyakan makan"Ucap Yunna


"Bagaimana kabar anak papi sehat?kamu jauh dari papi apa tidak merasa rindu?papi saja sangat merindukan kalian berdua,tolongin papi yah buat mami sadar yah"Ucap Rein dalam hatinya


Entah kenapa perut yunna berangsur-angsur membaik dan bahkan tidak kram lagi dan dia pun merasa nyaman sekali dengan elusan itu berbeda dengan edo bahkan jika perutnya dielus oleh edo pasti akan bertambah keram


"Bagaimana sudah tidak keram lagi?"Tanya Rein


Yunna mengangguk pelan


Rein pun berdiri dan mengelus kepalanya

__ADS_1


"Cepatlah sadar sayang aku merindukanmu"Ucap Rein dan berlalu pergi membuat yunna bingung


"Siapa dia sebenarnya?kenapa respon tubuh dan bahkan anak dalam kandunganku sangat mengenal dia?"Ucap Yunna denga pelan dan masih menatap pintu yang digunakan Rein tadi


Edo sudah kembali dan langsung mengajak yunna pulang karena tangan kanannya menghilang yaitu dimas


Rein sebenarnya tidak pergi bahkan dia masih setia berdiri disekitar restaurand itu dia tersenyum menatap edo seperti orang gelabakan karena tangan kanannya menghilang ini tentu saja karena ulahnya


"Aku terlalu salah membiarkan mu hidup do tapi setelah ini akan ku pastikan peliharaanku akan pesta dagingmu"Ucap Rein dan tersenyum sinis


3 hari berlalu


Edo benar-benar panik atas kehilangan tangan kanannya itu dia takut jika yunna akan sadar siapa dirinya


Sedangkan yunna hari ini suasana hatinya sangat senang entah kenapa?Dia pun mencari keberadaan edo dia merasa bingung 3 hari belakangan ini edo seperti orang kebingungan


"Sayang!"Panggil yunna dan berjalan mendekati edo yang sedang duduk diruang tengah


Edo menoleh dan tersenyum


"Kamu kenapa?3 hari belakangan ini sepertinya gelisah sekali?"Ucap Yunna


"Tidak apa-apa aku hanya takut kehilanganmu"Ucap edo


"Memangnya aku akan kemana sih?"Ucap Yunna

__ADS_1


Edo tersenyum


"Setelah kau melahirkan aku akan menikahimu dan menjadikanmi istriku seutuhnya"Ucap Edo dalam hatinya


__ADS_2