
Rein dan Yunna sudah membayar semua belanjaan mereka,Rein merasa tidak sanggup jika harus membawa belanjaan yang segini banyaknya diapun memanggil para Bodyguardnya untuk membantunya
Rein hanya mengangkatnya tangan para Bodyguardnya pun sudah berlarian menghampirinya
Yunna langsung mencengkram tangan kekar Rein karena takut dengan orang-orang yang mengahampirinya
Rein yang merasa istrinya takut dengan para anak buahnya pun hanya tersenyum dan mengelus rambut panjang yunna dengan lembut
"Gak usah takut! mereka itu semua anak buahku yang selalu mengawasi kita sayang"Ucap Rein dengan lembut
Yunna menatap Rein tapi dia tetap saja mencengkrang lengan Rein
Reinpun hanya menbiarkan istrinya seperti itu
"Kalian bawakan semua belanjaan istriku ke dalam mobil"Perintah Rein
"Baik tuan muda"Ucap para Bodyguardnya
Semua Bodyguard Rein pun membawa belanjaan Rein dan yunn ke dalam mobil
Rein dan yunna pun sudah didalam mobil
"Hubby kenapa aku tidak tau jika banyak sekali Bodyguard disekeliling kita dan bahkan mereka tidak memakai baju layaknya seorang bodyguard seperti para Bodyguard daddy?"Tanya yunna
Rein menatap yunna sambil menggegam tangannya
"Karena aku ingin kamu tidak merasa risih jika harus diikuti para bodyguard ku secara terang-terangan"Ucap Rein
Yunna hanya menggangguk tanda mengerti
"Oh begitu"Ucap yunna
Rein pun melajukan mobilnya meninggalkan mall itu
"Ah iya kita mau kemana membawa mainan-mainan ini sayang"Tanya Rein
"Kita ke panti asuhan Doa bunda"Ucap Yunna
Rein menatap Yunna sekilas dan kembali menatap jalan
"Panti asuhan sayang?"Ucap Rein
"Iyah hubby,itu tempat yang sering aku kunjungi dengan mommy dan daddy tapi karena daddy sibuk jadi aku sering perginya sama mommy"Jelas yunna
"Mulai dari kecil aku sering kesitu"Tambahnya lagi
__ADS_1
"Benarkah?Aku beruntung punya istri sepertimu dan juga mertua seperti mommy dan daddy karena masih mau berbagi kepada anak-anak panti asuhan itu"Ucap Rein
"Ah jangan lebay hubby aku hanya ingin membagi rezeki dan kebahagiaku kepada mereka"Ucap yunan sambil tersenyum
"Lebaynya dimana sih sayang ?aku beneran beruntung dan bangga loh sama kamu dan mertuaku jadi jangan pernah mengagapku lebay"Ucap Rein dengan wajah yang cemberut
"Cie Suami aku ngambek!jadi gemes!jadi pengen cium"Goda yunna kepada Rein
"Hubby sayang jangan ngambek yah!Nanti gantengnya makin nambah"Ucap Yunna
"Hubby jadi gemesin loh kalo ngambek gini"Ucap Yunna sambil bergelayut manja dilengan kiri Rein
Rein dengan sekuat tenaga menahan tawa agar yunna terus merayunya
Karena merasa tidak direspon oleh Rein yunna pun mengambil gawai mahalnya dan memainkannya
Rein menjadi kesal dengan istrinya ini malah asyik dengan gawai nya dan tidak merayunya lagi
"Sayang……Kok malah main hp sih?aku ini lagi ngambek loh"Ucap Rein dengan manja
Yunna pun menatap dan terkekeh
"Tadi aku rayu-rayu gak direspon sekarang aku cuekin malah direspon"Ucap Yunna
"Namanya juga ngambek bukannya dirayu gitu biar gak ngambek lagi ini malah main hp"Ucap Rein dengan wajah yang cemberut
"Hubby! Hentikan mobilnya sekarang"Perintah yunna
Rein pun menatap yunna dengan tatapan terkejut
"Kenapa sayang?"Tanya Rein dengan linglung
"Hentikan sekarang"Ucap Yunna dengan setengag berteriak
Rein pun mengikuti perintah yunna menepikan mobilnya dan berhenti di pinggir jalan
Pikiran Rein pun kemana-mana dia takut jika yunna akan marah kepadanya
"Kenapa sayang?kok tiba-tiba minta berhenti?"Ucap Rein sambil menatap yunna
Yunna bukannya membalas pertanyaan Rein dia malah mendekatkan wajahnya dan menyambar bibir tipis Rein dengan ganas
Rein yang awal diam karena terkejut sekarang membalas ciuman yunna dengan ganas pula
Lama mereka berciuman sampai yunna memukul-mukul dada bidang Rein tanda ingin menyudahi ciuaman
__ADS_1
Rein pun melepaskan ciumannya
"Sekarang…istriku…sudah mulai nyosor-nyosor yah…"Ucap Rein dengan napas yang tersengal-sengal
Yunna pun juga dengan tersengal-sengal sambil tersenyum kepada Rein
"Hubby sih…tadi menggemaskan sekali…jadinya aku gemas…tapi entah kenapa ada dorongan besar yang mendorongku untuk melakukan itu"Ucap Yunna dengan napas pendek-pendek
Rein pun hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban dari istrinya ini
"Aneh kamu sayang!bilang saja kamu pengen menciumku"Ucap Rein
Wajah yunna tiba-tiba memerah karena malu
"Tidak kok,jangan geer yah siapa suruh bikin wajah yang menggemaskan seperti tadi"bela yunna
"Dan satu lagi kalau didepan umum jangan pernah bikin wajah seperti itu apalagi didepan para wanita-wanita"Perintah yunna
Rein pun tertawa dengan permintaan istrinya yang terkesan lucu baginya
"Iyah sayang,hanya kamu yang boleh melihat wajah gemasku tadi bahkan seluruh tubuhku pun hanya kamu yang boleh melihat nya"Ucap Rein sambil menurun naik alisnya
Buk!!
Yunna langsung memukul dada bidang Rein dengan keras
"Apa sih hubby pikiran mu itu mesum sekali"Ucap Yunna sambil melotot
Bukannya kesakitan Rein malah tertawa dengan sikap yunna
"Aku juga tidak tau sayang kalau lagi sama kamu rasanya pikiranku mesum terus"Ucap Rein
"Bisa diam hubby jangan bicara itu"Ucap Yunna
"Kok diam sih tapi ini beneran loh sayang,kamu mau aku jadi dingin dan cuek atau yang seperti ini suka menggodamu dan pikiran mesum"Ucap Dengan tatapan penuh Artinya
"Hubby sekarang jalan,kita kepanti asuhan sekaraang jangan ngomong yang gak berfaedah seperti sekarang"Perintah yunna
"Kata siapa sih gak berafaedah sayang?semakin aku mesum semakin cepat aku jadi papah muda"Ucap Rein sambil tertawa terbahak-bahak
Yunna benar-benar kesal dengan suaminya ini yang terus menggodanya
"Sekarang jalan atau aku keluar dari mobil ini?"Ucap Yunna dengan tatapan membunuhnya
Rein yang awalnya tertawapun langsung diam
__ADS_1
"Iyah sekarang jalan sayang"Ucap Rein