
Ponsel Yunna bergentar tanda ada pesan masuk dia pun menatap layar ponselnya
"Besok temui saya jika ingin nyawa suamimu selamat tapi jangan pernah beritahu siapapun!bahkan jangan bawa bodyguard"Tulis pesan itu
"Hapus pesan ini!jangan sampai suami mu mengetahuinya,nanti saya akan kirim alamatnya"Tulisnya lagi
"Siapa ini?"Ucap Yunna dalam hati
"Siapa sayang?"Tanya Rein
Yunna gelabakan dan langsung menghapus pesan itu sesuai perintah
"Tidak ada hubby hanya pesan orang aneh yang mengakatakan jika aku menang uang sebesar 150jt"Ucap Yunna dan tertawa
"Balas aja sayang! kirim nomor rekening dia nanti aku transfer gitu"Ucap Rein
"Udahlah gak udah ditanggapin hubby"Ucap Yunna dan menyimpan ponselnya dalam tasnya
"Oh ya besok hubby kerjakan?"Tanya Yunna
"Ya jelaslah aku berkerja sayang!memangnya kenapa?"Ucap Rein
"Aku besok mau ikut kamu boleh?"Ucap Yunna
"Gak usah sayang kamu dirumah aja soalnya aku besok makan siangnya dirumah"Ucap Rein
"Tapi aku lama gak kekantor kamu"Ucap Yunna
Rein tersenyum dan mengelus kepala Yunna dengan tangan kirinya
"Baiklah tapi ketika jam makan siang saja kamu ke kantor ku yah"Ucap Rein
"Kenapa?"Ucap Yunna
"Soalnya kalau kamu seharian dikantor aku gak konsentrasi"Ucap Rein
"Baiklah hubby"Ucap Yunna dan mencium Pipi Rein
Keesokan harinya
Rein sudah siap dengan pakaian kerjanya sedangkan Yunna malah duduk santai diatas sofa sambil mengemil makanan
"Sudah agak enakan hubby perutmu?"Ucap Yunna karena Rein muntah-muntah lagi pagi ini
"Kayanya udah agak enakan sayang"Ucap Rein dan duduk disisi Ranjang
Rein mengambil cemilan yang ada ditangan Yunna
"Sayang kamu ngemil terus ini masih pagi loh,sekarang kita kebawah dan kita sarapan"Ucap Rein
"Tunggu hubby itu masih tinggal sedikit ijinkan aku menghabiskannya"Rengek Yunna
"Tidak!kamu sarapan dulu baru lanjut ngemilnya"Ucap Rein dan menarik tangan Yunna
Yunna mengikuti Rein dengan wajah masamnya
"Pagi-pagi itu harus dihiasi dengan senyuman gak boleh dengan wajah seperti ini"Ucap Rein dan mentoel hidung Yunna
"Aku masih ingin ngemil malah kamu ambil kan kesel"Ucap Yunna
Rein pun menghentikan langkahnya dan berdiri dihadapan Yunna
Rein menangkup wajah Yunna dan dia tersenyum
"Oke setelah sarapan akan ijinkan lagi kamu ngemil oke dan setelah aku pulang akan ku bawakan lagi cemilan yang banyak untukmu"Ucap Rein
__ADS_1
Yunna tersenyum bujukan Rein berhasil membuatnya tidak kesal lagi
"Kalau perlu nanti akan ku belikan pabriknya sekalian"Ucap Rein lagi
Yunna memeluk tangan Rein dan bersandar ditangannya
"Sudah-sudah hubby lebih baik kita sarapan nanti kamu telat berangkat"Ucap Yunna yang sudah tidak kesal lagi
Rein terkekeh dengan tingkah Yunna
Mereka pun sarapan bersama dan Yunna mengantarkan Rein sampai depan setelah Rein pergi Yunna pun mengambil keranjang cemilan dan membawanya kekamar
Ponsel Yunna bergetar tanda pesan masuk
"Ini alamat yang harus kau datangi!ingat jangan membawa siapapun dan diketahui siapapun"Tulisnya
Yunna melotot melihat pesan itu karena dia lupa
Yunna pun bersiap-siap untuk mendatangi Orang itu
Setelah selesai bersiap Yunna pun langsung berangkat tapi dia pergi menggunakan Taksi online tapi tetap saja para bodyguard mengikutinya tanpa sepengetahuannya
Ponsel Yunna berdering
"Para bodyguard mu mengikuti mu!"Tulis pesan
"Eh dimana dia bisa tau?"Ucap Yunna
Yunna pun menatap kebelakang dan benar saja tiga orang yang mengikuti Yunna menggunakan motor
"Astaga!"Ucap Yunna
"Pak tolong berhenti sebentar"Ucap Yunna
"Baik!"Ucap supir
Yunna turun dan menghampiri mereka
"Kalian kenapa mengikutiku?"Ucap Yunna
"Karena ini perintah tuan muda nona"Ucap nya
"Tapi saat ini aku tidak butuh kalian"Ucap Yunna
"Tapi kami perlu mengikuti nona jika tidak kami akan mendapat amukan tuan muda"Ucap bodyguard
"Aku mohon hari ini jangan mengikuti aku ada hal yang ingin aku kerjakan dan juga kalian jangan beritahu suamiku"Ucap Yunna
"Tapi nona jika kau kenapa-napa nyawa kami taruhannya"Ucap bodyguard
"Aku tidak akan apa-apa kalian tenang saja"Ucap Yunna
"Kami akan tetap mengikutimu Nona"Ucap Bodyguard
"Oke jika kalian bersikeras aku akan melaporkan ke hubby hal yang tidak kalian lakukan dan melebihkannya aku yakin pasti hubby akan mengamuk pada kalian"Ucap Yunna
"Nona kau tidak bisa melakukan itu"Ucap Bodyguard
"Ikuti kemauku jika ingin selamat,sedangkan suamiku atau bos kalian saja bertekuk lutut padaku masa kalian anak buahnya membangkang ku"Ucap Yunna dengan senyum manis tapi menipu
"Tapi nona.."Ucap bodyguard
"Ssstttt!!sudah ku bilang kan?sudah lebih baik kalian pergi sana"Ucap Yunna dan berlalu pergi
Para bodyguard diam sambil menatap kepergian Yunna
__ADS_1
Yunna pun sampai ketempat Yang sesuai alamat ternyata tempat itu adalah sebuah cafe yang lumayan ramai
Ponsel Yunna kembali bergetar
"Aku dimeja 09"Tulisnya
Yunna pun mencari meja yang dimaksud dia tersenyum melihat meja yang dia cari telah dia temukan ternyata terletak didekat jendela,disana sudah ada seorang laki-laki yang menunggu
Yunna menelan liurnya dan menghampiri meja itu
"Duduklah nona!"Ucap orang itu tapi wajahnya tidak terlihat karena menggunakan topi
Yunna pun duduk tapi wajah masih terlihat sangat ragu
"Kenapa kau menyuruhku kesini?dan siapa kamu?"Ucap Yunna
Orang itu tersenyum dan membuka topi nya
"Jangan terlalu tergesa-gesa nona lebih baik kita minum kopi atau makan dulu?bukankah kau sangat suka makan?"Ucap Nya
"Aku tidak punya banyak waktu masalahnya sebelum waktu makan siang aku harus kekantor suamiku"Ucap Yunna
"Ah singkat sekali pertemuan ini,padahal aku masih ingin menatapmu karena jujur saja kau sangat cantik"Ucap Nya
"Perkenalkan namaku Denal dan aku kesini ingin menyampaikan pesan atasanku"Ucap nya yang mulai serius
"Apa?"Ucap Yunna dengan wajah khawatir nya
"Atasanku memiliki tawaran"Ucapnya
"Apa?"Ucap Yunna dengan semangat
"Tawaran apa itu?"Ucap Yunna lagi
Denal tersenyum dan kembali mengubah ekspresi wajah nya
"Kau harus meninggalkan Rein!"Ucapnya
Yunna melotot karena kaget
"Wajahmu sangat menggemaskan jika terkejut seperti itu"Ucap Denal sedangkan Yunna diam
"Aku tidak akan melakukan itu"Ucap Yunna
"Berarti kau siap melihat suamimu mati mengenaskan"Ucap Denal
"Apa maksudmu?apakah kau dan atasanmu yang sudah membuat keluarga kami menderita?"Ucap Yunna
"Bisa di bilang begitu"Ucapnya dengan songong
"Kami sudah memikirkan ini secara matang,kami tidak akan meneror keluargamu lagi asal kau meninggalkan Rein"Ucap Denal
"Apakah kalian juga yang sudah membunuh anakku?"Ucap Yunna
"Iya!"Ucapnya dengan santai
Yunna langsung menampar wajah Denal dengan kencang tapi Denal hanya tersenyum
"Tamparanmu lumayan nona"Ucap Denal sambil tersenyum
"Kalian tidak mempunyai hati sama sekali!apa salah kami pada kalian"Ucap Yunna yang mulai meninggi membuat pengunjung lain menatapnya
"Tanyakan pada suamimu kenapa dia bisa membuat kami sangat ingin kehancurannya bahkan kematiannya"Ucap Denal
"Tinggalkan Rein atau kami habisi dia dengan sangat tragis!"Ucap Denal
__ADS_1
"Aku tunggu tindakanmu 1 Minggu kedepan!jika kau tidak melakukannya bersiaplah suami tercintamu akan menyusul anakmu"Ucap Denal sambil tersenyum sinis dan berlalu pergi
Yunna diam perasaaan sekarang menjadi sangat tidak karuan,disatu sisi dia tidak mungkin meninggalkan Rein yang sangat dia cintai tapi jika dia tidak melakukan itu pasti teror akan terus datang menghampirinya