
Seminggu berlalu
Kondisi Yunna tak kunjung membaik karena dia tak mau memakan dan bahkan tak mau minum obat yang dia lakukan hanya melamun bahkan Rein mengajak bicaranya pun tak dia hiraukan membuat hati Rein sakit dengan keadaan Yunna
Reina dan Yeppa pun masuk kedalam Ruangan Yunna semenjak kejadian itu mereka tak enak hati untuk melihat sang kaka karena mereka tak sanggup melihat kesedihannya tapi hari ini mereka mencoba untuk menghibur Yunna
"Ka...."Ucap Yeppa dengan lembut
Yunna tak bergeming
"Ka Yunna lagi apa?"Ucap Reina
"Kalian lebih baik pergi!kaka ingin sendiri"Ucap Yunna
"Ka biarkan kami disini!jangan usir kami"Ucap Yeppa dan memeluk sang kaka
"Kami ingin menemani kaka disini,jangan menganggapmu sendiri ka!"Ucap Reina
"Aku sekarang memang sendiri kan?duniaku hancur setelah aku kehilangan anakku dan bahkan aku gagal menjadi seorang istri dari Rein Khalid Baskoro"Ucap Yunna
"Engga ka bahkan ka Rein sangat bangga memiliki kaka"Ucap Reina
"Jangan menghiburku Reina aku tidak butuh"Ucap Yunna
"Ka dengarkan kami!Raihan akan sangat sedih jika tau kaka seperti ini"Ucap Yeppa
"Seharusnya dia masih disini,Raihan masih disini menemani hari-hari mami dan papi bukan malah pergi ninggalin mami"Ucap Yunna
"Ka aku mohon jangan seperti ini,ka Rein sangat sedih melihat kaka seperti ini bahkan dia selalu memikirkanmu tanpa memikirkan dirinya sendiri"Ucap Yeppa
__ADS_1
Yunna diam dan menatap para adiknya satu persatu
"Apakah suamiku baik-baik saja?"Ucap Yunna
"Ka Rein selama ka Yunna melarangnya menemui kaka seperti bukan ka Rein ka bahkan dia tak pernah pulang lagi ke rumah dia hanya diam didepan pintu ruangan kaka"Ucap Rein
"Aku ingin bertemu dengannya"Ucap Yunna
Yeppa dan Reina tersenyum mendengar ucapan Yunna
"Oke kami akan panggilkan ka Rein"Ucap Yeppa dan mereka pun pergi meninggalkan Yunna untuk memanggilkan Rein
Rein pun masuk dan langsung memeluk Yunna rasa rindu sangat besar kepada Yunna
"Sayang bagaimana kabarmu"Ucap Rein
Rein melepaskan pelukanya dan tersenyum
"Iyah sebutkan saja sayang"Ucap Rein
"Aku ingin kau menceraikanku!"Ucap Yunna dengan mantap
Rein langsung terkejut dan kembali memeluk yunna dengan erat
"Tidak!tidak akan pernah sayang,aku sangat mencintaimu melebihi apapun,jika kau pergi dariku aku akan benar-benar hancur"Ucap Rein
"Aku tidak pantas untukmu hubby,kau pantas memiliki kebahagiaanmu selain bersamaku,aku sudah gagal menjadi istrimu,aku tidak patuh padamu"Ucap Yunna
"Jangan katakan itu sayang!kebahagiaanku bersamamu"Ucap Rein
__ADS_1
"Jika kau ingin aku menceraikanmu lebih baik kau bunuh saja aku sekarang"Ucap Rein dan mengambil pistol yang ada dijasnya dan menyerahkan kepada Yunna
"Tembak aku maka kau akan bebas tapi jika aku masih hidup jangan pernah kau berpikir aku menceraikanmu"Ucap Rein
Yunna mengambil pistol itu dan mengarahkannya kekepala Rein
"Jika kau mati maka aku akan bebas kan hubby dari mu?"Ucap Yunna
Rein tersenyum karena tindakan Yunna
"Apakah kau ingin membunuhku sayang?"Tanya Rein
"Jika aku tidak mencintaimu mungkin iya hubby"Ucap Yunna
"Aku tidak akan pernah sanggup hubby melihatmu terluka"Ucap Yunna dan membuang pistol itu,Yunna memeluk Rein
"Cepat sembuh sayang!agar kita bisa menjenguk makam Raihan yah"Ucap Rein dengan lemah lembut
"Jangan suka melamun lagi yah"Ucap Rein
"Hubby maafkan aku!"Ucap Yunna
"Sudah yah jangan meminta maaf terus!sekarang makan setelah itu minum obat"Ucap Rein
"Iyah hubby!"Ucap Yunna
AYO GUYS DIKOMEN SAMA DILIKE NOVELKU BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT UP NYA
HAPPY READING READERS😍😍😗
__ADS_1