
Lama Rein menunggu yunna hampir 30 menit lamanya tapi yunna pun tak kunjung kembali,Rein pun menyusul Yunna ke toilet
Rein terkejut melihat kondisi restaurand karena para pegawai dan pelanggan yang ada diluar tergeletak pingsan,Rein langsung berlari ketoilet menyusul istrinya dengan panik
"Sayang!"Teriak Rein dan menggendor-gendor pintu
Rein langsung mendobrak pintu toilet itu dan ternyata yunna tidak ada,Rein langsung berlari keluar menemui para bodyguardnya dan menanyai keberadaan istrinya
"Istrik mana?"Ucap Rein dengan panik
Para bodyguard saling tatap
"Kami dari tadi berdiri dari sini tuan dan tidak melihat nona keluar dari restaurand itu"Ucap Bodyguard
Rein langsung menghadiahkan bogeman pada bodyguard itu
"Kalian memang tidak becus!istriku hilang tidak ada didalam dan bahkan para pegawai dan para pelanggan disana terkapar pingsan"Ucap Rein dengan emosi
Para bodyguard langsunh terkejut mendengar ucapan Rein
"Cepat cari istriku!jika tidak ketemu tempat kalian kembali adalah liang lahat!"Teriak Rein
Para bodyguard Rein langsung pergi meninggalkan Rein sedangkan dia mengacak-acak rambutnya dengan frustasi
"Sayang kamu dimana?"Ucap Rein dan tak terasa air matanya jatuh membasahi wajahnya
Rein membuka ponsel dan melacak kebaradaan yunna dan ternyata tersambung,Rein menaruh pelacak pada semua anting-anting yunna apalagi anting ketika ingin berpergian
Rein langsung mengambil alih mobilnya dan meninggalkan supir direstaurand itu
"Siapa yang berani menculik istriku?"Teriak Rein dan memukul-mukul setir mobilnya
__ADS_1
"Ini sangat murahan!"Ucap Rein dan mempercepat laju mobilnya,Rein sampai berteriak dan mengelapsoni orang-orang yang menghalangi jalannya
"Mau kemana mereka membawa istriku?"Ucap Rein sambil menatap ponselnya
Rein berhenti karena alat pelacak itu berhenti disitu
Rein keluar dari mobilnya sambil menatap ponselnya dan ternyata kedua anting yunna jatuh disekitar situ
"Sial mereka mengetahuinya"Ucap Rein dengan kesal
"Ah sial!sial!sial!"Ucap Rein sambil menendang-nendang mobilnya
"Sayang kamu kemana?"Teriak Rein
Rein menjadi tidak berdaya pikiran buyar atas kehilangan yunna apalagi sekarang yunna sedang mengandung anaknya
Rein terduduk dan bersandang dimobil dan menangis disitu
Hampir 1 jam lebih Rein disitu sampai indra datang karena diberi tahu oleh para bodyguard dan juga indra pun langsung menyusuli Rein mengikuti pelacak yang ada dimobil Rein
Indra menepuk bahu Rein dan Rein terkejut dan menatap indra dengan wajah frustasinya
"Istriku ndra!"Ucap Rein dengan lirih
Indra mengelus kepala Rein karena indra sudah menganggap Rein sebagai adik kandungnya sendiri
"Apakah seperti seorang Rein Khalid Baskoro jika kehilangan istrinya?"Sindir Indra
"Aku lemah ndra!"Ucap Rein dan menunduk
"Apakah kau menyerah?"Ucap Indra
__ADS_1
Rein menatap Indra
"Aku tidak akan menyerah demi istri dan calon anakku"Ucap Rein
"Cepatlah berdiri Rein jangan buat istrimu malu memiliki suami lemah sepertimu"Ucap Indra
"Aku sudah sudah suruh semua anak buahku untuk mencari keberadaan nona dan bahkan sampai keluar kota sudah ku sebar"Ucap Indra
"Dan lebih baik kita juga mencari!duduk dan menangis seperti itu bukan selusi Rein"Ucap Indra
Rein mengahapus air matanya dan bangkit
"Bagaimana pun aku harus menemukan istriku ndra!"Ucap Rein
Indra tersenyum dan mengangguk
Mereka pun langsung pergi menuju markas Rein
"Apakah semua anak buah kau kerahkan untuk mencari istriku,tadi aku sempat mengikuti pelacak yang ku pacang dianting yunna tapi ternyata penculik istriku tau dan membuang anting itu"Ucap Rein
"Tentu hampir semua anak buah yang berlatih dipulau pun ku kerahkan"Ucap Indra
Rein menganggukkan kepalanya
"Apakah kau mencurigai seseorang?"Tanya Indra
Rein menatap Indra dengan serius dan menganggukkan kepalanya
"Cek semua pasititasnya dimana pun berada aku yakin dia membawa istriku kesalah satu tempat"Ucap Rein
"Baik!"Ucap Indra
__ADS_1