
Seminggu berlalu dari kejadian penembakan itu,Rein benar-benar sangat siaga dia takut kejadian itu akan menimpa kepadanya lagi dan bahkan yang lainnya
"Aku benar-benar sangat tidak tenang ndra atas kejadian itu bahkan aku sangat takut meninggalkan Yunna dirumah"Ucap Rein
"Aku sudah mencari tahu tentang hal ini tapi hasilnya nihil sepertinya orang ini sangat terencana melakukan semua"Ucap Indra
"Aku akan turun tangan langsung jika kau tidak bisa mengatasinya"Ucap Rein
Telpon Indra berbunyi dan ternyata yang menelpon adalah Celine
"Tuan dibawah ada yang ingin bertemu dengan Bos katanya dia adalah sahabat Bos"Ucap Celine
"Siapa dia?"Ucap Indra
"Tuan Erlangga"Ucap Celine
"Bos Erlangga ingin bertemu denganmu"Ucap Indra
"Suruh saja naik"Ucap Rein
"Baik!"Ucap Indra
"Suruh saja naik keruang bos"Ucap Indra
Indra menutup telponnya
Erlangga pun masuk keruangan Rein
"Mau apa kau kesini"Ucap Rein
"Wih santai bro!aku kesini cuma mau nemuin kamu dan juga ngasih undangan ulang tahun ku"Ucap Erlangga dan menyerahkan undangan para Rein
"Dateng ya Rein sekalian bawa istrimu aku ingin kenal dengannya"Ucap Erlangga
"Ya saya akan datang bersama dengannya"Ucap Rein
"Ini ka Indra undangan juga untukmu sekalian dengan Ical juga ya"Ucap Erlangga
"Oh iya ini undangan buat Reina juga Rein"Ucap Erlangga lagi
"Harus datang awas aja engga datang!"Ucap Erlangga
"Kapan acaranya?"Ucap Rein
"Disitu kan ada tanggal dan waktunya Rein"Ucap Erlangga
"Aku malas membacanya sebutkan saja"Ucap Rein
__ADS_1
"Seminggu lagi jam 8 malam"Ucap Erlangga
Rein menganggukkan kepalanya
"Aku pergi dulu soalnya aku mau temui klien ku"Ucap Erlangga dan pergi
Rein dan Indra hanya diam menatap kepergian Erlangga
Rein melempar undangan keatas meja dan langsung duduk dikursi kebesaran
"Aku harus secepatkan menemukan orang itu"Ucap Rein
"Cukup aku kehilangan anakku ndra aku benar-benar sangat takut jika kehilangan yang lain apalagi istriku"Ucap Rein
Indra menepuk pundak Rein
"Rein kita bersabar dulu!jangan pernah gegabah musuh kita kali ini benar-benar sangat licik dan cerdik jika kita salah perhitungan aku tidak tau bagaimana mengatasinya"Ucap Indra
"Aku yakin dia orang dibalik kematian anakmu Rein"Ucap Indra
"2 tahun setelah kejadian anak ku meninggal sekarang dia kembali menerorku tujuannya apa?"Ucap Rein
"Menurutku kita tunggu dulu apa yang akan dia lakukan lagi setelahnya baru kita bertindak"Ucap Indra
Rein menggebrak meja dengan kuat
"Kau sabar dulu! dia tidak mungkin langsung melakukan itu percaya lah padaku"Ucap Indra
"Tapi kita harus tetap waspada Rein"Ucap Indra
Rein diam kepalanya sangat pusing rasa khawatirnya terhadap keselamatan keluarganya yang dia takuti sekarang
"Kau boleh kembali ndra"Ucap Rein
Indra menganggukkan kepalanya lalu pergi
Rein mengambil fotonya bersama Yunna yang ada dimeja itu dan menatapnya sambil tersenyum tipis
"Tuhan jagalah keluarga ku ini aku tidak mau kehilangan lagi seperti aku kehilangan anakku"Ucap Rein sambil mengelus foto itu
Pintu ruangan Rein terbuka yang ternyata masuk adalah Yunna
"Surprise!"Ucap Yunna sambil membawa rantangan ditangannya
"Sayang!"Ucap Rein dan tersenyum melihat kedatangan Yunna
"Kamu kesini kok gak bilang-bilang sih"Ucap Rein bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Yunna
__ADS_1
"Kejutan hubby!soalnya aku kangen sama kamu"Ucap Yunna
Rein memeluk pinggang Yunna dan mencium kening Yunna
"Hm sayang kan aku bisa pulang nanti tanpa perlu kamu kesini"Ucap Rein
"Kelamaan hubby udahlah aku disini juga ngapain diprotes lagi aku bawa makanan juga buatan aku nih"Ucap Yunna
"Kamu akhir-akhir ini suka sekali memasak sayang"Ucap Rein sambil membawa Yunna menuju sofa
"Gak tau rasanya pengen aja"Ucap Yunna
"Tapi kamu gak cape kan?"Ucap Rein
"Cape apa sih hubby waktuku banyak banget cuma buat istirahat kalau masak kayagini aja mana ada cape nya mana aku dibantuin juga sama pelayan"Ucap Yunna
"Ya udah kalau gitu"Ucap Rein
"Hubby udah laper belum?"Ucap Yunna sambil membuka semua bawaannya
"Tadi sih belum tapi setelah kamu datang bawa makanan Iyah sampai kamu juga pengen aku makan"Ucap Rein
"Mulai deh"Ucap Yunna
Rein tertawa dan mencubit pipi Yunna
"Bercanda sayang tapi aku beneran laper nih ngeliat makanan bawaan kamu"Ucap Rein
"Ya udah hubby makan dulu nih"Ucap Yunna dan menyerahkan makanan pada Rein
"Kamu gak makan?"Ucap Rein sambil mengambil makanan ditangan Yunna
"Makan kok nih"Ucap Yunna sambil menunjuk makanan miliknya
"Makan sepiring berdua aja biar hemat"Ucap Rein
"Hah apa hubby?suami aku orang yang selalu sombong akan kekayaannya bilang ingin menghemat makanannya!babi kamu sakit yah jadi kamu gak ngehasilin uang lagi"Ucap Yunna
"Bukan gitu sayang aku pengen nyuapin kamu makan"Ucap Yunna
"Terus hemat apa hubby"Ucap Yunna
"Ya hemat tenaga kamu aja sayang"Ucap Rein
"Apasih hubby kamu gak jelas banget"Ucap Yunna tertawa
Rein ikut tertawa melihat Yunna tertawa
__ADS_1
Mereka pun makan sepiring berdua sambil bercanda