
Hari ini Rein dan para sahabatnya akan menjemput yunna pulang dan bahkan Rein membuat seperti parade motor sport tentu dirinya yang menjadi ketuanya dia pun juga berpenampilan berbeda sekali karena dia mengunakan jas tapi tidak mengenakan kemeja maka terlihatlah tubuh seksinya
"Raksa jangan bawa ngebut-ngebut nanti aku jatuh dan terluka kan susah"Ucap Ical yang memeluk erat pinggang raksa
"Kau kan dokter ka?jika kau luka kau bisa menyembuhkan dirimu sendiri"Ucap Raksa
"Itu benar tapi tidak mungkin aku bisa menyembuhkan diriku sendiri kau jangan gila raksa"Ucap Ical
"Kau yang gila ka bahkan memelukku sebegini eratnya kau menodai pinggangku karena pelukkanmu"Ucap Raksa
"Diam lah aku hanya menyanyangi nyawaku"Ucap Ical
"Yeppa maafkan aku karena pinggangku sudah ternodai karena pelukkannya"Ucap Raksa
Sedangkan indra geleng-geleng kepala mendengar perdekatan dua orang ity
"Aku akan membawa mu pulang hari ini"Ucap Rein sambil melajukan motor sportnya menuju kediam edo
Rein para anak buahnya pun akhirnya sampai kerumah edo dan dia menyuruh para bodyguardnya untuk memaksa masuk kerumah itu
Rein pun masuk dan para sahabatnya sedangkan bodyguardnya hanya menunggu diluar jika ada hal yang terjadi baru mereka disuruh masuk
Rein menendang paksa pintu rumah edo dan membuat edo dan yunna terkejut sedangkan Rein tersenyum sinis
"Ah.....Beginikah kau memberi tempat tinggal pada istriku?bahkan kamar mandi istriku pun lebih mewah ketimbang rumah ini"Ucap Rein dengan sombongnya
"Tapi aku berterima kasih karena kau mau menjaga dan merawat istri dan calon anakku dan sekarang aku akan membawanya pulang"Ucap Rein
Yunna menatap tanpa berkedip kearah Rein membuat Rein tersenyum
"Sayang matamu ternyata tidak bisa bohong"Ucap Rein
Edo langsung memeluk yunna dan membuat Rein semakin marah namun Indra menatahannya
"Sabarlah ingat rencana kita"Ucap Indra
Rein menarik napasnya dan membuangnya dengan kasar
"Kembalikan istriku sebelum kesabaran ku hilang"Ucap Rein setengah berteriak
Edo tertawa dan menyembunyi Yunna dibelakangnya
"Istrimu?sejak kapan dia istriku!"Ucap Edo
"Kau!"Ucap Rein dengan geram
__ADS_1
"Siapa dia sayang?"Ucap Yunna dengan pelan
"Hanya orang gila yang tersesat"Ucap Edo
Rein menatap Yunna terlihat sekali diwajahnya sangat ketakutan
"Sayang ini aku suamimu!hubby mu ingatlah"Ucap Rein
Yunna menggelengkan kepalanya
"Bukan!"Ucap Yunna
Rein berjalan mendekati Yunna
"Berani kau mendekatinya akan ku habisi kau"Ucap Edo
Rein tak menghiraukan ucapan Edo
"Ingatlah sayang kau adalah Nyonya Baskoro,Yunna putri salim baskoro"Ucap Rein
"Kita pulang yah para orang tua menunggumu para sahabatmu dan bahkan para adik kita"Ucap Rein
Yunna semakin takut dan memeluk belakang edo dengan erat
Edo memukul wajah Rein sampai mengeluarkan darah
Rein mengusap darah yang keluar dari bibirnya dan tersenyum sinis
Yunna melihat kejadian itu bukannya senang malah hatinya terasa sakit melihat Rein dipukul oleh edo
"Dia siapa?apakah benar dia suamiku tapi kenapa aku tidak ingat sama sekali"Ucap yunna dalam hatinya
"Kamu masuk kekamar yah biar aku yang menghadapi mereka"Ucap Edo
Yunna menganggukkan kepalanya
Dor!
Tembakan itu tepat mengenai lengan kanan Rein dan tangan kiri edo
"Apa yang kau lakukan ka?"Ucap Ical
"Aku hanya muak melihat drama itu"Ucap Indra dengan santai
"Tapi ka dia terluka"Ucap Raksa
__ADS_1
"Tenanglah Rein tidak akan mati jika hanya dengan tembakan itu"Ucap Indra
"Kalian liat saja"Ucap Indra
Mereka menganggukkan kepalanya
Yunna yang melihat kejadian itu pun langsung berlari namun dia tidak berlari menghampir edo melainkan Rein dan dia pun menangis
"Apa yang kau lakukan aku yang terluka kenapa kau malah menghampiri dia sayang?"Ucap Edo sambil memegangi tangannya
Yunna tak menghiraukan ucapan edo
Rein meringis kesakitan menahan sakitnya atas tembakan itu dan dia juga tersungkur lemas dilantai
"Kau gila ndra,lihat saja akan ku balas kau"Ucap Rein dalam hatinya
"Hubby!"Ucap Yunna
Rein terkejut seketika sakit ditangannya hilang karena istrinya memanggil nama yang biasa yunna panggil untuknya
"Kau ingat denganku sayang?"Ucap Rein
Yunna menganggukkan kepalanya sambil terus menangis
Edo melihat Yunna menangis dan dia menjadi panik karena sugesti itu akan menghilang jika yunna mengeluarkan air matanya karena menangis
"Bodyguard cepat bawa nona kekamarnya!"Teriak edo para bodyguardnya namun tidak ada yang muncul satu pun
Indra,Ical dan Raksa tertawa melihat eksperi edo
"Anak buahmu sudah ku amankan do jadi tidak akan ada yang bisa menolongmu"Ucap Indra
"Bang apa yang kau lakukan kenapa kau menembak suamiku"Ucap Yunna
"Karena aku benci dengan suamimu"Ucap Indra dengan santai
"Karena kehilanganmu aku harus banyak kehilangan anak buahku karena Rein terus saja membunuh mereka"Ucap Indra dalam hatinya
"Kau memang gila ndra"Ucap Rein
"Penampilanmu saja keren Rein tapi tembakan seperti itu sudah ingin mati"Ucap Indra
"Cepat bawa suamiku ke rumah sakit"Ucap Yunna
Mereka pun membawa Rein dan Edo kerumah sakit untuk mengeluarkan peluru itu
__ADS_1