
Yunna meraih ponselnya yang ada di nakas,, dia berniat mengabari Rein bahwa dia akan kerumah mamah Raisya dan ketika dia membuka ponselnya dia langsung membulatkan matanya ketika melihat bahwa Rein menelponnya hampir puluhan kali
"Astaga hubby kamu ini kenapa sampai menelpon ku sebanyak ini sih seperti kurang kerjaan saja"Ucap yunna
"Eh tapi biasanya kalo hubby menelponku seperti ini pasti dia sedang ada masalah"Ucap yunna
Yunna berusaha menelpon Rein kembali lama yunna menunggu dan akhirnya telpon tersambung
"Hubby!"Ucap yunna dengan manja
"Iya sayang?Kamu kenapa baru saja menelponku apakah kamu baru saja bangun tidur,tadi aku merindukan mu sayang"Ucap Rein
"Hehehe maaf hubby tadi aku sebernanya mendengar ponselku berbunyi tapi aku malas untuk mengangkatnya"Ucap yunna sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Ya tidak papa sayang itu juga gara-gara aku kan"Ucap Rein
"Iyah hubby memang keterlaluan sekali tadi malam benar-benar melakukannya 4 Ronde untung pinggangku masih kuat"Omel yunna
"Ya aku hanya menepati janjiku sayang"Ucap Rein
"Janji apa seperti itu tidak ada faedah sama sekali"Ucap yunna
"Kata siapa tidak ada faedahnya?faedahnya banyak sayang kita bisa menghasilka baby dan juga kita bisa menghasilkan keringat"Ucap Rein
""Terserah kamu lah hunby!Tapi setelah ini biarkan aku beristirahat hubby,izinkan aku tidur dengan tenang"Rengek yunna
"Iyah-iyah jika Jhoniku bisa diajak tidur maka kita tidur dengan nyenyak nanti malam"Ucap Rein
"Hubby!jika benar-benar melakukannya lagi lebih baik hubby tidur diluar saja nanti malam"Ancam yunna
__ADS_1
Rein langsung tertawa terbahak-bahak mendengar ancaman yunna
"Aish jangan mengancam suamimu seperti itu sayang kamu juga tau kan jika kamu menutup pintu kamarmu masih banyak pintu yang terbuka untuk menerima suamimu ini"Ucap Rein
Yunna langsung melotot mendengar ucapan Rein karena memang benar banyak sekali orang yang menginginkan suaminya itu
"Hubby! bikin kesal saja,aku tutup saja telponnya oh ya,aku mau kerumah mamah Raisya"Ucap yunna sambil mematikan ponselnya secara sepihak
"Hallo sayang!Sayang!Astaga dia ngambek ini tapi tidak papa lah kalau dia dirumah mamah pasti mudah nanti membujukya"Ucap Rein
Yunna keluar dari kamarnya dia bertemu dengan Yeppa dibawah
"De kamu sudah pulang ini baru jam berapa?kamu bolos yah....."Ucap Yunna
"Siapa sih yang bolos kaka,disekolah gurunya rapat makanya pulangnya cepet"Ucap Yeppa dengan kesal
"Hehe Maaf deh de,Kamu mau ikut gak? kaka mau kerumah mertua kaka nanti kamu bisa ketemu sama Reina"Ucap Yunna
"Ya jangan lama-lama dan gak usah dandan"Ucap yunna
Tak berapa lama yeppa sudah muncul dengan tas selempangnya
" Yuk ka berangkatttt"Ucap yeppa
"Ayo"Ucap Yunna
Yunna dan Yeppa tidak membutuhkan waktu lama hanya empat puluh lima menit saja mereka sudah sampai
Yunna dan Yeppa langsung turun dan masuk kedalam Istana Baskoro ini
__ADS_1
Mamah Raisya sedang asyik duduk bersama dengan papah Khalid diruang keluarga dan melihat menantun kesayangannya datang mereka langsung menyambutnya dengan gembira
"Sayang!"Teriak mamah Raisya kepada yunna dan yeppa sambil memeluk mereka satu persatu sedangkan papah Khalid hanya tersenyum
Yunna dan yeppa mencium punggung tangan mamah Raisya dan dan papah Khalid bergantian
"Kalian kapan datang?Rein mana?"Tanya mamah Raisya
"Rein nya masih ngantor mah"Jawab yunna
"Dasar anak itu pikirannya hanya kerja saja nanti kalau dia datang pasti mamah jewer telinganya karena sudah membiarkan menantu mamah pergi kesini sendiran"Omel Mamah Raisya
"Enggak kok mah aku gak sendiri aku sama yeppa kesini"Ucap yunna sambil tersenyum
"Tetap saja Mamah akan menghukumnya"Ucap mamah Raisya
"Eh kenapa malah berdiri disini ayo kita masuk,kamu lagi mah menantu datang malah diajak ngobrol depan pintu"Omel Papah Khalid
"Ah iya pah mamah lupa"Ucap Mamah Raisya sambil nyengir
"Ya sudah sayang ayo kita masuk kedalam"Ucap Mamah Raisya
"Oh ya mah Reina nya ada?Tanya yeppa
"Iya ada kok sayang,kamu masuk aja kekamarnya"Ucap mamah Raisya
"Iyah mah aku kekamar Reina dulu yah"pamit Yeppa
"Iya sayang"Ucap mamah Raisya
__ADS_1
Yeppa dan Reina sudah berkenalan dulu di saat pernikahan Rein dan Yunna karena mereka sama-sama mudah akrab dengan orang baru jadi dengan mudah mereka bisa berteman apalagi mereka sekarang terhubung oleh keluarga mereka karena pernikahan Rei dan Yunna