DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 164


__ADS_3

Rein mengejar yunna dan sampai dia bisa meraih tangan yunna dan mengajaknya bicara


Semua pelayan menyambut kedatangan Mereka dengan ramah


"Selama datang kembali nona dan tuan muda"Ucap Ketua pelayan


Yunna tersenyum manis sedangkan Rein hanya menganggukkan kepalanya


"Kalian siapkan makanan untuk kami"Ucap Rein


"Baik tuan"Ucap pelayan dan berjalan menuju tempat mereka yaitu dapur


Rein mulai menatap istrinya lagi


"Sayang apa yang kau ucapkan padanya?"Ucap Rein


"Aku hanya memberi paham padanya hubby"Ucap Yunna


"Apa sayang,aku sangat penasaran,karena kamu bisa membungkam liona seperti tadi?"Ucap Rein


"Aku lupa!sekarang kita naik keatas aku sangat lelah hubby"Ucap Yunna dan berjalan meninggalkan Rein terlebih dahulu


"Kau ini "Ucap Rein


Yunna langsung merebahkan tubuhnya diranjang besar miliknya dan Rein ada rasa nyaman jika berbaring diatasnya


"Sayang katakan saja apa yang kau ucapkan?"Ucap Rein


"Hubby kau laki-laki kenapa bisa sangat kepo"Ucap Yunna


"Aku hanya padamu sayang"Ucap Rein dan mendudukkan dirinya disamping Yunna

__ADS_1


Yunna pun duduk dan memeluk Rein


"Ayo cepat katakan sayang"Ucap Rein


"Iyah"Ucap Yunna


"Aku hanya bilang padanya seperti yang kau katakan padaku hubby jika daddy itu sangat menakutkan didunia bisnis dan aku bilang padanya jika darah daddy mengalir didiriku"Ucap Yunna


"Jika dia berani merebutmu dariku maka dia akan tau keturunan dari Salim Wijaya sesungguhnya"Ucap Yunna


"Itu saja"Ucap Yunna


"Hah kau katakan itu?"Ucap Rein dengan kaget


Yunna menatap Rein dengan tatapan herannya


"Memangnya salah ya hubby"Ucap Yunna


"Tidak salah sayang malah kamu benar dan aku mengakuinya keturunan Salim Wijaya sangat menakutkan aku Rein Khalid Baskoro pun takluk padamu"Ucap Rein


Yunna tersenyum dan kembali memeluk Rein


"Aku tidak mau siapapun mengambilmu dariku hubby aku tidak mau,kamu hanya milikku tidak boleh dibagi apalagi diambil"Ucap Yunna


"Iyah sayang aku milikmu"Ucap Rein dan memeluk yunna dengan erat


"Pasti Liona akan berbuat sesuatu padamu sayang,apalagi dia tau kau anak dari Daddy salim karena dia sudah menaruh dendam pada daddy sejak dia SMA atas kematian ayahnya"Ucap Rein dalam hatinya


1 bulan berlalu


Dan hari tepat sudah kandungan yunna genap 5 bulan

__ADS_1


Yunna dan Rein pun tentu mengecek kandungan yunna yang memang sudah sangat menonjol dan bahkan yunna pun semakin manja pada Rein membuat Rein kewalahan namun dia menikmati ini semua


Suster mengoleskan gel pada perutnya sedangkan Ical hanya menjelaskan saja karena ini permintaan Rein,dia tidak mau istrinya disentuh oleh pria lain walaupun itu sahabatnya


"Anak kalian sehat dan lihatlah Rein dia berjenis kelamin laki-laki"Ucap Ical


"Penerusku akan segera hadir!"Ucap Rein dengan dan tersenyum menatap yunna dan tak terasa air mata jatuh membasahi pipinya


Membuat yunna terharu dan menghapus air mata suaminya dengan jempol jarinya


"Jangan suka menangis hubby jika melihat anak kita nanti dia malu karena memiliki papi yang cengeng"Ucap Yunna


"Tapi aku merasa terharu dan bangga sayang karena anak ku akan segera hadir didunia ini"Ucap Rein


"Aku juga hubby jadi kita rawat sama-sama yah calon anak kita"Ucap Yunna dengan senyum manisnya


Ical yang melihat keharmonisan sepasang kekasih didepannya pun menjadi tersenyum dan ada rasa iri dihatinya karena sang pujaan hatinya tak kunjung mau diajak menikah


"Istriku sering meringis karena perutnya terasa ditendang apakah itu wajar?"Tanya Rein


"Itu sangat wajar Rein apalagi jika kandungannya semakin besar maka tendangannya juga semakin kuat"Ucap Ical


"Meledak dong perutku hubby jika ditendang"Ucap Yunna


"Tidak akan nona bahkan itu menandakan jika anak kalian sehat"Ucap Ical


"Aku sarankan setelah ini nona benar-benar jangan melakukan apa-apa,bayi kalian memang sehat tapi nona juga tidak boleh kecapean apalagi stress"ucap Ical


"Aku akan resepkan vitamin baru padamu dan juga lebih seringlah makan buah dan meminum air putih nona"Ucap Ical


"Baik!"Ucap Yunna

__ADS_1


Ical memberikan resepnya pada Rein dan Mereka pun menebusnya dan mereka pun pulang kerumah Mereka


__ADS_2