
Sepanjang perjalanan yunna terus saja diam tanpa menghiraukan suaminya yang sedari tadi merayunya
Dia awalnya benar-benar lelah pun akhirnya memutuskan untuk menahanya agar bisa mengawasi Rein agar tidak melirik para ukhti ketat itu
Dan akhirnya mereka pun sampai dirumah mereka,Rein sudah mengabari kepada mamah papahnya kalau dia akan langsung kerumahnya,yeppa dan Reina sudah ada dirumah mereka
Yunna langsung turun dari mobil meninggalkan Rein
Rein langsung memarkirkan mobilnya dengan asal dan mengejar istrinya sampai didepan pintu yunna membanting pintu dengan kasar,Rein benar-benar terkejut dengan sikap yunna
"Sayang bukain aku mau masuk,kok dikunci"Ucap Rein sambil mengetok-ngetok pintu kamar nya
"Kamu tidur diluar aja!"Teriak Yunna
Seketika Rein langsung lesu karena disuruh istrinya untuk tidur luar
"Sayang bukain yah plis"Rengek Rein
Yunna tidak menjawab ucapan Rein
"Sayang……"Ucap Rein
Hampir tiga puluh menit Rein mengetok-ngetok pintu kamarnya tapi yunna benar-benar tidak meresponnya sama sekali
Rein pun memutuskan untuk turun kebawah menghampiri para adik mereka yang dari duduk di ruang keluarga
Dengan langkah lesu dia berjalan menghampiri para adiknya
Yeppa dan Reina sebernanya dari mendengarkan pertengkaran para kakanya
Rein pun langsung menghempaskan tubuhnya disofa dengan tatapan kosong
Yeppa dan Reina saling tatapan dan menggangguk
"Kaka berantem?"Tanya Reina
Rein pun hanya menggaguk tanda responnya
"Astaga kaka baru berantem gitu aja udah kaya orang kehilangan nyawa apalagi ditinggalkan ka yunna"Ucap Yeppa
__ADS_1
"Tapi kaka berantem karena apa sih ka!cerita dong siapa tau kami bisa bantu apalagi aku punya patner ini"Ucap Reina sambil menepuk pundak Yeppa
Rein pun menatap Para adiknya secara bergantian
"Aneh amat ya yep abis jalan-jalan kok malah berantem"Ucap Reina
Yeppa hanya mengangguk
"Cerita aja ka!nanti aku janji kaka bakalan bisa masuk kedalam kamar kaka"Ucap Yeppa dengan mantap
Rein yang tadinya hanya diam pun menatap yeppa dengan intens
"Oke kaka cerita,tapi gimana caranya?"Ucap Rein
Yeppa pun tersenyum sinis sambil menaiknya alisnya
"Kaka cerita aja anggap aja itu sebagai bayarannya"Ucap yeppa
Rein hanya menggangguk dan mulai menceritakan semunya
Setelah Rein selesai menceritakan semuanya,Yeppa dan Reina langsung tertawa terbahak-bahak mendengarkan pokok permasalahan yang terbilang lucu menurut mereka
Rein pun menjadi kesal dengan para adiknya ini pun langsung menyentil kening mereka dengan keras sampai mereka mengaduh kesakitan
Yeppa dan Reina pun berhenti tertawa dan mereka pun mengelus-elus kening mereka
"Gak bengkak kan"Ucap Reina
"Aku juga gak kan"Ucap yeppa
Rein hanya geleng-geleng kepala melihat para adiknya yang begitu sefrekuensi
"Cepat gimana caranya"Ucap Rein
"Tenang kaka woles aja dulu kaya di kali"Ucap Yeppa
"Salah woy tapi dipantai"Ralat Reina
Yeppa hanya terkekeh
__ADS_1
"Salah Beda dikit napa Na"Ucap Yeppa
Yeppa pun mengambil gawainya dan mengirim pesan kepada yunna
Ketika sudah selesai dan terkirim dia pun meletakkan kembali gawainya di atas meja
"Nah selesaikan!Kaka tunggu aja paling sebentar lagi ka yunna bakal turun"Ucap Yeppa sambil menyadarkan kepalanya disandaran sofa
Rein benar-benar merasa dipermainkan dengan para adiknya ini pun menjadi kesal
"Kamu benar yep jangan permainin kaka"Ucap Rein
"Aihs siapa juga yang permainin kaka,kaka santai aja aku udah hafal betul dengan sikap ka yunna"Ucap Yeppa
Dan benar saja ucap Yeppa,Yunna turun dengan baju tidur dan kepala masih berbalut handuk
Wajah Rein seketika berbinar-binar karena melihat istrinya sudah turun
Rein langsung bangkit dari duduknya dan berlari kecil menghampiri yunna
"Sayang……"Ucap Rein
Yunna menatap Rein dengan tatapan Dinginnya dan pergi kedapur untuk mengambil minum
Yeppa dan Reina hanya menatap para kaka nya dengan tatapa bingung
"Reina dari pada kita jadi obat nyamuk lebih baik kita ke kamar"Ucap Yeppa
"Betul bro"Ucap Reina
Reina dan Yeppa pun sudah memasuk kamar mereka
"Oh ya yep kamu ngirimin apa ke ka yunna sampe ka yunna keluar dari hambitannya"Tanya Reina
"Simple aja,aku cuma bilang,kaka yakin mau biarin ka Rein tidur luar kaka kan tau kalau dirumah ini ada gitar spayol yang siap membawa ka Rein ke kamanya"Ucap Yeppa
Rein pun langsung melotot mendengar penjelasan yeppa
"Gila lo Yeppa kaka aku gak mungkin lah ke goda sama bentukkan yang kaya gitu"Ucap Reina
__ADS_1
"Ya gimana lagi,kamu kasian gak sama ka Rein tadi,ya ngomong gitu aja dan aku juga paham kalau ka yunna itu cemburuan banget,apalagi mereka bertengkar karena hal yang gak jelas kan"Ucap Yeppa
"Bener juga sih"Ucap Rein