
Edo masih terus menatap yunna dan Rein sampai mereka menghilang dari pandangannya karena mereka memasuki sebuah pertokoan serba ada
Bertha benar-benar heran dengan sugar baby nya ini karena dari tadi tatapannya terus menatap kearah lain bahkan bertha mengajak berbicara pun edo hanya menjawab seadanya tanpa menatapnya
"Do kenapa dari tadi hanya menatap kesana sih?Apakah kamu benar-benar iri kepada pasangan itu?"Tanya bertha
Edo pun mulai menatap kearah Bertha lagi
"Tidak tau aku hanya kesal saja dengan pasangan itu"Ucap edo
"Kesal? Kenapa kesal?Kamu iri yah?Karena wanita yang tadi cantik sedangkan aku tidak"Ucap Bertha
"Nah tahu masih tanya" ucap edo dalam hatinya
"Kata siapa sih aku iri?aku hanya kesal melihat pasangan itu bermesraan di tempat umum mana banyak anak kecil kan?"Ucap Edo bohong
Bertha mencerna ucapan Edo
"Ah benar juga,aku kira kamu menyukai wanita yang sedang digendong pria tadi"Ucap Bertha
"Tapi seperti aku mengenal laki-laki yang bersama wanita itu"tambahnya lagi
Edo mulai menatap intens bertha
"Benarkah?siapa dia?"Tanya edo dengan penasaran
"Tunggu aku ingat-ingat dulu"Ucap Bertha
Edo menatap jengah terhadap wanita paruh baya ini
"Efek umur ini pasti" Ucap edo dalam hati
Wajah bertha seketika mengambang dan menatap edo dengan tatapan penuh arti
"Aku sudah ingat namanya Rein Khalid Baskoro,pewaris dari Baskoro grub dan bahkan mall yang kita datangin ini pun adalah salah satu bangunan dari Baskoro grub"Ucap bertha
"Jika dibandingkan dengan aku tidak ada apa-apanya,dia sangat kaya dan berkuasa,perempuan tadi beruntung sekali bisa mendapatkan hati dari pewaris Baskoro grub"Tambahnya lagi
Edo benar-benar tidak terima dengan pernyataan dari Bertha yang memuji Rein sebegitu rupa,hatinya benar-benar panas tangan mengepal karena menahan emosi
__ADS_1
"Sekaya itu kah?sampai bertha pun kalah darinya?tapi aku tidak akan mundur demi cintaku kepada mu yunna aku akan tetap melawan Rein" ucapnya dalam hati
Bertha sudah berhenti berbicara dia mulai menatap edo dengan tatapan bingung
"Do!do!"Ucap Bertha sambil mengoyang-goyangkan tangan edo
Edo mulai menatap bertha lagi
"Hah ada apa?"Tanya edo dengan linglung
"Aku perhatiin kamu dari tadi banyak diam?bahkan sepertinya kamu seperti orang yang marah?Apa yang kamu sembunyikan do?"Tanya bertha
"Tidak kok aku hanya kagum saja dengan orang yang aku umpat tadi ternyata orang hebat"Ucap edo sambil tersenyum dipaksakan
Bertha hanya mangut-mangut saja dengan penjelasan edo
"Oh gitu!ya sudah sekarang kita kemana?pulang atau gimana?"Tanya bertha
"Kita pulang saja deh sayang aku cape sekali rasanya"Ucap edo bohong padahal hatinya sekarang sedang panas karena melihat kemesraan yunna dan Rein
"Ya baiklah kita pulang"Ucap Bertha
...………...
Sebenarnya yunna sangat senang diperlakukan Rein seperti itu tapi dia merasa risih dengan tatapan orang-orang kepadanya
"Hubby aku mau turun"Ucap Yunna dengan manja
Rein menatapa yunna dan tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepadanya tanda tidak mau
"Aku tau sayang kamu sebenarnya merasa risih dengan tatapan orang-orang itu"Ucap Rein dalam hatinya
"Sebenarnya kita kesini mau apa sayang?"Tanya Rein
Yunna mencubit pipi Rein dengan gemas
"Sudah tau mau belanja kamu malah tanya sih hubby"Ucap Yunna sambil terkekeh dalam gendongan Rein
"Ah iya yah"Ucap Rein dengan polos sambil terkekeh
__ADS_1
" hubby turunkan aku! aku mau belanja"perintah yunna
Rein terlihat berpikir dan menganggukkan kepalanya"Baiklah aku turunkan"Ucap Rein akhirnya
Rein dan yunna pun berkeliling toko itu dengan Rein sambil mendorong Kereta belanjaan
Rein merasa bahagia karena bisa menemani istrinya berbelanja seperti ini,karena dia belum pernah melakukannya walaupun itu dengan mamahnya
"Sayang sepertinya kita harus sering berbelanja seperti ini"Ucap Rein sambil tersenyum
Yunna mengerutkan keningnya karena heran dengan ucapan Rein
"Kamu kenapa hubby? Sakit yah?"Tanya yunna
Rein menggelengkan kepalanya
"Tidak sayang!"Jawab Rein
"Terus kenapa?aku tau hubby kamu itu paling tidak suka dikeramai kan?"Jawab Yunna
"Kamu tau tidak? aku merasa bahagia saja,kamu pilih-pilih barang terus aku yang dorong keranjangnya"Ucap Rein sambil tersenyum dengan manis
Yunna pun ikut tersenyum dengan jawaban yang Rein ucapkan
"Sederhana sekali hubby bahagiamu! Tapi baiklah 1 minggu sekali nanti kita pergi berbelanja seperti ini"Ucap Yunna sambil mengelus wajah suaminya
Hampir 1 jam Rein dan yunna berbelanja barang-barang yang sangat banyak
"Ini banyak sekali sayang untuk apa?"Tanya Rein sambil mengangkat mainan didalam keranjang
"Buat dikasihin nanti sama anak-anak hubby"Ucap Yunna tanpa menatap Rein
Rein mengerutkan keningnya
"Anak-anak sayang?"Ucap Rein dengan Heran
"Yaah mulai deh keponya"Ucap Yunna dengan jengah
"Gimana gak kepo sih sayang……"Ucap Rein terpotong gara-gara yunna
__ADS_1
"Jangan banyak tanya dulu ya hubby nanti juga kamu tau"Ucap Yunna dengan sedikit protes
"Iya iyah"jawab Rein