DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 232


__ADS_3

Rein langsung dilarikan kerumah sakit karena ditakutkan lukanya infeksi bahkan Rein sudah tidak sadarkan diri


Yeppa dan Reina sangat khawatir dengan keadaan sang Kaka yang mereka sayangi


"Ka Indra ka Rein gak bakal kenapa-napa kan?"Ucap Reina


"Kita percayakan kepada Dokter yah"Ucap Indra


2 jam dokter menangani Rein dan akhirnya dia keluar


Indra dan Ical mengahampirinya begitu pun dengan Reina dan Yeppa


"Tuan muda banyak sekali mengeluarkan darah dan sekarang dia membutuhkan transfusi darah segera Karena kondisi sangat lemah"Ucap Dokter


"Tapi stok darah rumah sakit sedang kosong"Ucap dokter


"Saya dok karena darah saya sama dengan ka Rein"Ucap Reina


"Nona kecil bukankah kamu sangat takut dengan jarum suntik bahkan kamu bisa pingsan melihatnya"Ucap Indra


"Ini demi ka Rein aku harus kuat melawan ketakutan ka"Ucap Reina


Yeppa tersenyum dan memeluk Reina


"Semangat yah,jika kamu tidak kuat jangan dipaksakan"Ucap Yeppa


Reina menganggukkan kepalanya


"Mari nona ikuti saya,nona harus diperiksa dulu apakah kondisi nona sehat atau tidak"Ucap Dokter


"Iyah"Ucap Reina dan mengikuti langkah dokter masuk keruangan


Reina melihat sang Kaka yang terbaring lemas tak sadarkan diri bahkan wajahnya pucat


"Kaka harus sehat lagi demi ka Yunna dan calon anak Kaka"Ucap Reina


Reina pun diperiksa dan semuanya aman dan transfusi darah pun dilakukan,dia terus memejamkan matanya tidak melihat jarum suntik walau rasa sakit jarum itu terasa tapi dia harus bisa menahannya agar sang Kaka selamat


"Sudah nona"Ucap Dokter


Tapi Reina masih menutup matanya bahkan tak bangun


"Nona"Panggil dokter lagi


"Iyah dok!anu tolong singkirkan dulu jarum yang ada disini soalnya aku takut sekali"Ucap Reina


Dokter tersenyum dan menuruti perintah Reina


"Sudah nona"Ucap Dokter


Reina pun membuka matanya dan mulai duduk tapi penglihatan nya berkunang-kunang bahkan dia merasa pusing


"Kenapa kepala ku pusing ya dok?"Ucap Reina


"Itu memang efek samping dari transfusi darah ini nona,apakah nona bisa berjalan?"Ucap Dokter

__ADS_1


"Ya aku bisa"Ucap Reina dan berjalan keluar,Yeppa yang melihat Reina keluar pun langsung menyambutnya dan mempersilahkan nya duduk


"Kamu gak papa kan?"Ucap Yeppa dengan khawatit


"Aku gak papa kok"Ucap Reina


"Nona kecil kalian berdua lebih baik pulang biar saya antar"Ucap Indra


"Kalau aku pulang ka Rein gimana?"Ucap Reina


"Tenang saja disini ada Ical yang akan menjaganya kalian juga butuh istirahat nona"Ucap Indra


Reina menganggukan kepalanya dan mereka pun pergi


Indra sudah memberitahu semuanya jika para adik sudah ditemukan dan menuju pulang tapi tidak memberitahu jika Rein terluka


Mereka pun sudah sampai dan mereka disambut suka cita dan haru oleh para orang tua mereka


Reina dan Yeppa keluar dari mobil tapi Reina benar-benar merasa pusing membuatnya hampir terjatuh tapi Yeppa memeganginya


"Sayang"Ucap Mommy ana dan Mamah Raisya dan memeluk anak mereka masing-masing


Yunna menatap aneh semaunya Karena dia benar-benar tidak tahu jika para adiknya diculik apalagi jika suaminya sedang dirumah sakit


"Mommy kangen banget sama kamu sayang?kamu gak papa kan?kamu diapain sama mereka?"Ucap Mommy ana


Daddy Salim pun juga memeluk anak bungsunya


"Aku gak papa kok mah,kami gak diapain-apain sama mereka"Ucap Yeppa


Papah Khalid langsung menggendong Reina karena Reina benar-benar sangat pucat membuat nya sangat khawatir


Reina pun direbahkan diranjang milik Yeppa dia terus memegangi kepalanya


"Yeppa apa yang terjadi dengan Reina?"Ucap Mamah Raisya


"Reina baru saja transfusi darah mah"Ucap Yeppa


"Apa? transfusi darah untuk siapa?"Ucap Mamah Raisya yang begitu khawatir


"Untuk ka Rein"Ucap Yeppa


Semuanya kaget begitupun dengan Yunna


"Apa?untuk hubby?dia kenapa Yeppa?"Ucap Yunna dengan panik


Yeppa diam membuat semuanya khawatir


"Jawab Kaka de"Ucap Yunna


"Yunna kamu tenang dulu jangan kamu desak dia?"Ucap Mommy ana


"Tapi aku mau tau mom suami aku kenapa?"Ucap Yunna


"Suami Kaka kenapa de?"Ucap Yunna

__ADS_1


"Ka Rein tertembak ka dan mengeluarkan banyak darah dan keadaan sekarang sangat lemah"Ucap Yeppa


Yunna langsung memeluk sang Daddy dan menangis


"Sebenarnya ini kenapa?kenapa hubby bisa tertembak dan kalian selama 3 hari ini kemana?"Ucap Yunna sambil menangis


"Kami diculik ka dan Ka Rein menolong kami tapi dia tertembak dibagian belakang karena tidak ditangani jadinya darahnya terus mengalir dan membuatnya harus transfusi darah tapi stok darah rumah sakit kosong dan Reina yang menyerahkan dirinya"Ucap Yeppa


"Dad aku mau liat keadaan suamiku sekarang"Ucap Yunna


"Baiklah Daddy akan antar kamu"Ucap Daddy Salim


Mamah Raisya juga menangis mendengar musibah yang menimpa kedua anaknya


"Siapa yang melakukan ini semuanya?begitu jahatnya dia"Ucap Mamah Raisya


"Ka Erlangga mah"Ucap Yeppa


"Apa!"Ucap Mamah Raisya dan Papah Khalid terkejut


"Erlangga?bukankah dia sahabat Rein?"Ucap Papah Khalid


Yeppa diam


"Indra ikut aku!"Ucap Papah Khalid


Indra menganggukan kepalanya dan mengikuti langkah papah Khalid


Yunna pun pergi menuju rumah sakit dimanan Rein dirawat sepanjang jalan dia terus menangis hatinya terasa sakit mengetahui sang suami yang dia rindukan sekarang sedang terluka


Mereka pun sampai Yunna ingin keluar terlebih dahulu tapi Daddy Salim memegangi tangan Yunna


"Jangan berlari ingat nak kamu sedang hamil"Ucap Daddy Salim


Yunna diam dan Daddy Salim pun membuka pintu untuk Yunna dan Sepanjangan jalan menuju ruang Rein Daddy Salim terus memegangi tangan Yunna


Didepan Ruangan Rein ada Ical yang duduk menunggu


"Cal!"panggil Daddy Salim


"Ah Daddy Salim!nona Yunna"Ucap Ical


"Bagaimana keadaan menantuku?"Ucap Daddy Salim


"Belum ada perkembangan dad"Ucap Ical


Yunna berdiri didepan pintu ruangan Rein dan melihat Rein terbaring tak sadarkan diri disana


"Dad hubby"Ucap Yunna dan kembali menangis Daddy Salim pun memeluk anak sulungnya


"Kamu mau masuk?"Ucap Daddy Salim


Yunna menganggukan kepalanya


"Ya sudah masuklah Daddy tunggu diluar yah"Ucap Daddy Salim

__ADS_1


__ADS_2