
Rein dan yunna benar-benar seperti anak kecil yang berlarian kesana-kemari
Yunna terus saja mengerjar Rein sampai Rein naik ke atas ranjang dan langsung merebahkan tubuhnya karena kelelahan
Yunna reflek langsung menindih tuh Rein dan Rein pun langsung memeluk pinggang yunna
"Aku menang banyak"Ucap Rein
Yunna langsung menggelitik kembali pinggang Rein
Rein pun langsung menjadi cacing kepanasan gara-gara ulah istrinya yang terus saja menggelitikinya
"Sayang aku mohon hentikan,aku gak kuat"Ucap Rein dengan yang pendek-pendek
"No!"Pekik yunna
Rein benar-benar kewalahan dengan istrinya ini sampai terbesit ide dipikirannya
Rein pun pingsan dihadapan yunna
Sontak saja yunna langsung panik dan mengoyang-goyangkan tubuh suaminya
"Hubby bangun!"Ucap yunna menampar pipi Rein dengan pelan
"Hubby......."Ucapnya dengan panik
Yunna pun bergegas mengambil minyak angin agar Rein bisa sadar kembali
Ingin sekali Rein tertawa karena sudah berhasil mengerjai istrinya
"Istriku menggemaskan sekali kalau panik seperti ini"Ucap Rein dalam hatinya
Sampai akhirnya gawai Rein pun berbunyi
Kringggggggg
Rein bergegas bangun dan meraih gawai mahalnya tanpa memperdulikan apapun
Karena Rein tahu jika gawainya berdering pasti ada hal darurat yang terjadi
"Hallo bos! Apakah sekarang bos bisa kemarkas ada anak cacing yang harus kita beri air garam bos"Ucap Indra diseberang sana
"Ya saya kesana sekarang"Ucap Rein
Sambungan pun terputus,Rein pun langsung menaruh kembali gawainya
__ADS_1
Rein langsung berbalik dan betapa terkejutnya Rein ketika yunna sudah berdiri belakangnya dengan tatapan membunuhnya
"Astaga"Pekik Rein sambil mengelus dadanya
"Oh jadi tadi hanya pura-pura pingsan?"
"Dan siapa yang menelponmu tadi sampai membuatmu gelabakan seperti itu hah?"Ucap yunna dengan tatapan membunuhanya
Rein menelan saliva dengan kasar karena ditatapan sebegitu mengerikannya oleh istrinya
"Ah itu indra sayang,dia bilang ada urusan yang harus aku selesaikan malam ini"
"Dan aku harus menyusulnya ke markas"Ucap Rein sambil tersenyum
Yunna masih terus menatap Rein dengan tatapan membunuhnya sambil tersenyum sinis
"Benarkah?atau malah itu selingkuhan mu?"Tuduh yunna
Rein memijat pangkal hidungnya karena istrinya menuduhnya selingkuh
"Sayang.......bagaimana sih aku selingkuh?aku beneran harus ke markas sekarang!jika kamu tidak percaya kamu bisa ikut dengan ku"Ucap Rein
"Baik aku akan ikut jika sampai kamu menemui wanita lain awas aja!"Ancam yunna
"Ayo sekarang pergi!"Ajak yunna
Rein hanya menggeleng-gelengkan kepalanya
"Yakin mau pergi pakai baju itu?"Tanya Rein
Yunna menatap dirinya yang hanya menggunakan baju tidur tipis dan langsung menepok jidatnya
"Aku lupa hubby"Ucap yunna sambil cengengesan
Rein hanya memakai hoodie berwarna putih dan celana panjang hitam
sedangkan yunna juga menggunakan hoodie berwarna hitam dan celana jeans
"Ayo berangkat sekarang"ajak Rein memberikan tangannya agar yunna mengandengnya
Yunna mengangguk dan meraih tangan Rein
"Iyah"Ucap nya sambil tersenyum
Yunna dan Rein keluar dari kamar sambil bergadengan dengan mesra
__ADS_1
Mereka melewati kamar keluarga dan bertemu para adik-adiknya yaitu Reina dan Yeppa
"Ka! Mau kemana tadi siang juga udah jalan-jalan kok sekarang jalan-jalan lagi"Ucap Yeppa
"Betul"Ucap Reina membetulkan ucapan yeppa sambil memasukkan cemilan kedalam mulutnya
Yunna dan Rein pun menghentikan langkahnya dan menatap para adiknya
"Aduh para jomblo jangan iri ya bos"Ucap Yunna sambil tertawa kecil
Yeppa tidak terima disebut jomblo oleh sang kaka pun menjadi kesal walaupun benar sih
"Reina kita disebut jomblo tuh"Adu Yeppa
"Asal kaka tau ya banyak tau disekolah yang suka sama aku apalagi Reina jadi jangan ngatakain kami jomblo"Omel yeppa
"Kalau aja kaka gak dijodohin sama ka Rein pasti juga jomblo tuh"Ucap Yeppa
Reina hanya diam saja mendengar pertengkaran adik dan kaka iparnya
Rein hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dengan tingkah istri dan adik iparnya
"Sudah sayang kamu gak boleh gitu"Ucap Rein sambil mengelus kepala istrinya
Yunna hanya cengengesan karena ditegur oleh suaminya
Rein pun menatap para adiknya
"Kaka mau keluar sebentar ada urusan"Ucap Rein
"Dan mungkin kaka gak makan malam bareng kalian jadi kalian makan aja duluan"Tambah Rein lagi
Reina dan yeppa hanya menggangguk tanda mengerti
"Rencana dimulai" Gumam Yeppa
Reina pun menatap Yeppa dan tersenyum penuh arti
Yunna yang melihat ekpresi yeppa pun langsung mengerucutkan alisnya
"Seperti mereka akan melakukan sesuatu" Batin yunna
"Kaka berangkat dulu yah"Pamit Rein
"Oke kaka hati-hati ya"Ucap Reina
__ADS_1