DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 76


__ADS_3

Risa pun akhirnya pergi meninggalkan kediaman Yunna dan Rein sebelum dia meninggalkan rumah itu di terus saja mengumpat dalam hatinya


"Lihat saja Yunna jika aku tidak bisa mendapatkan Rein berarti kamu juga tidak bisa!"Ucapnya sambil menatap rumah Rein dan yunna dengan penuh kebencian


Setelah kepergian Risa semuanya bisa bernafas lega


Mamah Raisya mendekati Yunna dan memeluknya tersirat kekhawatiran diwajah cantiknya yang sudah tidak muda lagi


"Kamu gak papa kan sayang?kamu diapain tadi sama wanita ular itu?"Ucap Mamah Raisya dengan panik


Vina dan Angle hanya diam sambil saling tatapa seakan-akan berbicara lewat pikiran mereka


"Sepertinya aku pernah melihatnya,tapi dimana yah?"Ucap Angle dalam hatinya


"Ibu ini tidak asing di otak ku"Ucap vina membatin


Yunna tersenyum melihat ibu mertua seperti sangat khawatir padanya


"Aku gak papa kok mah,bahkan dia tidak menyentuh ku sama sekali,tapi jika mamah tidak datang tadi aku juga tidak tahu akan seperti apa"Ucap Yunna dengan tersenyum


Mamah Raisya pun melepaskan pelukkannya dan menatap anak menantunya


"Syukurlah sayang,tapi mamah akan menghukum suamimu itu karena tidak menjagamu dengan baik"Ucap Mamah Raisya dengan wajah kesalnya


Yunna tersenyum kecut mendengar mamah mertuanya akan menghukum suaminya


"Ah iya sampai lupa mah,kita duduk dulu!"Ucap yunna sambil menarik tangan mamah Raisya


Mamah Raisya pun tersenyum dan mengikuti anak menantunya


"Mamah kok kesini gak kasih kabar"Ucap Yunna


"Memangnya suamimu tidak memberi tahumu jika mamah datang sayang"Ucap mamah Raisya sambil mengelus rambut yunna


Yunna menggelengkan kepalanya


"Dasar anak itu,mamah benar-benar akan menghukumnya"Ucap mamah Raisya dengan berapi-api


Yunna mengelus tangan Mamah mertuanya dan menggelengkan kepalanya


"Jangan hukum suamiku mah"Ucap yunna dengan wajah memohon


Mamah Raisya tersenyum


"Kenapa sayang?dia sudah lalai menjagamu jika mamah tidak datang apa yang akan terjadi dengan menantu keluarga baskoro ini"Ucap mamah Raisya


"Aku mohon jangan mah,tapi lihatlah sisi baiknya aku baik-baik saja kan"Ucap yunna dengan wajah memohon


Mamah Raisya yang melihat menantunya seperti itu pun tersenyum


"Kamu sangat mencintai anak nakal itu sayang?"Ucap Mamah Raisya


Yunna tersenyum canggung dan mengangguk


"Ya sudah mamah tidak akan menghukumnya tapi jika dia masih lalai jangan larang mamah jika mamah menghukumnya"Ucap mamah Raisya


Yunna mengganggukkan kepalanya"Iyah mah"Ucapnya


Mamah Raisya pun menjelaskan kedatangannya kepada yunna jika dia kesini ingin mengantarkan pembantu baru yang akan menggantikan mita sementara,dia bernama bi sanah


"Bi kamu bisa langsung saja masuk kamarmu yang ada disana"Ucap mamah Raisya menunjuk kamar didekat dapur disamping kamar Mita


Yunna merasa tidak enak pada mamah mertuanya padahal dia bisa mengerjakan semuanya sendiri apalagi sekarang di tidak kuliah


"Maaf mah aku merepotkan mamah"Ucap Yunna


Mamah Raisya tersenyum dan menggelengkan kepalanya


"Jangan bicara seperti itu sayang kan sekarang kamu juga anak mamah jadi tidak merepotkan sama sekali"Ucap mamah Raisya


Yunna tersenyum"Makasih Mah"Ucap nya


Mamah Raisya hanya menggangguk


Mamah Raisya pun menatap kearah Vina dan Angle yang dari tadi hanya diam saja seperti patung


"Kalian teman-temannya menantu saya kan?Vina dan Angle bukan?"Ucap Mamah Raisya


Vina dan Angle reflek mengganggukkan kepalanya secara bersamaan


"Iyah tante"Ucap Vina


Mamah Raisya tersenyum tapi berbeda dengan yunna,yunna menahan tawanya melihat para sahabatnya yang seperti orang linglung

__ADS_1


Vina dan Angle saling mengggolkan tangan mereka karena merasa canggung dengan mertuanya yunna


"Kalian kenapa?gak usah canggung sama saya anggap saja saya ini mamah kalian juga sama kaya yunna"Ucap mamah Raisya


Vina dan Angle sama-sama saling menatap satu sama lain


"Tante yang benar?masa iya kalau kami sama kaya yunna menganggap tante sebagai mamah berarti kami jadi istri Rein dong tante kan yunna itu menanti tante jadi nyebut tante mamah"Ucap Vina dengan polosnya


Angle seketika tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya


Yunna langsung meletot mendengar perkataan Vina


"Jaga ucapan mu Vina!"Ucap yunna dalam hatinya


Mamah Raisya tersenyum melihat sahabat-sahabat menantunya ini


Vina hanya terkekeh melihat ekspresi orang-orang yang mendengarkan ucapannya


"Jangan meletot begitu napa yunna kan Vina cuma bercanda"Ucap Angle


"Kalian ini ada-ada saja"Ucap mamah Raisya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya


Digedung baskoro grub


Buk!


Satu bogeman Rein melayang kewajah Indra


"Kenapa ndra bisa membiarkan wanita ular itu masuk kedalam rumahku dan untung saja mamah ku datang jika tidak istriku bisa terluka"Ucap Rein dengan penuh kemarahan


"Maafkan aku bos,dia lepas dari pengawasan para Bodyguardku dan bisa masuk dengan mudah ke rumah bos"Ucap Indra sambil menunduk


Rein ingin menampar wajah indra lagi tapi tidak jadi dan dia pun berteriak


Rein mulai mengatur nafasnya terlihat kemarahan diwajah tampannya


"Aku benar-benar tidak ingin hal ini terjadi lagi ndra,jika istriku kenapa-kenapa kamu juga harus merasakan apa yang istriku rasakan bahkan lebih"Ucap Rein dengan tatapan membunuhnya


"Maafkan aku bos,aku pastikan ini tidak akan terjadi lagi"Ucap Indra dengan mantap


"Beri peringatan kepada wanita ular itu"Ucap Rein dengann tatapan yang penuh amarah


"Siap bos!"Ucap indra


Indra pun pergi meninggalkan Rein


Setelah indra pergi Rein pun langsung menghempas dirinya dikursi kebesarannya


"Sepertinya jika aku lalai bisa-bisa istriku dalam bahaya"


"Aku tidak akan membiarkan mu lepas begitu saja Risa setelah masuk kedalam rumahku dan ingin mencelakai istriku"Ucap Rein dengan penuh kemarahan


Dikediaman Yunna


Lama mereka bersenda gurau sampai hari pun sudah menjelang sore Vina dan Angle pun sudah pulang


Yeppa dan Reina pun juga sudah pulang ke rumah


Reina langsung berlari menghambur pelukkannya kepada Mamah Raisya


"Mamah kangen!"Ucap Reina dengan manjanya sambil memeluk Mamah Raisya


"Anak mamah udah besar jangan manja lagi"Ucap Mamh Raisya


"Gak mau"Ucap Reina


Yeppa dan yunna hanya tersenyum kecut melihat adegan saling peluk antara Reina dan mamah Raisya


"Kangen Mommy ya de?"Tanya yunna dengan berbisik


Yeppa tersenyum dan mengangguk


"Kangen Mommy banget ka"Ucap Yeppa dengan wajah yang sendu


Yunna pun mendekati adiknya dan memeluk adiknya seakan merasakan kesedihan yang adiknya rasanya


Yeppa sontak kaget karena kakanya memeluknya secara tiba-tiba


"Kaka!"Ucap lirih yeppa


Yunna terus memeluk adiknya


"Enak gak dipeluk kaka,ka Rein aja gak bisa tidur kalau gak peluk kaka"Ucap yunna sambil terkekeh

__ADS_1


Reina dan mamah Raisya pun sudah melepaskan pelukan mereka,mereka pun berjalan mendekati adik kaka yang tengah asik berpelukkan itu


Mamah Raisya dan Reina pun juga memeluk adik kaka itu


"Mamah!"Ucap Yunna


"Reina"Ucap Yeppa


"Sudah kita berpelukkan saja seperti ini,kalian pasti kan merindukan mamah kalian"Ucap Mamah Raisya


"Kalian kan bisa memeluk Mamah"Ucap Mamah Raisya


Yeppa dan Yunna hanya diam tapi masih saling peluk


Lama mereka berpelukan sampai tidak sadar kedatangan Rein


Rein pun tersenyum melihat adegan saling peluk para adik,istri dan juga mertuanya


"Dirumahku ada Teletubis yang sedang berpelukkan"Ucap Rein dengan setengah berteriak


Semuanya langsung menoleh kearah suara yang mengakatakan mereka Teletubis


Semuanya menatap kesal kearah Rein


Rein yang ditatap para wanita yang dia cintai itu pun hanya terkekeh dan berjalan mendekati mereka


"Aish kenapa kalian menatapku seperti itu?bukannya di sambut gitu!"Ucap Rein dengan nada bercanda


Rein pun meraih tangan Mamah Raisya dan mencium punggung tangannya


Rein juga menyerahkan tangannya pada Yunna dan para adiknya untuk mencium tangannya


Mamah Raisya langsung menjewer kuping dari Rein


"Aduh...duh...duh...Mah sakit!lepasin mah bisa putus telingaku"Ucap Rein mengaduh kesakitan


Mamah Raisya tidak memperdulikan ucapan Rein dan Terus saja menjewernya


"Biarin kenapa juga lalai menjaga istrimu dan jika mamah tidak datang tadi bisa-bisa wajah cantik istrimu itu terluka"Ucap Mamah Dengan gemas


Yunna menahan tawanya melihat suaminya dijewer mamah mertuanya begitu juga dengan Reina dan Yeppa


Rein masih terus memohon agar mamahnya melepaskan jewerannya


"Mah lepasin nanti putus terus aku gak bisa denger suara seksi istriku lagi mah"Ucap Rein sambil terkekeh melihat kearah istrinya


Mamah Raisya pun melepas jewerannya


"Bisa-bisa Rein kamu lalai menjaga rumah ini"Ucap Mamah Raisya


Rein mengelus-ngelus bekas jeweran mamahnya


"Dia licik mah!jadi bisa lepas dari pengawasan para bodyguard ku"Ucap Rein


"Tapi mamah gak mau tau jika sampai terjadi apa-apa pada menantuku kamu akan mamah hukum"Ucap Mamah Raisya


"Sebelum Mamah menghukum ku aku duluan yang akan menghukum diriku mah"Ucap Rein sambil menatap Yunna


Rein pun mendekati istrinya,Rein meraih tubuh yunna agar lebih dekat dengannya tersirat kekhawatiran diwajah tampan Rein


"Sayang kamu gak papa kan?apa yang sakit?biar aku obati"Ucap Rein sambil membolak-balikkan tubuh yunna


Yunna terkekeh melihat tingkah suaminya


"Sayang kok malah ketawa kan aku khawatir ini"Ucap Rein dengan cemberut


Yunna merasa gemas melihat wajah cemberut Rein dan dia pun mencubit pipi Rein


"Aku baik-baik aja ko hubby"Ucap Yunna tersenyum sambilm mencubit pipi Rein


Yeppa dan Reina menatap jengah kemesraan para kaka mereka dan mereka pun memutuskan masuk kamar


Mamah Raisya tersenyum melihat adegan yang begitu membuat siapapun iri dibuatnya


"Kalian!ingat tempat jika ingin bermesraan lebih baik kekamar gih"Suruh mamah Raisya


Yunna pun langsung tersadar jika apa yang dia lakukan disaksikan oleh mamah dan para adiknya sedangkan Rein hanya tersenyum santai


"Oke mamah kami ke kamar dulu yah"Ucap Rein


Rein langsung menggendong tubuh yunna gaya bridal style menuju kamar mereka


Mamah Raisya tersenyum melihat Rein benar-benar romantis pada istrinya

__ADS_1


"Terima kasih sayang karena sudah membuat antartika keluarga baskoro menjadi cair"Ucap mamah Raisya dalam hatinya


__ADS_2