DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 151


__ADS_3

Hari ini Rein dan para sahabatnya akan menjemput yunna pulang dan bahkan Rein membuat seperti parade motor sport tentu dirinya yang menjadi ketuanya dia pun juga berpenampilan berbeda sekali karena dia mengunakan jas tapi tidak mengenakan kemeja maka terlihatlah tubuh seksinya


"Raksa jangan bawa ngebut-ngebut nanti aku jatuh dan terluka kan susah"Ucap Ical yang memeluk erat pinggang raksa


"Kau kan dokter ka?jika kau luka kau bisa menyembuhkan dirimu sendiri"Ucap Raksa


"Itu benar tapi tidak mungkin aku bisa menyembuhkan diriku sendiri kau jangan gila raksa"Ucap Ical


"Kau yang gila ka bahkan memelukku sebegini eratnya kau menodai pinggangku karena pelukkanmu"Ucap Raksa


"Diam lah aku hanya menyanyangi nyawaku"Ucap Ical


"Yeppa maafkan aku karena pinggangku sudah ternodai karena pelukkannya"Ucap Raksa


Sedangkan indra geleng-geleng kepala mendengar perdekatan dua orang ity


"Aku akan membawa mu pulang hari ini"Ucap Rein sambil melajukan motor sportnya menuju kediam edo


Rein para anak buahnya pun akhirnya sampai kerumah edo dan dia menyuruh para bodyguardnya untuk memaksa masuk kerumah itu


Rein pun masuk dan para sahabatnya sedangkan bodyguardnya hanya menunggu diluar jika ada hal yang terjadi baru mereka disuruh masuk


Rein menendang paksa pintu rumah edo dan membuat edo dan yunna terkejut sedangkan Rein tersenyum sinis


"Ah.....Beginikah kau memberi tempat tinggal pada istriku?bahkan kamar mandi istriku pun lebih mewah ketimbang rumah ini"Ucap Rein dengan sombongnya


"Tapi aku berterima kasih karena kau mau menjaga dan merawat istri dan calon anakku dan sekarang aku akan membawanya pulang"Ucap Rein


Yunna menatap tanpa berkedip kearah Rein membuat Rein tersenyum


"Sayang matamu ternyata tidak bisa bohong"Ucap Rein


Edo langsung memeluk yunna dan membuat Rein semakin marah namun Indra menatahannya


"Sabarlah ingat rencana kita"Ucap Indra


Rein menarik napasnya dan membuangnya dengan kasar


"Kembalikan istriku sebelum kesabaran ku hilang"Ucap Rein setengah berteriak


Edo tertawa dan menyembunyi Yunna dibelakangnya


"Istrimu?sejak kapan dia istriku!"Ucap Edo


"Kau!"Ucap Rein dengan geram

__ADS_1


"Siapa dia sayang?"Ucap Yunna dengan pelan


"Hanya orang gila yang tersesat"Ucap Edo


Rein menatap Yunna terlihat sekali diwajahnya sangat ketakutan


"Sayang ini aku suamimu!hubby mu ingatlah"Ucap Rein


Yunna menggelengkan kepalanya


"Bukan!"Ucap Yunna


Rein berjalan mendekati Yunna


"Berani kau mendekatinya akan ku habisi kau"Ucap Edo


Rein tak menghiraukan ucapan Edo


"Ingatlah sayang kau adalah Nyonya Baskoro,Yunna putri salim baskoro"Ucap Rein


"Kita pulang yah para orang tua menunggumu para sahabatmu dan bahkan para adik kita"Ucap Rein


Yunna semakin takut dan memeluk belakang edo dengan erat


Edo memukul wajah Rein sampai mengeluarkan darah


Rein mengusap darah yang keluar dari bibirnya dan tersenyum sinis


Yunna melihat kejadian itu bukannya senang malah hatinya terasa sakit melihat Rein dipukul oleh edo


"Dia siapa?apakah benar dia suamiku tapi kenapa aku tidak ingat sama sekali"Ucap yunna dalam hatinya


"Kamu masuk kekamar yah biar aku yang menghadapi mereka"Ucap Edo


Yunna menganggukkan kepalanya


Dor!


Tembakan itu tepat mengenai lengan kanan Rein dan tangan kiri edo


"Apa yang kau lakukan ka?"Ucap Ical


"Aku hanya muak melihat drama itu"Ucap Indra dengan santai


"Tapi ka dia terluka"Ucap Raksa

__ADS_1


"Tenanglah Rein tidak akan mati jika hanya dengan tembakan itu"Ucap Indra


"Kalian liat saja"Ucap Indra


Mereka menganggukkan kepalanya


Yunna yang melihat kejadian itu pun langsung berlari namun dia tidak berlari menghampir edo melainkan Rein dan dia pun menangis


"Apa yang kau lakukan aku yang terluka kenapa kau malah menghampiri dia sayang?"Ucap Edo sambil memegangi tangannya


Yunna tak menghiraukan ucapan edo


Rein meringis kesakitan menahan sakitnya atas tembakan itu dan dia juga tersungkur lemas dilantai


"Kau gila ndra,lihat saja akan ku balas kau"Ucap Rein dalam hatinya


"Hubby!"Ucap Yunna


Rein terkejut seketika sakit ditangannya hilang karena istrinya memanggil nama yang biasa yunna panggil untuknya


"Kau ingat denganku sayang?"Ucap Rein


Yunna menganggukkan kepalanya sambil terus menangis


Edo melihat Yunna menangis dan dia menjadi panik karena sugesti itu akan menghilang jika yunna mengeluarkan air matanya karena menangis


"Bodyguard cepat bawa nona kekamarnya!"Teriak edo para bodyguardnya namun tidak ada yang muncul satu pun


Indra,Ical dan Raksa tertawa melihat eksperi edo


"Anak buahmu sudah ku amankan do jadi tidak akan ada yang bisa menolongmu"Ucap Indra


"Bang apa yang kau lakukan kenapa kau menembak suamiku"Ucap Yunna


"Karena aku benci dengan suamimu"Ucap Indra dengan santai


"Karena kehilanganmu aku harus banyak kehilangan anak buahku karena Rein terus saja membunuh mereka"Ucap Indra dalam hatinya


"Kau memang gila ndra"Ucap Rein


"Penampilanmu saja keren Rein tapi tembakan seperti itu sudah ingin mati"Ucap Indra


"Cepat bawa suamiku ke rumah sakit"Ucap Yunna


Mereka pun membawa Rein dan Edo kerumah sakit untuk mengeluarkan peluru itu

__ADS_1


__ADS_2