
Pagi sudah menyapa tapi pagi ini yunna sangat panik sebab dia menghilangkan pengapit dasi Rein yang terbuat dari emas murni seluruhnya
"Hubby maafkan aku karena telah menghilangkan penjepit dasimu"Ucap Yunna yang masih terus mencari
"Perasaan waktu itu aku pakai buat menjempit dirambutku deh"Ucap Yunna
"Pantas saja berat dikepalaku tapi sekarang mana yah?"Ucap Yunna lagi
Rein sebenarnya tidak ambil pusing tapi yunna bersi keras ingin mencari sampai dapat
"Tidak apa sayang benda itu hilang aku juga bisa beli lagi,dan aku juga tidak akan miskin jika kehilangan benda itu"Ucap Rein
"Tapi hubby ini benda kesayanganmu kan?kamu selalu memakainya padahal kamu sangat banyak memiliki pengapit dasi itu"Ucap Yunna
"Tidak sayang,sudahlah berhenti yah nanti kamu cape sayang jangan dicari lagi"Ucap Rein
Yunna menghentikan aktivitasnya dan menatap Rein,Yunna memeluk Rein dan menangis
"Maaf hubby karena telah menghilangkan pengapit kesayanganmu Hik...hik.."Ucap Yunna sambil sesegugukan
Rein menangkup wajah yunna,Mencium keningnya dan menghapus air mata yunna
"Dari tadi aku sudah bilang kan tidak apa-apa sayang,benda itu juga bukan benda kesayanganku jadi berhentilah menangis untuk benda yang tidak penting,karena air matamu sangat berharga sayang jangan dibuang-buang"Ucap Rein
Yunna diam tapi wajahnya masih penuh dengan air mata
"Sekarang jangan menangis lagi,nanti aku bisa beli lagi sayang"Ucap Rein
Yunna mengangguk dan menghapus air matanya
"Sekarang antarkan aku kedepan yah!aku tidak sarapan dirumah tapi dijalan saja kamu siapkan saja roti lapis untukku makan dimobil karena aku ada meeting dipagi hari bersama daddy salim"Ucap Rein
Yunna mengangguk tapi enggan melepas pelukkannya
"Sayang?"Ucap Rein
Yunna tersenyum penuh arti
"Gendong yah hubby sampai bawah"Ucap Yunna
Rein terkekeh dan mengacak-acak rambut yunna
"Baiklah Ratuku!"Ucap Rein
Rein langsung menggendong yunna dan membawanya kebawahnya
Yunna membuatkan Rein roti lapis agar bisa Rein makan nanti didalam mobil
"Sayang!Kamu nanti kekantor aku lagi?"Tanya Rein
"Kaya engga deh hubby,soalnya aku nyuruh Vina sama angel kesini aku gosip sama mereka"Ucap Yunna
"Gosip?Siapa sayanag?"Tanya Rein
"Siapapun selagi ada bahan buat diomongin"Ucap Yunna sambil menyerahkan bekal untuk Rein
"Kamu ada-ada aja sayang,Ya sudah aku berangkat dulu yah,antar aku sampai depan"Ucap Rein
Yunna mengangguk
Rein pun pergi meninggalkan yunna
"Sayang!Anak mami sehat-sehat terus yah didalam perut mami,dan terima kasih karena sudah hadir didalam perut mami sayang"Ucap Yunna sambil mengelus perutnya
__ADS_1
Lama yunna berbicara dengan calon anaknya sampai para sahabatmya datang
"Yunna!!"Ucap Vina sambil berlari menghambur pelukannya
Yunna tersenyum sumringah sebab orang yang ditunggu telah datang
"Akhirnya kalian datang juga,aku kangen kalian"Ucap Yunna
"Kami juga yunna,Maaf yah akhir-akhir ini kami gak bisa jengukin kamu soalnya kami lagi cari kerjaan"Ucap Angel
Yunna mengangguk
"Gak papa kok temen-temen tapi makasih yah hari ini udah mau datang"Ucap yunna
Vina dan angel mengangguk
"Gimana yunna enak hamil?"Tanya Vina
"Ya enak bisa lebih dimanjain sama diperhatiin"Ucap Yunna
"Ah kamu Yunna,Tapi sekarang kamu agak gendutan yunna ya kan Vin?"Ucap Angle
Vina mengangguk
"Iyah Yunna kamu makin chabby gitu"Ucap Angel
"Ih kalian ngakatain aku gendut lagi"Ucap Yunna dengan cemberut
"Beneran Yunna tapi kamu makin gemesin"Ucap Angel
"Kalian ini"Ucap Yunna
"Yunna boleh pegang perut kamu gak?"Ucap Vina
Vina mengelus perut yunna yang sudah mulai menonjol
"Keras yah yunna yakin ini baby kan isinya bukan berak?"Ucap Vina
Angel menahan tawanya mendengar ucapan Vina
"Ini baby aku sama hubby,Apanya kamu bilang berak enak aja"Ucap Yunna
Vina nyengir kuda
"Bercanda yunna"Ucap Vina
"Udah berapa bulan Yunna?"Tanya angel
"Udah mau 8 minggu sih"Ucap Yunna
"Oh,kamu muntah-muntah gitu gak?"Tanya Vina
"Iyalah kan aku lagi hamil tapi sekarang udah kurang sih tapi sebelum hubby sadar dari komanya aku gak bisa sama sekali makan apa-apa tapi setelah dia sadar semuanya aku bisa kalau aku lagi muntah-muntah aku tinggal cium-cium aroma tubuh hubby langsung gak mual lagi"Jelas Yunna
Vina dan angel mangut-mangut mendengarkan penjelasan yunna
Lama mereka bercerita semua hal sampai hari menunjukkan sudah sore dan akhirnya para teman-teman yunna pulang
Rein pun juga datang sambil membawa bunga ditangannya
"Sayang ini untuk mu"Ucap Rein sambil menyerahkan bunga yang ada ditangannya kepada yunna
__ADS_1
Yunna senang bukan main sampai dia melompat kegirangan sakin senangnya,Rein menjadi panik melihat yunna melompat-lompat
"Sayang jangan lompat-lompat ingat anakku berada didalam perutmu"Ucap Rein
Yunna nyengir kuda dan memeluk bunga pemberian Rein
"Maaf hubby tapi bunganya bagus sekali"Ucap Yunna
Rein mengelus kepala yunna
"Kamu ini,jangan lompat-lompat lagi ingat kamu hamil"Ucap Rein
Yunna mengangguk dan berjalan terlebih dahulu meninggalkan Rein didepan pintu
Rein geleng-geleng kepala melihat tingkah yunna
"Sayang kenapa aku di tinggal?"Ucap Rein dan berlari kecil mengejar yunna
Yunna duduk disisi ranjang sambil mencium-cium bunga pemberian Rein
Sedangkan Rein melepaskan semua pakaian kerjanya
"Sayang bagaimana dengan hari ini ?apa kamu senang?"Tanya Rein
Yunna menatap Rein
"Senang hubby tapi aku merasa sepi soalnya gak ada teman buatku ngobrol cuma bi sitta aja temenku ngobrol biasanya kalau gak ada kamu"Ucap Yunna
Rein berjongkok didepan yunna dan menggenggam tangan yunna
"Jadi kamu kesepian sayang?"Ucap Rein
Yunna mengangguk
"Besok aku ada kejutan untukmu"Ucap Rein
Yunna menatap Rein dengan tatapan intens
"Kejutan?apa hubby?"Tanya Yunna
Rein bangkit dan pergi menuju kamar mandi
"Hubby kejutannya apa?"Tanya yunna didepan pintu
"Besok kamu juga tau sayang!"Ucap Rein berteriak dari dalam kamar mandi
Yunna kembali duduk disisi ranjang sambil memegangi perutnya dia merasa lapar
"Aduh aku lapar!aku lagi ingin makan yang pedas-pedas dan juga aku ingin rujak"Ucap Yunna
Yunna membayangkan makanan yang dia inginkan sambil melamun
"Aku ingin sekali"Ucap Yunna
"Hubby lama sekali mandinya"Ucap yunna sambil melirik kamar mandi
"Apa aku beli sendiri saja yah"Ucap Yunna
Yunna mengambil ponselnya untuk memesan makanan yang dia inginkan
Wajahnya berbinar-binar melihat makanan yang ada dilayar ponselnya dan dia pun memesan makanan yang dia ingin
"Tinggal tunggu deh"Ucap Yunna dengan senyum mengambang diwajahnya
__ADS_1