
Pagi pun menyapa sepasang suami yang masih terlelap dalam tidurnya sambil berpelukkan yaitu Rein dan Yunna
Rein mulai membuka matanya ketika dia membuka matanya dia melihat istrinya masih tertidur sambil memeluknya
Rein membangunkan yunna dengan menepuk-nepuk pipi yunna dengan lembut
"Sayang bangun yuk!kita kan ingin jalan-jalan"Ucap Rein sambil terus menepuk pipi yunna
Yunna pun mulai membuka matanya dia langsung menggeliat dan tak sengaja menendang bagian sensitif Rein
Rein langsung mengaduh kesakitan sambil memegang senjata saktinya
"Aduh sakit...hancur sudah masa depan ku..."Ucap Rein kesakitan sambil memegang bagian bawahnya
Yunna pun langsung panik dan mendekati Rein
"Hubby maafkan aku!aku tidak sengaja"Ucap yunna dengan raut wajah bersalah
Rein tak menghiraukan ucapan yunna terus saja dia mengaduh kesakitan
"Hubby maafkan aku karena telah menendang milik mu"Ucap Yunna sambil menunduk
Sakit yang dirasakan Rein pun sudah mereda dia pun mulai menatap istrinya
Rein pun meraih dagunya agar menatap kearahnya
"Nakal yah berani sekali menendang jhoniku kamu tau kan jika ini sampai kenapa-kenapa aku tidak bisa mendengar mu mendesah lagi"Ucap Rein dengan senyum nakalnya
Yunna pun menatap Rein dengan raut wajah sedih
Rein pun memeluk Yunna agar dia tidak merasa bersalah lagi
"Sudah sayang jangan sedih seperti itu punya ku masih sehat!kamu masih bisa merasakannnya tendangan mu tidak akan membuatnya impoten kok sayang"Ucap Rein terkekeh sambil terus memeluk Yunna
Yunna pun tertawa kecil mendengar ucapan Rein
Rein melepas pelukkannya dan mencium bibir yunna sekilas
Cup!
"Jangan sedih lagi yah!aku senang melihat senyummu dan tawamu"Ucap Rein
Yunna pun mengangguk pelan dan tersenyum tipis
"Iyah maaf yah aku benar-benar tidak sengaja"
"Jika kamu ingin menghukummu pasti aku akan menerimanya"Ucap Yunna
Rein tersenyum sambil menusuk-nusuk pipi yunna
"Aku tidak akan tega menghukum istri cantikku ini tapi tidak tau dengan jhoniku karena dia yang kamu tendang"Ucap Rein dengan senyum nakalnya
Yunna langsung melotot mendengan ucapan Rein
"Hubby..."Ucap yunna lirih dengan ekspresi melotot
Rein tertawa melihat ekspresi istrinya yang melotot kepadanya
"Suka sekali melotot gak takut matanya copot?"Ucap Rein
"Nanti kalau copot gak bisa lihat lagi suami tampan mu ini"Ucap Rein sambil tertawa
Yunna benar-benar kesal dengan suaminya ini dia langsung menggelitik Rein dengan agresif
__ADS_1
Rein tertawa terbahak-bahak menahan geli yang dia rasakan karena ulah sang istri
"Sayang aku mohon jangan gelitiki aku lagi aku mohon"Ucap Rein sambil terus tertawa
Yunna tak memperdulikannya dan terus saja menggelitiki Rein
Rein benar-benar seperti cacing kepanasan akibat ulah yunna Rein pun langsung menarik tangan yunna dan seketika yunna langsung menubruk tubuh Rein dengan posisi Yunna diatas dan Rein dibawah
"Sayang jangan gelitiki aku lagi"Ucap Rein sambil tersenyum
Yunna pun tersenyum seperti menahan tawanya
Rein pun langsung membalik posisinya dan sekarang yunna yang berada dibawahnya
"Main yu!"Ucap Rein dengan senyum penuh arti
Yunna hanya tersenyum
"Kalau tersenyum artinya iya"Ucap Rein
Rein pun langsung menyerang Yunna tanpa ampun
Rein menyusuri setiap inci tubuh yunna dan meninggalkan tanda kepemilikan yang sangat banyak
Mereka sudah tidak memakai sehelai benang lagi
"Aku mulai yah!"Ucap Rein dengan suara serak menahan gairahnya
Yunna yang sudah kuasai gairahpun hanya menganguk
Dan terjadilah hubungan anatara suami istri itu
Jam sudah menunjuka 12.33 Rein bangun dia pun membangunkan istrinya yang masih terlelap dibawah selimut dengan manisnya
Yunna pun membuka matanya terlihat wajah seperti orang kelelahan
"Hubby aku lapar"Ucap Yunna
"Maafkan aku yah gara-gara aku kamu tidak sarapan dan juga kelelahan"Ucap Rein sambil mengelus rambut yunna
Yunna mengangguk dan mendudukkan dirinya
"Hubby aku lapar"Rengek yunna lagi
Rein tertawa kecil melihat istrinya seperti anak kecil
"Ya sudah aku ambilkan makanan yah,kamu mandi gih"Ucap Rein
"Tapi aku lapar kok disuruh mandi sih"Ucap Yunna dengan wajah cemberut
Rein mengacak-acak rambut yunna
"Jangan cemberut dong sayang,iya iya aku ambilkan makanan kamu tunggu disini yah"Ucap Rein
Yunna mengangguk dan tersenyum manis kepada Rein
"Iya hubby"Ucap yunna dengan manja
Rein pun langsung bangkit dari ranjangnya dan pergi meninggalkan yunna menuju dapur
Dibawah Rein bertemu dengan sitta
"Bi tolong ambilkan makanan untuk istriku dan juga aku"Suruh Rein
__ADS_1
"Siap pa bos"Ucap sitta sambil tersenyum
Rein pun menunggu sambil duduk dikursi
"Ini pak sudah siap"Ucap sitta sambil menyerahkan napan makanan kepada Rein
Rein mengerutkan alisnya melihat makanan yang disajikan oleh sitta sangatlah banyak
"Banyak sekali bi?"Tanya Rein dengan bingung
Sitta pun tersenyum
"Ini makanan untuk suami istri yang bangun kesiangan"Ucap Sitta dengan senyum penuh arti
Rein pun tersenyum tipis dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Rein mengambil makanan yang ada ditangan sitta dan langsung pergi menuju kamarnya
"Sayang.."Panggil Rein sambil membawa makanan ditangannya
Yunna langsung menoleh menatap suara yang sangat dia kenali wajah yunna langsung berbinar melihat Rein membawa makanan ditangannya
"Ayo kita makan di sofa saja sayang"Ucap Rein sambil berjalan menuji sofa
Yunna pun langsung melompat dari ranjang untuk menghampiri suaminya lebih tepatnya untuk menyantab makanannya
Yunna langsung duduk disamping Rein
"Ye makan!"Ucap yunna seperti anak kecil
Rein menatap yunna sebentar sambil tersenyum
Makanan sudah tertata dimeja
"Makanlah"Ucap Rein
Yunna mengangguk dan langsung meraih makanannya dia pun makan dengan lahapnya sampai-sampai belepotan
Rein geleng-geleng kepala melihat istrinya
"Makan perlahan sayang!aku tidak akan merebutkan mu kok"Ucap Rein sambil membersih bibir yunna dengan tisu
Yunna cengengesan"Aku sangat lapar hubby"Ucap Yunna
"Tapi makan pelan-pelan sayang"Ucap Rein
"Sudah habiskn makanan mu dan setelahnya kita mandi"Ucap Rein
"Gak bareng yah"Ucap yunna
Rein tertawa kecil
"Bareng dong sayang biar hemat waktu"Ucap Rein
"Tapi hubby...."Ucap yunna terpotong
"Tidak ada tapi-tapian pokoknya kita mandi bareng"Ucap Rein dengan tegas
Yunna mengannguk kecil dengan wajah lesu
Mereka pun makan khidmat
Setelah makan mereka pun bergegas untuk membersihkan diri dan bersiap untuk pergi jalan-jalan
__ADS_1