
Yunna dan Rein sudah selesai mengganti baju mereka pun bersiap menuju lapangan basket umum yang ada di perumahan mereka
Yunna sangat malas tapi Rein terus saja merayunya dan akhirnya yunna pun mengiyakan permintaan suaminya
Rein masih mengikat tali sepatunya sedangkan yunna duduk dilantai dengan wajah cemberut sambil memegang bola basket ditangannya
Rein yang sudan selesai memasang sepatunya pun langsung menghampiri istrinya
"Sayang jangan cemberut gitu dong,nantikan kita akan bertemu banyak orang dan mungkin juga akan ada anak kecil nanti"Ucap Rein sambil berjongkok dan mengelus lembut rambut yunna
Yunna pun menatap Rein dengan wajah berbinar-binar ketika mendengar anak-anak
"Benarkah hubby?Ayo tunggu apa lagi sekarang kita berangkat"Ajak yunna dengan antusias dan berjalan terlebih dahulu meninggalkan Rein
Rein pun tersenyum melihat istrinya sudah kembali ceria lagi
"Hubby ayo,nanti keburu anak-anaknya pulang"Ucap Yunna
Rein pun berlari kecil mengejar yunna yang sudah lebih dulu meninggalkannya
Sepuluh menit kemudian yunna dan Rein pun sampai ketempat tujuan,mereka hanya berjalan kaki menuju tempat yang memang disedia untuk umum dikomplek perumahan itu
Yunna benar-benar senang karena tempat itu sangat ramai dan juga banyak sekali anak kecil yang berlarian dan bermain
Rein yang melihat wajah bahagia istrinya pun ikut berbahagia,Rein pun meraih pinggang ramping yunna agar lebih dekat padanya
"Sepertinya kamu sudah sangat ingin memiliki anak sayang?"Ucap Rein sambil tersenyum
Yunna tersenyum dan menggangguk mantab
"Aku sangat ingin hubby,Kapan yah kecebong mu bisa jadi baby" Ucap yunna sambil mengelus perutnya
Rein pun juga mengelus perut yunna
"Kita usaha lagi yah!Mungkin kecebongku tidak mau jadi baby tapi hanya ingin berenang didalam perutmu dan menghilang"Ucap Rein sambil tersenyum
Yunna mengangguk dan tersenyum kecut
__ADS_1
Rein mengacak-acak rambut yunna
"Sudah lebih baik sekarang kita main itu lihat banyak juga anak-anak remaja sedang bermain"Ucap Rein sambil menunjuk lapangan basket yang sedang ramai
Yunna melirik kearah tunjukka Rein dan mengangguk
"Hubby benar-benar ingin mengajari ku bermain basket?"Tanya yunna dengan ragu
Rein tersenyum menatap wajah yunna
"Iyah sayang kan aku sudah bilang mulai dirumah tadi"Ucap Rein
Yunna mengangguk
Rein mengandeng tangan yunna menuju lapangan basket itu
Semua remaja yang sedang bermain disitu pun langsung menatap yunna dengan tatapan kagum akan kecantikkannya tapi yunna hanya mengacuhkannya karena dia terus saja menatap wajah suaminya yang sangat tampan baginya
Rein pun melirik para remaja yang menatap istrinya yang sedemikian Rupa dengan tatapan membunuhnya
"Hay bisakah jangan menatap istriku seperti itu?atau ingin aku keluarkan mata kalian?"Ucap Rein dengan kasar dengan tatapan yang tidak suka
"Maaf bang soalnya istri abang sangat cantik"Ucap salah satu remaja
Rein mengepalkan tangannya dan berniat menghampiri remaja yang telah memuji istrinya didepannya ada rasa panas yang bergejolak hebat dihatinya
Satu langkah Rein melangkahkan kaki ingin menghampiri para remaja itu tapi dihalangi oleh yunna
"Hubby niat kita apa kesini?ingin bermain basket kan bukan berkelahi?"Ucap Yunna sambil mengelus dada Rein
Rein menatap yunna dan menarik nafas yang panjang dan menghembuskan dengan kasar
"Maaf sayang"Jawab Rein
"Tapi sepertinya aku harus membuat lapangan basket dirumah kita dan lapangan yang lainnya juga agar kamu tidak terlalu dilirik oleh pria lain"Ucap Rein dengan wajah yang masih datar
Yunna mengangguk dan tersenyum pada Rein
Yunna langsung mengambil bola yang ada ditangan Rein dan mulai mendrible nya
__ADS_1
"Ayo hubby katamu ingin mengajariku kan?"Ucap yunna sambil menggiring bola
Rein pun mulai tersenyum dan mengejar yunna
"Coba masukan bola itu kedalam ring sayang"Suruh Rein sambil menunjuk ke arah ring yang ada diatas kepala yunan
Yunna pun menatap kearah Ring itu dan menggelengkan kepalanya
"Tidak bisa hubby"Ucap Yunna
Rein berjalan mendekati yunna
"Coba sini bola nya biar aku perlihatkan caranya"Ucap Rein
Rein mengambil ancang-ancang untuk melempar bola dan benar saja bola itu masuk kedalam ring
Yunna menepukkan kedua tangannya
"Wihi suami aku tu bos"Ucap yunna terkekeh
Rein pun mengajarkan yunna cara bermain basket tapi yunna selalu gagal memasukka bola ke dalam Ring sampai dia kelelahan dan merengek meminta istirahat pada Rein
Yunna pun duduk dipinggir lapangan sambil meminum minuman yang sudah mereka sediakan sebelum berangkat tadi sedangkan Rein masih sibuk bermain dengan para remaja-remaja tadi
Ditempat lain seorang laki-laki sedang jogging untuk menghilangkan rasa bosannya
"Komplek ini lebih ramai dari pada komplek tempat tinggalku"Ucapnya
Dia terus berlari dan sampai ditempat lapangan bola basket dia pun langsung tersenyum
"Ah lama sekali aku tidak bermain basket"Ucapnya dan tatapannya pun menangkap perempuan yang sedang duduk dipinggir lapangan sambil memegang minuman ditangannya
"itu yunna kan?"Ucapnya sambil menampaki perempuan itu
"Iyah itu yunna,Astaga dia semakin cantik,dia benar-benar seperti bidadari"Ucap nya sambil terus menatap yunna yang sedang menyemangati Rein
"Apa yang dia lakukan disini apa dia tinggal dikomplek ini?"Ucapnya lagi
"Ah dari pada aku bertanya-tanya sendiri lebih baik aku samperin aja"Ucapnya lagi
__ADS_1