DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 105


__ADS_3

Yunna hari ini memasak khusus untuk Rein dan untuknya makan siang dikantor Rein


Yunna memasak dibantu oleh bi sitta


"Non kenapa yah nona yeppa dan nona Reina gak kesini lagi bibi kangen sama mereka"Ucap bi sitta


Yunna tersenyum


"Mereka lagi ujian kenaikkan kelas bi makanya mereka dirumah aja belajar"Ucap Yunna


"Oh gitu,semoga mereka bisa menjalani dengan lancar"Ucap bi sitta


"Amin"Ucap yunna


"Gimana non kandungan sehat?"Tanya bi sitta


"Sehat dong dong bi"Ucap Yunna


"Ya gimana gak sehat kan non, tuan muda aja kasih asupannya luar biasa kaya perhatiannya ke non yunna aja aduh bikin iri non"Ucap Bi sitta


Yunna terkekeh dan menjadi malu-malu


"Ya gimana ya bi entah bawakan aku hamil atau emang aku ya yang manja rasanya kalau ada hubby itu pasti pengen banget dimanja-manja di perhatiin"Ucap yunna


Bi sita tersenyum


"Itu wajar non"Ucap Bi sitta


Yunna mengangguk dan kembali fokus memasak


Masakkan yunna sudah selesai dan dia pun juga sudah siap hanya tinggalkan berangkat saja


Sepanjang perjalanan yunna terus saja memeluk rantangan yang berisi masakkanya wajahnya pun juga terus saja tersenyum


Yunna pun akhirnya sampai di tempat Rein berkerja,Ini pertama kalinya yunna ke Gedung Baskoro


"Gedungnya lebih besar dari punya daddy dan lebih tinggi"Ucap yunna


Yunna langsung berjalan dengan sangat senang dia pun singgah ketempat pelayanan tamu untuk menanyakan keberadaan suaminya


Yunna langsung dituntun untuk masuk ke lift Khusus pemilik perusahaan ini yaitu Rein


"Nona masuk saja keruangan tuan muda sebentar lagi mungkin meetingnya selesai"Ucap Celine sekretaris Rein


Yunna menganguk dan tersenyum


"Baiklah terima kasih"Ucap Yunna


Celine pun undur diri untuk kembali keruangannya


Yunna masuk kedalam ruangan Rein,Yunna menaruh rantangannya dan menatap sekitar ruangannya sangat besar yunna membuka jendela ruangan itu dan terlihatlah pandangan kota


Yunna tersenyum dan sampai ada tangan kekar yang memeluknya dari belakang


"Sayang kau sudah datang?kenapa tidak menghubungiku?kan aku bisa menjemputmu dibawah"Ucap Rein sambil mencium-cium tengkuk yunna


Yunna memutar badannya agar menatap Rein


"Aku bisa sendiri hubby,tadi kan juga katanya hubby meeting kan?"Ucap Yunna


Rein mengangguk sambil mencium-cium tangan Yunna


"Hubby lapar?"Tanya Yunna


"Iyah aku lapar!"Ucap Rein

__ADS_1


Yunna langsung menarik Rein ketempat kursi kebesaran Rein


"Ini hubby aku tadi masak"Ucap yunna sambil membuka semua rantangannya satu persatu


Rein duduk dikursinya


"Sayang duduklah disini!"Ucap Rein sambil menepuk pahanya


Tanpa pikir panjang yunna langsung duduk diatas pangkungan Rein


"Hm sepertinya masakan istriku sangat enak!"Ucap Rein sambil tersenyum


"Tapi kamu gak cape kan sayang?"Tanya Rein


Yunna menggelengakan kepalanya


"Enggak sih kan tadi aku dibantu bi sitta"Ucap Yunna


"Tapi nanti kamu gak usah masak lagi sayang"Ucap Rein


"Iyah nanti gak lagi"Ucap Yunna


"Istri pintar"Ucap Rein


"Hubby gedungmu lebih besar dari punya daddy"Ucap Yunna


"Ya jelaslah sayang aku lebih dari daddy dan juga papah"Ucap Rein dengan sombongnya


Yunna menatap jengah ke arah Rein


"Nyesel aku muji tadi"Ucap yunna


Rein terkekeh dan menggaruk tengkuknya


"Tapi ruanganmu ini seperti ruangan pembantaian hubby karena warnanya lebih mendominasi hitam"Ucap yunna


"Ukhuk...Ukhuk...ukhuk..hm."Ucap Rein


Yunna langsung mengambilkan air


"Makan yang pelan hubby,aku tau kok masakkaku ini enak tapi jangan juga makan kaya orang gak pernah makan"Omel yunna


"Kamu sih sayang bilang ruangan ku kaya ruang pembataian"Ucap Rein


"Tapi benar hubby,seharusnya warna ruangan itu yang lebih menenangkan"Ucap Yunna


"Aku lebih suka seperti sayang"Ucap Rein


"Terserah kamulah hubby"Ucap yunna dan memasakkan makanannya kedalam mulutnya


"Hubby tadi siapa yang mengantarku kesini itu dia cantik sekali! aku jadi takut kalau kamu akan tergoda dengannya"Ucap Yunna


Rein menatap yunna dengan serius


"Siapa sayang?Maksudmu Celine?"Tanya Rein


"Tidak tau mungkin iyah,dia cantik sekali aku takut hubby kamu akan berpaling dari ku"Ucap Yunna dengan wajah cemberutnya


Rein menangkup wajah yunna dan mencium keningnya


"Rupanya istriku cemburu?Menggemaskannya"Ucap Rein dengan gemas


"Hubby!"Ucap yunna dengan wajah cemberutnya


"Aku hanya tergoda oleh yunna putri salim baskoro"Ucap Rein

__ADS_1


"Tak ada yang lain,dia tidak ada papanya dibandingkan dengan istriku"Ucap Rein sambil tersenyum


Yunna mengalungkan tangannya dilehernya


"Benar yah hubby jagan sampai tergoda dengan wanita-wanita diluar sana ingat aku istrimu apalagi aku sedang mengandung anakmu"Ucap yunna


Rein mencubit kecil hidung yunna


"Hanya istriku seorang yang bisa membuatku tergoda sayang,hanya kamu"Ucap Rein


Yunna terseyum dan menganngguk


"Ya sudah sekarang habiskan makananmu!"Ucap Rein


Yunna mengangguk dan memulai makan lagi


Rein melanjutkan kerjanya sedangkan yunna hanya duduk disofa sambil berselancar Ria dimedia sosialnya


Rein terkekeh melihat tingkah istrinya karena dari tadi semua ekspresi wajah yunna keluarkan dan membuat Rein gemas dan tak bisa konsentrasi bekerja


"Sayang kau menggangguku"Ucap Rein


Yunna menoleh menatap heran kearah Rein


"Aku dari tadi diam disini hubby!sejak kapan aku mengganggumu?"Tanya yunna dengan bingung


Rein pun menutup leptopnya dan berjalan kearah yunna


"Sekarang kita pulang yu!atau kita belanja saja?"Ucap Rein sambil mengelus rambut yunna


Yunna langsung tersenyum sumringah dan bangkit dari duduknya


"Kita belanja hubby tapi kita ajak yeppa sama Reina yah soalnya mereka hari ini terakhir ujiannya biar rame "Ucap Yunna


Rein mengangguk tanda mengiyakan istrinya


Rein mengulurkan tangannya


"Kita jalan ratuku!"Ucap Rein sambil tersenyum


Yunna menyambut uluran tangan Rein dan bergelayut manja ditangan kekar Rein


"Kita jalan Rajaku"Ucap Yunna sambil terkekeh


Yunna dan Rein berjalan sambil bergandengan dan juga bercanda


Semua orang menatap iri kepada pasangan itu apalagi para karyawanan wanita


"Aku bekerja disini hampir 5 tahun baru pertama kali melihat pak bos tersenyum,mana senyum indah banget"Ucap Dinda


"Iyah mana pak bos kayanya cinta banget sama istrinya pak bos juga kayanya perhatian sama romantis banget,aduh jadi pengen punya suami kaya pak bos Rein,udah ganteng,kaya penyayang lagi"Ucap Alya


Rein dan yunna tak menghiraukan ucapan para karyawanan mereka terus berjalan dengan mesranya


"Hubby sepertinya mereka membicarakan kita?"Ucap Yunna


"Udah jangan didengerin itu nasib jomblo sayang"Ucap Rein



Yunna menatap Rein sambil menahan tawanya


"Hubby kamu ih"Ucap yunna


"Kenapa? kan aku benar sayang,Sudah ayo masuk mobil kita jemput para adik kita dulu"Ucap Rein

__ADS_1


Yunna dan Rein pun pergi meninggalkan gedung Baskoro grub


__ADS_2